Anda di halaman 1dari 19

PRESBIKUSIS

Oleh : Fadlan Adima Adrianta, S.Ked Penguji : Dr. Hendradi Surjotmo, Sp.THT-KL

Identitas Pasien
Nama No RM Umur Jenis Kelamin Alamat Agama Pekerjaan Suku Tanggal Pemeriksaan : Tn. S : 1090xxx : 79 tahun : Laki - Laki : Dusun Suwaru RT.2 RW.1 Kec. Pagelanan Malang : Islam : Pensiunan Guru : Jawa : 28 Oktober 2013

Anamnesis
Keluhan Utama : : Penurunan pendengaran telinga kanan dan kiri Anamnesa Khusus :

Pasien mengeluh mengalami penurunan pendengaran berangsur-angsur pada telinga kanan dan kiri sejak 4 tahun yang lalu dan semakin parah hingga saat ini. Pasien tidak bisa memahami suara yang didengar terutama bila tidak berbicara berhadapan. Riwayat mendengar suara yang sangat keras (-), telinga berdenging (-). Tidak ada riwayat keluarga yang mengalami keluhan yang sama saat ini. Pasien tidak mengeluh sesak, batuk (-), pilek (-). Pasien memiliki riwayat DM dan rutin berobat ke poli penyakit dalam. Hipertensi (-),

Anamnesa Umum THT


Telinga
Korek Telinga : +/+ Nyeri Telinga : -/Bengkak : -/Otore : -/ Lama Terus menerus Kumat-kumatan Cair/lendir/nanah Tuli :+/+ Berangsur-angsur :+/+ Mendadak : -/ Tinnitus : -/+

Telinga (Cont)
Vertigo Mual Muntah Mau Jatuh Muka menceng ::::: -/-

Pajanan bising Tempat kerja bising : Tempat tinggal bising : + (bengkel) Tempat ledakan :-

Anamnesa Umum THT


Hidung
Rinore : -/ Lamanya Terus-terusan Kumat-kumatan Cair/lendir/nanah Campur darah/bau Hidung buntu : -/ Lamanya Terus-terusan Kumat-kumatan Bersin : -/ Dingin/lembab Debu Rumah Berbau : -/ Mimisan : -/ Nyeri Hidung : -/ Suara sengau : -

Tenggorok
Sukar Menelan Sakit menelan Lamanya Frekwensi Yang terakhir Badan panas Lamanya Frekwensi Yang terakhir Trismus Ptyalismus Rasa ngganjal Rasa berlendir Rasa kering ::-

:-

:::::-

Anamnesis Umum THT (Cont)


Laring
Suara parau : Lamanya Terus-menerus Kumat-kumatan Afonia : Sesak nafas : Rasa ngganjal : Rasa ngganjal : -

Status Praesens 27 November 2012


Status Generalis Keadaan umum Kesadaran Gizi Anemia Tensi Nadi Suhu badan Muntah Kejang Nistagmus Parese N.facialis Sesak nafas /RR Sianosis Stridor inspiratoir
: Baik : Compos mentis : Baik :: 120/60 mmHg : 84 x/menit : 36,2C ::::: 20x per menit ::- Retraksi Suprasternal : Interkostrial Epigastria; - Thorak Jantung Paru - Abdomen

Status Lokalis

Pembengkakan Nyeri tekan Meatus acusticus externus Hiperemi : -/ Edema : -/ Penyempitan : -/ Furunkel : -/ Fistel : -/ Sekret : -/ Granulasi : -/ Polip : -/ Kolesteatoma : -/ Foetor : -/-

TELINGA

TELINGA

: -/: -/-

Membran Timpani Intak : +/+ Warna : Lebih jernih / puth keruh Refleks cahaya : +/+ Perforasi : -/ Hiperemi : -/-

HIDUNG

:N : -/: -/: -/:N : Lapang : Licin : -/: -/: -/:-/: -/-

HIDUNG

Deformitas : Hematoma : Krepitasi :Nyeri : Rhinoskopi anterior Vestibulum edema sekret massa Kavum nasi Luas Mukosa Hiperemi Sekret Konka Edema Pucat Hiperemi

Septum Deviasi : Fenomena palatum molle : +/+ Rhinoskopi posterior Septum nasi Kauda konka Meatus nasi Muara tuba eus SDE Fossa rosenmuller Atap nasofaring Koane Transluminasi : tde

TENGGOROK

TENGGOROK

Palatum mole : Hiperemi Uvula Deviasi : - ; Hiperemi Tonsil : T1/T1 Hiperemi : Detritus : Kripte melebar : -/ Arkus ant hiperemi : Arkus post hiperemi : Faring Edema : Granula : Hiperemi : Lendir :-

:-

Laringoskopi indirek Hipofaring Epligotis Supraglotis Korda vokalis Edema Massa Gerak

TDE

Regio Colli : tidak ditemukan pembesaran KGB

Pemeriksaan Penunjang
Audiometri Nada Murni tanggal 28 Oktober 2013

Ambang Dengar Kanan : 52,5 dB Kiri : 55 dB

Audiometri Tutur

KA SRT (dB) SDS (%) 78 70

KI 70 90

Timpanometri
Timpanogram Compliance (cm3) PEAK(mmH2O) -43 -43 KA 0,54 KI 0,54

Tipe Jerger
(A,As, Ad, B,C)

= SNHL D/S sedang P = ABD

Resume
Identitas Anamnesis

Tn.S
Pasien mengeluh mengalami penurunan pendengaran berangsur-

angsur pada telinga kanan dan kiri sejak 4 tahun yang lalu dan semakin parah hingga saat ini. Pasien tidak bisa memahami suara yang didengar terutama bila tidak berbicara berhadapan. Riwayat mendengar suara yang sangat keras (-), telinga berdenging (-). Tidak ada riwayat keluarga yang mengalami keluhan yang sama saat ini. Pasien tidak mengeluh sesak, batuk (-), pilek (-). Pasien memiliki riwayat DM dan rutin berobat ke poli penyakit dalam. Hipertensi (-). Pemeriksaan Fisik
Warna membran timpani dektra : Lebih jernih Warna membran timpani sinistra : Lebih keruh Reflek cahaya : +/+ Tes Pendengaran dengan garpu tala Batas atas Batas bawah 128 Hz : -/256 Hz : +/+ 512 Hz : +/+ 1024 Hz : +/+ Tes rinne : +/+ Tes Weber : Tidak ada lateralisasi Schwabach :Memendek / memendek

Pemeriksaan Penunjang

Audiometri nada murni: SNHL D/S sedang P : ABD

Working Diagnosa
Tuli sensorineural sedang d/s e.c presbikusis

Planning
Planning diagnosa Planning Therapy

Audiotimpani R/P ABD

Alat Bantu Dengar

Audiometri Tutur

Latihan speech reading and auiditory training

Planning (Cont)
Planning Edukasi
Menjelaskan kepda pasien tentang penyakit presbikusis merupakan suatu proses degenerative yang menyebabkan perubahan struktur koklea dan N VIII. Pendengaran berkurang perlahan dan progresif simetris di kedua telinga. Progresifitas penurunan dipengaruhi oleh umur dan jenis kelamin. Menjelaskan mengenai rencana terapinya yang bertujuan untuk pengembalian fungsi pendengaran dengan menggunakan alat bantu dengar ( hearing aid) dan dikombinasikan dengan latihan membaca (speech reading) dan latihan mendengar (auditory training)

Prognosis

Dubia et Malam

TERIMAKASIH