Anda di halaman 1dari 19

M. Rizal Abdul Munaf 080100138 DOSEN PEMBIMBING: dr.

Syahrial R Anas, MArs

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang

disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis complex

Sumber penularan adalah penderita TB BTA

positif. Pada waktu batuk atau bersin, penderita menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak (droplet nuclei).

ANAMNESIS

1.

GEJALA RESPIRATORI
BATUK > 2 MINGGU BATUK BERDARAH NYERI DADA SESAK NAFAS

2.

GEJALA SISTEMIK

DEMAM MALAISE KERINGAT MALAM ANOREKSIA BERAT BADAN MENURUN

PEMERIKSAAN BAKTERIOLOGI
1.
2.

3.

MENEMUKAN KUMAN TUBEKULOSIS BAHAN: DAHAK, CAIRAN PELURA, CAIRAN SEREBROSPINAL, BILASAN BRONKUS, BILASAN LAMBUNG, KURASAN BRONKOALVEOLAR, URIN, FESES DAN JARINGAN BIOPSI PEMERIKSAAN DAHAK : SEWAKTU-PAGI-SEWAKTU

PEMERIKSAAN RADIOLOGI

Gambaran radiologik yang dicurigai sebagai lesi

TB aktif : Bayangan berawan / nodular di segmen apikal dan posterior lobus atas paru dan segmen superior lobus bawah Kavitas, terutama lebih dari satu, dikelilingi oleh bayangan opak berawan atau nodular Bayangan bercak milier Efusi pleura unilateral (umumnya) atau bilateral (jarang)

Gambaran radiologik yang dicurigai lesi TB

inaktif:
Fibrotik Kalsifikasi Schwarte atau penebalan pleura

1. Jenis obat utama (lini 1) yang digunakan adalah: Rifampisin INH Pirazinamid Streptomisin Etambutol 2. Jenis obat tambahan lainnya (lini 2): Kanamisin Amikasin Kuinolon Obat lain masih dalam penelitian ; makrolid, amoksilin + asam klavulanat. Beberapa obat berikut ini belum tersedia di Indonesia yaitu Kapreomisin, Sikloserino PAS (dulu tersedia), Derivat rifampisin dan INH, dan Thioamides (ethionamide dan prothionamide).6

Sembuh : penderita telah menyelesaikan pengobatannya secara

lengkap dan pemeriksaan ulang dahak (follow-up) hasilnya negatif pada akhir pengobatan dan pada satu pemeriksaan follow-up sebelumnya Pengobatan Lengkap : penderita yang telah menyelesaikan pengobatannya secara lengkap tetapi tidak memenuhi persyaratan sembuh atau gagal Meninggal : penderita yang meninggal dalam masa pengobatan karena sebab apapun. Pindah : penderita yang pindah berobat ke unit dengan register TB 03 yang lain dan hasil pengobatannya tidak diketahui. Default (Putus berobat) : penderita yang tidak berobat 2 bulan berturut-turut atau lebih sebelum masa pengobatannya selesai. Gagal : penderita yang hasil pemeriksaan dahaknya tetap positif atau kembali menjadi positif pada bulan kelima atau lebih selama pengobatan

Strategi DOTS Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) adalah strategi penyembuhan TB jangka pendek dengan pengawasan secara langsung.
Dengan menggunakan strategi DOTS, maka

proses penyembuhan TB dapat berlangsung secara cepat.

Memasukkan pendidikan kesehatan, penyediaan

obat anti- TB gratis dan pencarian secara aktif kasus TB dalam strateginya.
Strategi ini diartikan sebagai "pengawasan

langsung menelan obat jangka pendek oleh pengawas pengobatan" setiap hari .

DOTS menekankan pentingnya pengawasan

terhadap penderita TB agar menelan obatnya secara teratur sesuai ketentuan sampai dinyatakan sembuh.

Komitmen Politik

Pengobatan Jangka pendek yang standar bagi semua kasus TB dan diawasi langsung oleh PMO

Diagnosis Penyakit TB melalui Pemeriksaan Dahak secara mikroskopis

Jaminan ketersediaan OAT yang bermutu

Pencatatan dan pelaporan mengenai penderita TB sesuai standar

Mencapai angka kesembuhan yang tinggi

Mencegah putus berobat


Mengatasi efek samping obat jika timbul Mencegah resistensi

Syarat :
Disegani dan dihormati
Dikenal Dipercaya Disetujui

Dekat dengan penderita


Bersedia membantu dan dilatih secara sukarela

Tugas PMO:
Mengawasi penderita agar menelan obat secara teratur

sampai selesai pengobatan Mengingatkan penderita untuk periksa ulang dahak Memberi dorongan agar mau berobat teratur Menyarankan anggota keluarga penderita yang mempunyai gejala TB untuk memeriksakan diri.

Pengawasan Penderita, Kontak dan Lingkungan : 1. 2. 3. 4. 5.

6.
7.

Menutup mulut sewaktu batuk Jangan meludah disembarang tempat Kurangi aktivitas di luar rumah Ventilasi ruangan yang cukup Mengusahakan sinar matahari dan udara segar masuk kedalam ruangan Perbaiki gizi penderita Vaksinasi BCG.