Anda di halaman 1dari 13

SINDROMA KORONER AKUT

BBDM 6

SINDROM KORONER AKUT


Angina pektoris tidak stabil Infark miokard akut(IMA) dengan elevasi ST(STEMI) Infark miokard akut(IMA) tanpa elevasi ST(NSTEMI)

PEMERIKSAAN PENUNJANG
ANGINA PEKTORIS TIDAK STABIL
Elektrokardiografi
Depresi segmen ST menunjukkan adanya iskemia akut. Tmenunjukkan iskemia atau NSTEMI.

Treadmill test
Bila hasil positif (depresi segmen ST) dianjurkan pemeriksaan angiografi koroner.

Ekokardiografi Laboratorium
Troponin T dan I , CK-MB

Menurut European Society of Cardiology(ESC) dan ACC dianggap ad mionekrosis bila troponin T dan I (+) dalam 24 jam dan tetap (+) sampai 2 minggu.

CK-MB kurang spesifik untuk diagnosis oleh karena ditemukan juga di otot skeletal,ttp berguna untuk diagnosis infark akut dan meningkat dalam beberapa jam dan kembali normal dalam 48 jam.

PEMERIKSAAN

PEMERIKSAAN PENUNJANG
INFARK MIOKARD AKUT DENGAN ST ELEVASI
Elektrokardiografi 12 lead
Harus segera dilakukan 10menit sejak pasien datang. EKG serial 5-10 menit.

Biomarker
Troponin T dan I: meningkat stlh 2 jam bila ada IM ,puncak 1024jam. Troponin T masih dideteksi stlh 5-14hr, Troponin I stlh 510hr. Mioglobin : dideteksi 1jam stlh infark,mencapai puncak 4-8jam. Creatinin kinase(CK):meningkat stlh 3-8jam, mencapai puncak 10-36jam,kembali normal 3-4hr. Lactic dehydrogenase(LDH):meningkat stlh 24-48jam bila ad IM,puncak 3-6 hr,normal dlm 8-14hr.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
INFARK MIOKARD AKUT TANPA ELEVASI ST
EKG
Secara spesifik berupa deviasi segmen ST. depresi segmen ST maupun perubahan troponi n T memberikan informasi prognosis pasien dengan NSTEMI

Biomarker
Troponin T atau troponin I merupakan petanda nekrosis miokard. Lebih spesifik daripada CK-MB. Pasien IMA, peningkatan awal troponin pada darah perifer setelah 3-4jam, menetap sampai 2 minggu.

TERIMA KASIH