Anda di halaman 1dari 22

Disusun oleh: Harisman Ridho Deminitra Bayu Aji Nugroho Irfandi Yusuf

2011-11-191 2011-11-208 2011-11-215

Adalah sensor yang mendeteksi keberadaan yang ada di dekatnya melalui kontak fisik, dengan sistem saklar mendeteksi keberadaan (logam) berdasarkan penginderaan

dapat objek tanpa sensor yang objek jarak

Sensor ini bekerja berdasarkan jarak penginderaan objek(logam) Sensor ini bekerja sama dengan elektromagnetik akan mendeteksi kehadiran suatu objek logam Dapat diaplikasikan pada kondisi penginderaan pada objek yang dianggap terlalu kecil/lunak untuk sistem saklar Prinsip kerjanya adalah dengan memperhatikan perubahan amplitudo pada saat ada objek

Keunggulan Sensor Proximity Induktif


Awet dan tahan lama Bentuknya yang kecil memudahkan dalam penempatan sensor dalam bidang industri Dapat bekerja dilingkunan dengan kondisi apapun Tanpa ada kontak fisik,jika dibandingkan dengan saklar yang membutuhkan kontak fisik Jarak sensor tidak terpengaruh oleh warna Sensor proximity dapat digunakan dalam rentang suhu yang lebar, dll

Induktif proximity sensor terdiri dari empat elemen yaitu : Sensor coil (ferrite core), oscillator circuit, detection circuit dan solid state output circuit. Respons yang cepat terhadap perubahan amplitudonya Sensor hanya dapat mendeteksi objek logam, seperti: Besi (Iron), Baja ringan, Kuningan (Brass), Alumunium dan Tempaga (Copper) Ada yang berpelindung (shielded) dan tanpa pelindung (unshielded)

Target Factor Koreksi (Correction factor)

(Nominal Sensing Range) x (Correction factor) = (Sensing Range) Jika target yang digunakan dari salah satu bahan yang tercantum, kalikan nominal penginderaan jarak jauh dengan koreksi Faktor terdaftar untuk menentukan jarak penginderaan (sensing range) untuk target itu.

Jarak Deteksi Objek (Sensing Range)

Perbandingan ukuran suatu objek dengan jarak penginderaan

Pengaturan Jarak

Histeresis (Perjalanan Differential)

Respon Terhadap Waktu (Time)

Respon Terhadap Frekuensi

Rangkaian dalam Dihubung Seri padaSensor Proximity

Untuk jenis NPN

Untuk jenis PNP

Rangkaian dalam Dihubung Parallel pada Sensor Proximity

Untuk jenis NPN

Untuk jenis PNP

Berpelindung (Shielded)

Tanpa Pelindung (Unshielded)

Alat ini terdiri dari pasangan emitter/detektor pada tempat yang sama. Emitter meradiasikan cahaya UV dan jika tidak ada halangan yang akan memantulkan cahaya tersebut, maka tidak akan ada cahaya yang diterima oleh detektor. Jika objek pemantul (dengan warna/permukaan yang sesuai) dibuat menghadap alat ini, detektor (phototransistor) mensaturasi output. Emitter dan detektor disesuaikan, di mana detektor mempunyai puncak sensitivitas yang bersesuaian dengan panjang gelombang emitter.

Beberapa Hal yang Menpengaruhi Pendeteksian:


Kepekaan photodetector. Jarak antara switch dari objek. Jumlah cahaya yang dipancarkan oleh suatu sumber cahaya. Kedudukan tegak lurus permukaan dari pantulan cahaya dengan switch. Kondisi cahaya di lingkungan sekitar.

Bila cahaya emitter/LED memantul pada permukaan objek dan diterima oleh basis fototransistor maka fototransistor menjadi (on) sehingga tegangan output (Vout) menjadi sama dengan Vce saturasi atau mendekati 0 volt. Sebaliknya jika tidak terdapat pantulan, maka basis fototransistor tidak mendapat arus bias sehingga fototransistor menjadi cut-off (C-E open), dengan demikian nilai Vout sama dengan Vcc..

Saat ada halangan maka pacaran sinar cahaya dari LED atau sinar UV akan memantul. berkas cahaya yang memantul tersebut akan tertangkap oleh detektor atau sebagai switch. Banyaknya intesitas cahaya yang tertangkap akan menjadi acuan nilai untuk mengetahui warna line atau bidang pantulnya

Teknologi papan ketik Dikenal juga sebagai papan ketik fotooptik, papan tombol responsif ringan, papan ketik foto-listrik dan teknologi deteksi aktuasi tombol optik. Teknologi papan ketik optik menggunakan perangkat yang memancarkan cahaya dan sensor foto untuk mendeteksi secara optik ketika ditekan. Pemancar dan sensor biasanya ditemukan pada perimeter, terpasang pada PCB kecil. Lampu diarahkan dari sisi ke sisi dalam papan ketik dan hanya dapat diblokir oleh tombol aksi. Kebanyakan papan tombol optik memerlukan setidaknya dua balok (paling sering balok vertikal dan balok horisontal) untuk menentukan tombol yang diaktifkan. Beberapa papan ketik optik menggunakan struktur tombol khusus yang menghalangi cahaya dalam pola tertentu, sehingga hanya satu berkas untuk setiap baris dari tombol (umumnya balok horisontal).