Anda di halaman 1dari 14

Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation

Syarif Afif G0006160 Elvin Sandra K G0006071 Elfa Elissa G0006193

Apakah TENS itu?


Stimulasi listrik dengan elektroda permukaan untuk memodulasi persepsi nyeri.

Digunakan untuk terapi apakah


Mengurangi persepsi nyeri Mengurangi spasme Mengurangi rasa mual dan muntah (untuk pasien kanker atau post op)

Bagaimana TENS mengurangi persepsi nyeri


Ada 4 teori yang bisa menjelaskan hal tersebut
Teori gate control Teori mediasi opiat Teori vasodilatasi jaringan Stimulasi titik akupuntur

Teori gate-control
SSP hanya bisa menafsirkan dan mengirimkan satu bentuk dari stimulus sensori pada satu waktu. Ada dua serabut aferen yang masuk ke saraf tulang belakang:
serat A-beta - diameter yang lebih besar (lebih cepat) - membawa sensasi sentuhan C dan serat A-delta - diameter yang lebih kecil (lebih lambat) membawa sensasi nyeri

Teori mediasi opiat


Otak dapat mengeluarkan zat analgesiknya sendiri seperti endorfin untuk memodulasi nyeri. Endorfin adalah neuropeptida yang bekerja pada SSP dan saraf perifer untuk mengurangi rasa sakit. Memiliki efek farmakologis seperti morfin. TENS menghilangkan rasa sakit beberapa derajat dengan mempromosikan pelepasan endorphin

Teori vasodilatasi jaringan


TENS menyebabkan vasodilatasi lokal ke daerah iskemik dan karena itu dianggap menghilangkan rasa sakit

Stimulasi titik akupuntur


Rangsangan dari titik-titik akupuntur menggunakan TENS menyebabkan efek analgesia dengan menghambat atau mengubah tingkatan rasa sakit

Parameter Dalam TENS


Bentuk gelombang (retangular triangular) Frekuensi (Frekuensi rendah dan frekuensi tinggi) Durasi atau lebar pulse (50s-300s) Amplitudo atau intensitas (1 mA to 100 mA)

Hasil penelitian dengan TENS


Penggunakan TENS untuk pengelolaan syndrom nyeri post laminectomi telah dilakukan. Sebelum diterapi TENS skor rasa nyeri ratarata sebesar 7 2. Setelah 2 jam distimulasi dengan TENS skor rasa sakit rata-rata 5 3. Para pasien dirawat jalan dan ditindaklanjuti dalam 48 jam. Dalam tindak-lanjut ujian setelah 48 jam dari TENS, skor rata-rata rasa nyeri adalah 4 2.

Penggunaan TENS dalam pengobatan rasa sakit myofascial telah banyak dikenal. Perangkat TENS berguna untuk electroanalgesia dalam prosedur kedokteran gigi seperti perbaikan gigi dan pengelolaan periodontal. Pasien biasanya dengan gejala kesulitan dalam membuka mulut mereka, atau nyeri otot atau sakit kepala setelah dilakukan dental teratment

Kontra Indikasi penggunaan TENS


Pasien menggunakan pacemaker Gangguan neurologis (epilepsi dan stroke) Hamil Nyeri kronis leher cervical posterior Permukaan mukosa Permukaan kulit yang terinfeksi Pasien dengan trobosis atau tromboflebitis dll

TERIMA KASIH