Anda di halaman 1dari 38

FILSAFAT ISLAM

Suhanda, S.Ag, S.Kep, M.Kes

Pengertian Filsafat Islam 1. Sidi Gazalba : setiap pengetahuan yang dihasilkan oleh akal dan digerakan nakal (wahyu/sunnah) 2. Ahmad Fuad al-ahwani : pembahasan tentang alam dan manusia yang disinari ajaran Islam 3. Mustofa Abdul Razik : filsafat yang tumbuh di negeri Islam dan di bawah naungan negara Islam tanpa memanang agama dan bahasa pemiliknya. 4. Fuad al-Ahwani : seluruh studi filosofis yang ditulis di bumi Islam, apakah ia karya orang

Kesimpulan : Filsafat Islam adalah merupakan sistem berfikir tentang hakikat segala sesuatu yang berdasar ajaran Islam yang tertulis dalam al-Quran dan Hadits Nabi

Tujuan : Agar setiap muslim memiliki wawasan luas, menyeluruh, terpadu, tidak lekas puas terhadap prestasi yang dicapai selalu bertanya dan menghargai pendapat orang lain

Sejarah perkembangan 1. Yunani Kuno- Filsafat Timur 2. Abad pertengahan 3. Filsafat Islam 4. Filsafat modern 5. Postmodern

HUBUNGAN TASAWUF, ILMU KALAM, DAN FILSAFAT


Hadiyan, MA

Tasawuf
Salah

satu disiplin ilmu yang berkembang dalam tradisi kajian Islam, selain Ilmu Kalam, Filsafat dan Fiqih. Tujuannya : memperoleh hubungan langsung dan disadari dengan Tuhan, sehingga disadari benar bahwa seseorang berada di hadirat Tuhan. Intisari : adanya komunikasi antara ruh manusia degan Tuhan. Caranya : berkontemplasi, serta melalui maqamat dan ahwal.

Tingkat Kedekatan Allah-

Manusia
)Allah di sana (QS. Alu Imran/3:156 ) Allah di sini (QS. Al-Baqarah/2:186

)Allah dalam diri kita (QS. Qaf/50: 16

Karakteristik Tasawuf
Pengalaman

mistis selalu mengarah ke dalam, dan dengan sendirnya bersifat pribadi (dirinya dengan Allah). Ajaran tasawuf disebut juga ajaran akhlak; akhak yang mereka hendak wujudkan adalah tiruan akhlak Allah sesuai hadis : Takhallaqu bi akhlaqi l-ah. Tasawuf berusaha mengetahui dan menemukan Kebenaran Tertinggi (Allah SWT); dan bila mendapatkannya, seorang sufi tidak akan banyak menuntut dalam hidup ini. Orientasi kegaiban lekat pada karakteristik tasawuf

Lima Ciri Tasawuf Menurut Taftazani


Peningkatan moral. Tasawuf memiliki nilai-nilai moral dengan tujuan membersihkan jiwa. Sirna (fana) dalam realitas mutlak (Allah). Manusia merasa kekal abadi dalam Realitas Yang Tertinggi, bahkan meleburkan kepadaNya. Pengetahuan intuitif langsung. Realitas tersingkap dengan kasyaf. Ketenteraman dan kebahagiaan. Penggunaan simbol-simbol dalam

Ilmu Kalam
Nama

lain : Ilmu Aqaid (ilmu akidah-akidah), Ilmu Tawhid (Ilmu tentang Kemahaesaan Tuhan), Ilmu Ushuluddin (Ilmu pokok-pokok agama). Disebut juga Teologi Islam. Theos=Tuhan; Logos=ilmu. Berarti ilmu tentang ketuhanan yang didasarkan atas prinsip-prinsip dan ajaran Islam; termasuk di dalamnya persoalan-persoalan gaib. Ilmu=pengetahuan; Kalam=pembicaraan; pengetahuan tentang pembicaraan yang bernalar dengan menggunakan logika.

Sebab Dinamai Ilmu Kalam dan Contoh


Persoalan

terpenting yang dibicarakan pada awal Islam adalah tentang Kalam Allah (AlQuran); apakah azali atau non azali (Dialog Ishak bin Ibrahim dengan Imam Ahmad bin Hanbal. Dasar Ilmu Kalam adalah dalil-dalil fikiran (dalil aqli) Dalil Naqli (Al-Quran dan Hadis) baru dipakai sesudah ditetapkan kebenaran persolan menurut akal fikiran. (Persoalan kafir-bukan kafir) Pembuktian kepercayaan agama didasarkan atas logika (Dialog Al-Jubbai dan Al-Asyari).

