Anda di halaman 1dari 13

STRUKTUR, PROSES, DAN INTERAKSI SOSIAL PERTANIAN 1. Pengertian Struktur, Interaksi Dan Proses Sosial 2.

Syarat-Syarat Terjadinya Interaksi Sosial 3. Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial : Asosiatif Dan Disosiatif 4. Pengertian Struktur Pertanian 5. Macam-Macam Struktur Pertanian Dan Perkembangannya 6. Aktor Dan Perannya Dalam Relasi Sosial Pertanian

BAGAIMANAKAH KETERKAITAN ANTARA STRUKTUR SOSIAL, PROSES SOSIAL, DAN INTERAKSI SOSIAL ?

PENGERTIAN STRUKTUR, PROSES, DAN INTERAKSI SOSIAL


Struktur Sosial Merupakan jaring-jaring total relasi-relasi antar orang dan antar grup di dalam komunitas. Ilustrasi Jaring relasi sosial

Proses Sosial

Gillin and Gillin : cara-cara berhubungan yg dpt dilihat apabila orang per orang dan kelompok-kelompok manusia saling bertemu dan menentukan sistem serta bentuk-bentuk hubungan tersebut serta apa yg akan terjadi apabila perubahanperubahan yg menyebabkan goyahnya cara-cara hidup yg telah ada.
Soerjono Soekanto : Hubungan timbal balik antara bidang-bidang kehidupan dlm masyarakat, melalui interaksi antar warga atau kelompok.

Bentuk umum dari proses sosial adalah interaksi sosial yang merupakan hubungan timbal balik antar pihak yang terlibat dimana masing-masing pihak memberikan stimulus dan respon.

Faktor-faktor yang menimbulkan interaksi sosial

Imitasi : Proses peniruan perilaku orang lain, bersifat spesifik.


Sugesti : Suatu anjuran tertentu yg menimbulkan suatu reaksi langsung dan tanpa pemikiran yg panjang pd individu penerima sugesti tersebut. Identifikasi : Kecenderungan atau keinginan dlm diri seseorang untuk menjadi sama (identik) dg orang lain (tokoh yg dianggapnya ideal), baik secara sengaja maupun tidak. Simpati : Kecakapan untuk merasakan seolah-olah dlm keadaan orang lain dan ikut merasakan apa yg dilakukan atau dialami atau diderita orang lain.

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial (J.B. Chitambar)

Kontak Sosial
Asal kata Con/Cum (bersama-sama) dan Tango (menyentuh). menyentuh dpt berupa fisik dan non fisik. Pengertian

Macam kontak sosial berdasarkan jumlah orang : (a) antar orang per orang, (b) antar per orangan dg kelompok, dan (c) antar kelompok. Macam kontak sosial berdasarkan ada tdknya perantara : (a) kontak primer (tanpa perantara) dan (b) kontak sekunder (dg menggunakan perantara). Komunikasi Merupakan proses dimana seseorang memindahkan perangsang lambang kata-kata untuk merubah tingkah laku orang lain. Akhir dr komunikasi ini adalah adanya tanggapan/reaksi dari penerima pesan. komunikasi diawali dengan adanya kontak sosial dan dg adanya komunikasi akan menghasilkan interaksi sosial. berupa proses Proses proses

Macam Komunikasi
Berdasarkan jumlah orang yg terlibat dlm proses komunikasi: Komunikasi interpersonal, komunikasi intrapersonal, komunikasi massa. Berdasarkan ada tdknya perantara (saluran) : komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung. Berdasarkan aktivitas : komunikasi verbal & non verbal.

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial (Gillin dan Gillin)


Asosiatif : Akomodasi, kerjasama, asimilasi, dan akulturasi. Disosiatif : Persaingan, pertentangan atau pertikaian.

Akomodasi Suatu keadaan keseimbangan atau usaha-usaha mengakhiri pertikaian secara permanen atau sementara waktu diantara pihak-pihak yg bertikai. Akomodasi dapat tercapai melalui : a. b. c. d. e. f. g. h. Kompromi (adanya sebuah kesepakatan), Konversi (adanya penerimaan pandangan oleh salah satu pihak), Toleransi, Arbitrasi (adanya keterlibatan pihak ketiga sbg penengah), Gencatan (persetujuan untuk mengakhiri pertikaian), Subordinasi dan superordinasi (kalah-menang), Pengalihan tegangan (pengalihan pertikaian ke pertikaian lain) Pelembagaan pelampung penyelamat (olahraga, rekreasi, dll).

Kerjasama (Co-Operate) Faktor pendorong terjadinya kerjasama : (a) motivasi pribadi, (b) kepentingan umum, (c) motivasi alturistik (dorongan membantu orang lain karena panggilan hati), dan (d) tuntutan situasi (dorongan menolong orang lain karena adanya musibah).

Bentuk Kerjasama (James D. Thomson)


Kerukunan yg mencakup gotong royong dan tolong-menolong Bargaining (kerjasama dlm pertukaran barang atau jasa) Ko-optasi (penerimaan unsur baru dlm kepemimpinan dan politik organisasi) Koalisi (kombinasi antara 2 organisasi atau lebih) Joint-venture (kerjasama dlm pengusahaan proyek tertentu).

Bentuk Kerjasama Lainnya Kerjasama primer (menyangkut seluruh bidang kehidupan) Kerjasama sekunder (menyangkut bidang kehidupan tertentu) Kerjasama tertier.

Asimilasi Suatu proses penyesuaian dimana perbedaan kebudayaan tdk ada lagi, baik secara perorangan maupun kelompok. Asimilasi menyebabkan batas-batas antar kelompok/orang-orang yg berasimilasi menjadi hilang (lebur). Faktor Yg Mempermudah Asimilasi Toleransi Kesempatan di bidang ekonomi yg seimbang Sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya Sikap keterbukaan golongan penguasa dlm masyarakat Persamaan dlm unsur-unsur kebudayaan Perkawinan campuran (amalgamasi) Adanya musuh bersama dari luar.

Faktor Penghambat Asimilasi


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Terisolirnya kehidupan suatu masyarakat tertentu Kurang pengetahuan ttg kebudayaan yg dihadapi Perasaan takut thd kekuatan kebudayaan yg dihadapi Merasa bahwa suatu kebudayaan lebih superior dari yg lain Perbedaan ras In-group feeling yg kuat sekali Adanya gangguan oleh gangguan mayoritas thd gol. Minoritas Adanya perbedaan kepentingan.

Akulturasi Proses terjadinya perubahan dlm pola-pola kebudayaan dari masing-masing golongan tanpa meninggalkan ciri asli dari kebudayaan masing-masing golongan yg berakulturasi.

Persaingan Suatu proses sosial atau bentuk interaksi sosial dimana 2 pihak atau lebih (perorangan atau kelompok) yg berjuang dg bersaing satu sama lain untuk memiliki atau mempergunakan barang-barang yg berbentuk material atau nonmaterial. Pertikaian Suatu proses sosial atau bentuk interaksi sosial dimana individu atau kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannya dg jalan menantang pihak lain yg disertai dg ancaman dan atau kekerasan. Faktor yg menyebabkan pertikaian adalah perbedaan individu, perbedaan kebudayaan, perbedaan kepentingan, perubahan sosial.