Anda di halaman 1dari 16

MK.

ILMU PENDIDIKAN

MUH. ANAS MALIK

Ruang Lingkup Perkuliahan


1. Pengertian Ilmu Pendidikan 2. Manusia dan Pendidikan (subyek
pendidikan, karakteristiknya) 3. Aliran-Aliran dlm Pendidikan 4. Tujuan dan Unsur dlm Pendidikan 5. Belajar, Perkembangan & Penddk (prinsip prinsip dalam belajar) 6. Lingkungan pendidikan 7. Teori Perilaku dalam Pendidikan

PENGERTIAN ILMU PENDIDIKAN


Pendidikan sebagai suatu Ilmu : -. Logis -. Sistimatis -. Fakta -. Dapat diuji -. Umum/universal -. Menjawab apa& mengapa/ bagaimana

Pengertian Pendidikan
- Pengaruh yang diberikan oleh orang dewasa
yang bertanggungjawab kepada anak yang belum dewasa utk mencapai kedewasaannya (Langeveld) Kegiatanyang dilakukan secara sengaja, teratur, terencana dg tujuan mengubah tingkah laku ke arah yang diinginkan (Napitupulu) Usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan di dlm dan luar sekolah dan berlangsung seumur hidup

Berdasarkan fungsinya, pendidikan: - Sebagai proses transportasi budaya; kegiatan

pewarisan budaya dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Sebagai proses pembentukan pribadi; kegiatan yang sistimatis dan sistemik terarah kepada terbentuknya kepribadian peserta didik Sebagai proses penyiapan warga negara; membekali warga agar menjadi warga yang baik Sebagai penyiapan tenaga kerja, kegiatan pengajaran/membimbing dalam rangka memberi bekal dasar berupa sikap, pengetahuan dan keterampilan pada peserta didik. Ilmu Pendidikan Kegiatan/usaha sadar untuk mengembangkan kepr &kemampuan indv yang dilakukan berdasarkan kajian ilmiah.

MANUSIA DAN PENDIDIKAN


A. Manusia Subjek Pendidikan Pelaku pendidikan (Pendidik) dan sasaran pendidikan (Peserta Didik) adalah manusia Tugas mendidik hanya mungkin dilakukan benar jika memiliki gambaran tentang siapa (karakteristik) manusia itu sebenarnya. Gambaran tersebut menjadi acuan dalam merancang dan melaksanakan proses pendidikan. = Fisik dan Psikhis

B. Karakteristik Manusia
Wujud sifat hakekat manusia (yg membedakan dengan hewan) sehingga memerlukan pendidikan: - Kemampuan menyadari diri - Kemampuan bereksistensi - Pemilikan kata hati - Moral - Kemampuan bertanggung jawab - Memiliki rasa kebebasan/merdeka - Kesediaan melakukan kewajiban dan hak - Kemampuan menghayati kebahagiaan

Kemampuan menyadari diri


Menyadari diri (aku) ini ada keluar dan ke dalam Ke luar, aku memandang lingkungannya sebagai objek; menguasai, mempengaruhi Ke dalam, aku memandang dirinya sebagai objek; pengabdian, berkorban. Pendidikan --- mengembangkan kemampuan tersebut -----meng-Aku

Kemampuan bereksistensi
Kemampuan manusia menerobos ruang dan waktu, tdk terbelenggu oleh ruang dan waktu, disebut kemampuan bereksistensi. Manusia tdk sekedar ber-ada disuatu ruang atau tempat, tapi dapat meng-ada di muka bumi Manusia menjadi manajer terhadap lingkungannya, hewan tumbuhan sebagai instrumen. Kemp bereksistensi perlu dididik, individu dapat belajar dari pengalaman, malakukan antisipasi, prospek masa depan, imajinasi kreatif dari sejak didi

Kata hati
Kata hati sering juga disebut hati nurani, suara hati, pelita hati: kemampuan yg memberi penerangan tentang baik/buru, salah/benar suatu perbuatan. Kata hati juga berkaitan dengan pengambilan keputusan (baik buruk, benar salah) pada suatu konflik, beberapa pilihan Ada kata hati yng tumpul dan ada yg tajam Pendidikan; melatih kecerdasan dan kepekaan emosi; (jujur dgn diri); KH Tumpul ke Tajam

Moral

Kata hati merupakan petunjuk bagi moral/perbuatan Moral/perbuatan yang singkrong dengan KH yg tajam ---moral yg tinggi/luhur KH =/= moral/perbuatan, --- kemauan, Pendidikan; menumbuhkan etiket (sopan santun) dan etika (keberanian/kemamuan bertindak) yang baik.

Tanggung jawab
KH memberi pedoman,Moral melaksanakan, TJ kesediaan menerima konsekuensi dari perbuatan TJ : kpd diri, Kpd masyarakat, Tuhan Pendidikan ; penerimaan dan penuh kesadaran terhadap akibat, sanksi terhadap suatu perbuatan atau pilihan/keputusan

Kebebasan/merdeka
Manusia ingin bebas (tdk merasa terikat oleh sesuatu) tapi sesuai tuntutan kondrat manusia. Bebas yg berlangsung dalam keterikatan. Manusia yg bebas tanpa ikatan pada akhirnya merasa tdk bebas Pendidikan; Menginternalisasi aturan kedalam diri dan dirasakan menjadi milik individu, sehingga tdk dirasakan sebagai sesuatu yang merintangi kebebasannya.

Kewajiban dan hak


Kewajiban dan hak dua hal yang muncul secara berurutan, ketika ssorg memiliki hak maka ada org lain yg berkewajiban Kewajiban bukan beban tapi keniscayaan, melaksanakan kewajiban adalah suatu keluhuran (meluhurkan diri sebagai manusia) Menghayati kewajiban sebagai suatu keniscayaan membutuhkan proses pendidikan. Juga dgn pendidikan ssorng dan memahami dan menggunakan hak dengan baik, sehingga orang lain dapat melaksanakan kewajibannya

Menghayati Kebahagiaan
Kebahagiaan sulit didiskripsikan tapi tdk sulit dirasakan Kebahagiaan merupakan integrasi pengalaman senang dan pahit, perasaan dan penalaran. Intergasi tersebut menghasilkan suatu penghayatan berkaitan dengan usaha, norma dan takdir. Usaha, perjuangan untuk mengatasi masalah; usaha tsb bertumpu pada kaidah/aturan; hasil usaha diterima (disyukuri), kebahagian hanya dpt diraih oleh yg mampu bersyukur. Pendidikan; mengembangkan kemampuan berusaha dan kemampuan menghayati hasil usaha (pintar bersyukur)

Pengembangan Dimensi Manusia


= Fisik dan Psikhis = Individual, sosial, susila, keberagamaan = Kognitif, afektif, psikomotor Dimensi tersebut harus dikembangkan secara berimbang/dibina secara terpadu, pengembangan utuh, manusia yg utuh Utuh: Fisik Psikhis, Lahir Batin, Dunia Akhirat, Abdillah tuleng