Filsafat
Filsafat

adalah salah satu pengetahuan; pengetahuan ada tiga : indera, ilmu (ilmiah), filsafat. Pengetahuan indera mencakup segala sesuatu yang dapat diindera. Batasnya : segala sesuatu yang tidak tertangkap panca indera; pengetahuan ilmu mencakup sesuatu yang dapat diteliti (riset). Batasnya: segala sesuatu yang tidak atau belum dapat dilakukan penelitian; pengetahuan filsafat mencakup segala sesuatu yang dapat difikir oleh akal budi (rasio). Batasnya adalah alam. Namun ia juga mencoba memikirkan sesuatu di luar alam, yang disebut agama, Tuhan.

Tiga Ciri Berfikir Filsafat


Radikal. Radix (bahasa Yunani) berarti akar. Berfikir sampai ke akarnya, tidak tanggungtanggung. Sistematis. Berarti berfikir logis, bergerak selangkah demi selangkah dengan penuh kesadaran dan saling berhubungan secara teratur. Universal. Berarti berfikir secara umum, tidak khusus. Berfikir secara khusus, masuk lapangan ilmu.

Contoh Berfikir dan Tujuan Filsafat


Hujan

turun dari langit; hujan berasal dari bawah (air laut) dengan proses penguapan; air hujan dan seluruh air adalah persenyawaan antara H (Hidrogen) dan O (Oksigen); Persenyawaan itu adalah sunnatullah, hukum yang digariskan oleh Allah; Allah adalah Pencipta segala yang ada. Dialah yang awal dan yang akhir. Dengan demikian tujuan filsafat adalah menemukan kebenaran; al-Farabi mengatakan tujuan terpenting filsafat adalah mengetahui Tuhan Yang Maha Esa.

Hubungan Tasawuf, Ilmu Kalam dan Filsafat


Ketiganya berusaha menemukan apa yang disebut Kebenaran (al-haq). Kebenaran dalam Tasawuf berupa tersingkapnya (kasyaf) Kebenaran Sejati (Allah) melalui mata hati. Kebenaran dalam Ilmu Kalam berupa diketahuinya kebenaran ajaran agama melalui penalaran rasio lalu dirujukkan kepada nash (al-Quran & Hadis). Kebenaran dalam Filsafat berupa kebenaran spekulatif tentang segala yang ada (wujud).

Hubungan
Bersandar kepada pendapat Abbas Mahmud Aqqad dalam al-Tafkir : Faridlah Islamiyah : Maka ketiganya mendalami pencarian segala yang bersifat rahasia (gaib) yang dianggap sebagai kebenaran terjauh dimana tidak semua orang dapat melakukannya.

Hubungan Allah SWT, manusia dan alam


Yang ada menurut pandangan manusia : 1. Allah SWT (Kholik) 2. Alam semesta (Mahluk) a. Alam b. Manusia

Alam Sifat Alam/Hukum Alam/Sunatullah yang menyebabkan alam semesta selaras, serasi dan seimbang sehingga alam bisa dipelajari oleh manusia untuk menghasilkan ilmu pengetahuan:

1.

Pasti atau tentu Jika manusia membuat rencana denga perhitungan yg tepat maka hasilnya akan pasti sesuai rencana. a. Hadits Nabi :Sesungguhnya amal tergantung dari niatnya.

b. Ujung Surat al-Furqan ayat 2 : ....Dia telah menciptakan sesuatu dan Dia pula yang memastikan atau menentukan ukurannya dengan sangat rapi . c. Ujung Surat at-Talaq ayat 3 : ....sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan atau kepastianbagi tiap sesuatu.

2. Tetap tidak berubah-ubah : Dapat diperkirakan kejadian pada masa datang karena alam relatif tidak berubah a. Surat al-Anam ayat 115 : ...tidak ada yang sanggup mengubah kalimatkalimat Allah. b. Surat al-Isra ayat 77 :...dan engkau tidak akan menemui perubahan dalam Sunnah Kami ...

3. Objektif : Berlaku bagi siapa saja, dimana dan kapan saja. Surat al-Anbiya ayat 105 : ...bahwasanya dunia ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh. Saleh artinya baik dan benar yang bekerja menurut sunatullah

Manusia
Kedudukan/fungsi manusia 1. Abdi Allah - Surat Adz-dzariyat ayat 56 : dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.

2. Khalifah Allah di bumi - Surat al-Baqarah ayat 30 : ...sesungguhnya Aku hendak menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi...
Tugas : Melaksanakan kehendak Allah untuk menjalankan kebenaran sesuai 1. Wahyu (Al-quran) 2. Sumber kebenaran lain

Untuk mengetahui yang benar harus melakukan penelitian secara ilmiah agar kebenarannya bersifat : 1. Konsisten dengan empirik 2. Koresponden dengan objek 3. Pragmatis bagi kehidupan manusia

Potensi manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan adalah : 1. Memiliki nalar untuk berfikir 2. Mempunyai bahasa untuk mengkomunikasikan hasil berfikir 3. Memiliki perasaan dan intuisi

Otak Sumber Komunikasi Peradaban


Komunikasi peradaban adalah suatu proses pemahaman terhadap fenomena kehidupan bermasyarakat dalam pemikiran, sikap dan perilaku yang memiliki ciri-ciri umum, kontekstual, interpretatif, mikroskopik, universal, menglobal, historis, progresif serta time series melalui simbol-simbol penuh makna berdasarkan ideologi tertentu (Nina Syaam,2002)

Unsur-unsur komunikasi peradaban : 1. Ilmu pengetahuan 2. Filsafat 3. kebudayaan 4. Teknologi 5. Agama Dengan landasan ilmiah pikiran yang bersumber dari otak manusia.

