Anda di halaman 1dari 20

Clavus

Definisi
Penebalan kulit akibat tekanan intermiten dan gaya gesek Kekuatan-kekuatan ini menghasilkan hiperkeratosis secara klinis dan histopatologis

Etiologi
Virus HPV masuk diantara kulit dan daging, kemudian merusak jaringan bawah kulit besar dan kasar Akibat gesekan atau tekanan dalam waktu yang lama

penebalan kulit

pemakaian sepatu yang terlalu sempit

Klinis
Penebalan/hiperkeratosis kulit Berwarna kuning hingga kecoklatan Inti sentral

Klasifikasi
Clavus yang keras

- biasanya terdapat pada telapak kaki atau pada tumit,


tampak agak mengkilap Clavus yang lunak - biasanya masresai oleh karena keringat - infeksi sekunder dari jamur atau bakteri

Predileksi : di kaki, terutama di dorsolateral dan plantar kaki

Gambaran Klinis
Clavus terlihat seperti lesi kulit hiperkeratosis atau menebal Maserasi dan infeksi jamur atau bakteri sekunder adalah

gambaran umum yang sering menyertai Molle heloma dan


diabetes Heloma plantar cenderung memiliki plug keratin pusat, yang bila dikupas, akan tampak jelas, inti sentral Lokasi yang paling umum untuk pembentukan klavus adalah

kaki, khususnya aspek dorsolateral dari kaki kelima untuk


durum heloma, di interdigital keempat kakiuntuk Molle heloma, dan di bawah kepala metatarsal untuk kalus

Clavus memiliki gejala nyeri yang sering dideskripsikan seperti rasa terbakar khususnya pada area yang dimana sepatu dipakai.

Rasa tidak nyaman


Klavus (clavi atau helomata) secara jelas akan tampak papul keratotik dan plak yang timbul pada area yang menahan gerakan mekanik berlebih atau gerakan gesek

Epidemiologi
Ras orang dari ras apapun dapat menderita klavus Jenis kelamin clavus lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria karena penggunaan alaskaki oklusi dan buruk

Umur siapapun dapat memiliki klavus, tapi kebanyakan


individu memperoleh faktor risiko untuk pembentukan

klavus setelah pubertas karena timbulnya menggunakan


alas kaki trauma, cedera gerakan berulang, dan kelainan bentuk kaki progresif

Patofisiologi
Klavus merupakan akibat dari gerakan secara mekanik

atau gaya gesek pada kulit yang berlebihan dan terjadi


dalam jangka waktu yang lama. Pada teorinya dijelaskan bahwa gaya tersebut mengakibatkan terjadinya hiperkeratinisasi yang menyebabkan terjadinya penebalan stratum corneum, walaupun mekanisme bagaimana hal tersebut dapat terjadi masih belum diketahui secara pasti.

Jika gaya berlebihan tersebut mengenai area kaki yang luas (lebih dari 1cm), maka akanterbentuk kalus. Sedangkan klavus akan terbentuk bila suatu gaya atau tekanan yang

sama dan konstan mengenai suatu lokasi tertentu,


sehingga lamella pada stratum corneum akan membentuk inti sentral yang keras yang dinamakan radixatau nucleus. Pada klavus terdapat sumbatan parakeratotik yang tebal pada depresi permukaan epidermis dengan bentuk cup-

shape, biasanya diikuti dengan hilangnya lapisan sel


granular.

Diagnosis Banding
Clavus di kaki akan sulit dibedakan dengan kutil akibat virus, khusunya jika pada lesi memiliki zona reaktif hiperkeratosis di sekitarnya. Klavus akan lebih nyeri saat

ditekan secara vertikal pada permukaan kulit, sedangkan


kutil akan lebih nyerisaat ditekan secara lateral antara jati telunjuk dan ibu jari. Pada kutil akibat virus,saat dikelupas akan tampak tanda lapisan abnormal berbatas tegas.

Clavus harus dapat dibedakan dengan kalus. Kalus merupakan hyperkeratosis akibat gaya gesek atau tekanan pada area yang luas sedangkan klavus terjadi pada area yang sempit atau terlokalisir. Pada klavus memiliki gambaran yang khas yaitu adanya inti sentral dan rasa nyeri

Penatalaksanaan
Penatalaksanaannon-bedah meliputi mengganti alas kaki, penggunaan bantalan alas kaki dan injeksi artificial filler seperti silikon Penatalaksanaan bedah berupa pengelupasan klavus dan bedah koreksi jika terdapat deformitas kaki

Prognosis
Jika klavus tidak ditangani, pasien akan merasakan

perasaan nyeri dan juga pada subheloma bursitis akan


menyebabkan permukaan ruptur. Oleh karena beberapa klavus berdekatan dengan sendi dan tulang, dapat terjadi artritis septik dan/atau osteomyelitis. Gaya mekanik yang menyebabkan klavus dapat juga menyebabkan ruptur pleksus pembuluh darah subkutan, yang akan mengakibatkan pendarahan ke dalam jaringan keratotik.

Pada pasien dengan keadaan umum yang baik, hal tersebut sangat jarang ditemukan. Tetapi pada kasus lain (contohnya pada pasien diabetes dan pasien dengan penyakit jaringan ikat), pasien ini rentan terkenaulkus kulit yang dalam atau dapat terjadi vaskulitis

Pencegahan
Klavus dapat dicegah hanya dengan mengurangi atau menghilangkan gaya mekanik sebagai penyebabnya. Biasanya hal ini adalah sesuatu yang sulit. Gerakanseharihari yang berulang sering tidak dapat dihindari, pasien biasanya enggan mengganti jenis sepatunya, dan bentukan tulang sudah merupakan predeterminan herediter