Anda di halaman 1dari 21

Chapter 9

Audit Siklus Pendapatan

Gambaran Umum Teknologi Siklus Pendapatan


Sistem pesanan penjualan yang menggunakan pemrosesan secara batch dan yang menggunakan file berurutan. Sistem penerimaan kas secara batch dengan file akses langsung. Sistem real-time modern untuk entri pesanan penjualan dan penerimaan kas yang menggunakan teknologi basis data.

Pemrosesan Batch Dengan File Berurutan Prosedur Manual

Menerima dan Mencatat Pesanan Pelanggan Menyetujui Kredit Memproses Perintah Pengiriman

Pemrosesan Batch Dengan File Berurutan Prosedur Otomatis


Entri Ketikan Data Run Edit Run Pengurutan Pembaruan Piutang Usaha dan Run Penagihan Run Pengurutan dan Pembaruan Persediaan Run Pembaruan Buku Besar

Sistem Penerimaan Kas Secara Batch Dengan File Akses Langsung

ENTRI PESANAN PENJUALAN REALTIME DAN PENERIMAAN KAS

Prosedur Dalam Siklus Pendapatan


Prosedur Entri Pesanan 1. Prosedur Penjualan 2. Prosedur di Gudang 3. Pengiriman dan Penagihan Prosedur Penerimaan Kas

Fitur Pemrosesan Real Time


Kelebihan dari pemrosesan secara Real-Time : 1. Pemrosesan secara real time mempersingkat siklus kas 2. Pemrosesan real-time dapat memberi keunggulan kompetitif bagi perusahaan dalam pasar. 3. Prosedur manual cenderung menghasilkan kesalahan administratif, seperti nomor akun yang salah, nomor persediaan yang salah, dan kesalahan dalam perhitungan pemberian harga berdasar kuantitas. 4. Pemrosesan real-time mengurangi jumlah dokumen kertas dalam suatu sistem.

Tujuan Audit Siklus Pendapatan


Penilaian Pihak Manajemen Keberadaan atau Kejadian Tujuan Audit Siklus Pendapatan Memverifikasi bahwa saldo akun piutang usaha untuk mewakili jumlah yang benar-benar dipinjam perusahaan pada tanggal neraca terkait. Memastikan bahwa pendapatan dari berbagai transaksi penjualan mewakili barang yang dikirim dan jasa yang diberikan selama periode yang termasuk dalam laporan keuangan. Menentukan bahwa semua jumlah yang dipinjam perusahaan pada tanggal neraca telah tercermin dalam piutang usaha . Memverifikasi bahwa semua penjualan barang yang dikirim semua jasa yang diberikan dan semua retur dan kompensasi untuk periode terkait telah tercermin dalam laporan keuangan. Memverifikasi bahwa transaksi pendapatan dihitung secara akurat dan disdasarkan pada harga terkini dengan jumlah yang benar. Memastikan bahwa buku pembantu piutang usaha,file Faktur Penjualan dan File pemberitahuan. Pengiriman uang secara matematis benar dan sesuai dengan akun terkait pada buku besar Menentukan bahwa perusahaan memiliki hak legal untuk mencatat piutang usaha yang dicatatnya. Rekening pelanggan yang telah dijual atau telah dipindahtangankan memang telah dikeluarkan dari saldo piutang usaha. Menentukan bahwa saldo piutang usaha menyatakan nilai bersih yang dapat direalisasikan. Memastikan bahwa alokasi atas akun piutang tak tertagih telah tepat. Memverifikasi piutang usaha dan pendapatan yang dilaporkan untuk periode terkait telah dijelaskan dengan benar dan dimasukkan dalam laporan keuangan

Kelengkapan

Akurasi

Hak dan Kewajiban

Penilaian atau alokasi

Penyajian dan Pengungkapan

Pengendalian Input
Prosedur Otorisasi Kredit Menguji Prosedur Kredit Pengendalian Validasi Data Pengendalian Batch

PENGENDALIAN PROSES
Pengendalian Pembaruan File 1. Pengendalian Kode Transaksi 2. Pengendalian Pemeriksaan Urutan Pengendalian Akses Pengendalian Fisik 1. Pemisahan Pekerjaan 2. Supervisi 3. Verifikasi Independen

PENGENDALIAN OUTPUT
Laporan Perubahan Piutang Usaha Daftar Transaksi Catatan Transaksi Daftar Transaksi Otomatis Pengidentifikasi Unit Transaksi Pencatatan Kesalahan

UJI SUBSTANTIF AKUN SIKLUS PENDAPATAN


1. Risiko siklus pendapatan dan kekhawatiran dalam auditnya 2. Memahami Data 3. Menguji Akurasi dan Penilaian Kelengkapan 4. Menguji Penilaian Keberadaan 5. Menguji Penilaian/ Alokasi

Risiko siklus pendapatan dan kekhawatiran dalam auditnya

Beberapa isu khusus yang menimbulkan kekhawatiran :


No.
1 2 3

Isu Khsusus
Mengakui Pendapatan dari berbagai transaksi penjualan yang tidak terjadi. Mengakui pendapatan penjualan sebelum diterima . Gagal mengenali titik pemutusan akhir periode,sehingga menyebabkan pendapatan penjualan yang dilaporkan untuk periode terakhir akan menggelembung karena transaksi pasca periode tersebut. Terlalu rendah memperkirakan alokasi piutang yang meragukan, sehingga terlalu tinggi dalam menyatakan nilaipiutang usaha yang diterima Mengirimkan produk yang tidak diminta ke pelanggan dalam suatu periode dan kemudian dikembalikan dalam periode selanjutnya. Menagih penjualan ke pelanggan yang merupakan rekan baik penjual (customer held by the seller).

4 5 6

Memahami Data

Menguji Akurasi Dan Penilaian Kelengkapan


Kaji Ulang Faktur Penjualan untuk melihat tren yang tidak wajar dan pengecualian. Mengkaji Ulang File Faktur Penjualan dan Daftar Pengiriman untuk Melihat Bagian yang Hilang dan Terduplikasi. Mengkaji Ulang File Barang dan Persediaan untuk Melihat Akurasi Harga Jual Menguji Record yang Tidak Sesuai

Menguji Penilaian Keberadaan


Memilih Akun yang Akan Dikonfirmasi 1. Mengonsolidasikan Faktur 2. Menggabungkan File 3. Memilih Sampel Akun Membuat Permohonan Konfirmasi Mengevaluasi dan Mengendalikan Respons

Menguji Penilaian / Alokasi


Mengkaji Ulang Proses Perhitungan Umur Piutang usaha untuk menentukan bahwa cadangan piutang tak tertagih memang benar.