Otak sangat penting : 1. Secara biologis otak sebagai pusat aktivitas tubuh atau Central Prosesor Unit (CPU) 2. Secara simbolik otak posisinya paling atas dan paling tinggi yg memproduksi pikiran Suatu peradaban ilmiah sebaiknya dikomunikasikan oleh aktor-aktor yg memiliki IQ, EQ dan SQ yang baik

Komunikasi Peradaban Berdasar Al-Quran dan Akal (Nina Syam, 2010)


Akal sebagai sumber komunikasi peradaban Negeri dan peradaban dihancurkan Allah SWT karena membangun kebudayaab hanya dengan akal

Peradaban yang baik menurut alQuran harus dibangun akal dan wahyu

Komunikasi peradaban berbasis alQuran dan akal pikiran

Rahmatan Lilalamin

-Akal memiliki kontruksi biologis yg baik dan mengandung spiritual - Diperlukan perpaduan IQ, EQ, SQ utk peradaban

Al-quran dan ilmu : 1. Ayat pertama yg turun mengenai anjuran membaca/mengkaji ilmu 2. Dalam al-Quran terdapat 780 kali kata ilm dan orang-orang yg berilmu pengetahuan ditempatkan pada derajat yg lebih tinggi 3. Terdapat 750 ayat-ayat tentang fenomena alam dan manusia diminta untuk memikirkannya agar dapat mengenal tuhan (QS. Al-Ankabut :20, QS. Huud : 7, QS. Al-Waqiah :75-76)

Masalah penting yang dihadapi umat islam jika ingin mengembangkan sains : a. Sains dan ilmu yg digeluti harus dikawal dengan iman dan sains dan digunakan dg benar b. Islam mendorong kaum Muslimin untuk memperlengkapi diri dengansains dan teknologi untuk menjamin kemerdekaan dan perkembangan masyarakat (QS. AlAnfal : 6)

Dalam perspektif Islam ilmu pengetahuan dan agama tidak bisa dipisahkan. Ilmu pengetahuan tanpa didasari agama tidak akan sukses dan bermakna. Agama tanpa memperhatikan ilmu pengetahuan tidak sempurna

Perbedaan Persepsi Ilmuwan Barat dan Muslim tg Ilmu


Masalah Makna Sains Ilmuwan Muslim Ilmu empiris dan nonempiris Tidak membedakan agama dengan ilmu empirik Ilmuwan Barat Ilmu empirik Membedakan ilmu empirik dengan agama (sekularisme ilmu dari naturalisasi) Observasi/inderawi (newton dan hume:sebab materil dan efisien) Observasi/eksperimen/tajri bi untuk bentuk fisik

Cara mendapat ilmu

Observasi, logis/akal, intuitif/hati (sama dengan aristoteles :materil, formil, efisien dan final)

Epistemolog Observasi/eksperimen/tajribi i untuk kajian fisik Logis/burhani untuk kajian nonfisik/silogisme (logika) Intuitif (hati) kajian nonfisik/metafisik Dampak Rahmatan lilalamin

Atheis, hedonistik,

Perbedaan lainnya : 1. Barat : dunia empirik dampak kemajuan iptek sedangkan Timur : jiwa dan realitas dibelakang empiris 2. Barat : kepuasan duniawi yang menimbulkan kompetisi sedangkan timur kesederhanaan dan harmonisasi 3. Barat :realisasi nilai dan waktu sedagka Timur pencarian zat yang satu 4. Barat : eksploitasi alam sedangkan timur keharmonisan dengan alam 5. Barat : know what dan know why sedangkan Timur know how

Formulasi langkah-langkah membangun peradaban (Kartanega, 2003) : 1. Naturalisasi ilmu/akulturasi ilmu a. Justifikasi /membenarkan b. Adaptsi /selektif c. Kritik 2. Islamisasi sains menyangkut npelabelan dan epistemologi dan nilai islam 3. Renaisans dunia Islam dengan cara menerjemahkan karya dan menghimpun sebanyak-banyaknya karya klasik

Peradaban Islam dan Barat


Peradaban (Ilmu Pengetahuan)

Peradaban rasionalsekuler Obsevasi dan eksperimen Materil Tradisi keilmuawan Barat

Aksiologi

Peradaban spiritual-Islam Observasi penalaran intuitif filsafat kenabian Rasional /duania spiritual/akhirat Tradisi keilmuan Timur

Epistemologi

Ontologi

Based on Mind