Anda di halaman 1dari 16

GALIAN DAN TIMBUNAN TANAH

Dipresentasikan oleh: Rizky Muhammad Faisal 1102067

PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN S1 JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2013

PENGERTIAN

Pekerjaan galian dan timbunan tanah (cut and fill) pada perencanaan dan pada pembangunan jalan raya tidak pernah dapat dihindarkan. Hal tersebut disebabkan karena route garis trase jalan tidak selalu dapat diposisikan terletak diatas permukaan asli; sekalipun dilakukan, akan tetapi tanah asli tersebut belum tentu memenuhi syarat daya dukung yang diharapkan sebagai landasan jalan raya.

PENGERTIAN

Keadaan topografi daerah setempat yang selalu tidak datar dan selalu tidak sama, maka badan jalan tidak dapat direncanakan selalu mengikuti garis permukaan tanah asli yang cenderung bergelombang, naik dan turun. Selain hal tersebut untuk dapat memenuhi persyaratan perencanaan alinyemen, terkadang badan jalan harus diletakkan diatas tanah galian atau timbunan

Pekerjaan tanah
Perencanaan galian (cut) Perencanaan timbunan (fill)

PENGERTIAN

Pekerjaan tanah galian dan timbunan (cut and fill) adalah metode perencanaan konstruksi jalan raya dengan cara memotong bukit (cut) dan menimbun lembah (fill). Kedua macam perencanaan pekerjaan tersebut kita buat untuk mendapatkan apa yang kita sebut dengan jalan dasar. Namun dalam perencanaan jalan raya, diusahakan untuk meminimalkan metode ini karena rentan merusak lingkungan. Salah satu caranya dengan mengkoordinasikan antara alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal dengan baik.

GALIAN
Galian adalah pekerjaan menggali tanah untuk keperluan badan jalan yang bertujuan untuk mendapatkan desain atau bentuk badan jalan yang sesuai dengan elevasi yang direncanakan. Pada setiap pekerjaan galian, tempat galian harus diusahakan dalam keadaan kering (tidak air tergenang) apapun keadaan cuacanya. Oleh karena itu, sebelum penggalian dilakukan, perlu disiapkan sistem drainasenya.

TIMBUNAN
Timbunan adalah pekerjaan mengurug tanah untuk keperluan badan jalan yang bertujuan untuk mendapatkan desain atau bentuk badan jalan yang sesuai dengan elevasi yang direncanakan. Timbunan ini dibagi 3 jenis yaitu timbunan biasa, timbunan pilihan, dan timbunan pilihan di atas tanah rawa. Timbunan pilihan akan digunakan sebagai penopang (capping layer) untuk meningkatkan daya dukung tanah dasar. Timbunan pilihan di atas rawa akan digunakan untuk melintasi daerah yang rendah dan selalu tergenang oleh air.

Pedoman Yang Dapat Dijadikan Pertimbangan Dalam Perencanaan Geometrik Suatu Jalan Raya, Diantaranya: Pada perencanaan dan
Diupayakan agar volume

penetapan tinggi tanah galian dan timbunan timbunan haruslah tanah direncanakan dipertimbangkan faktor dalam jumlah yang keamanan bagi kendaraan sebanding sama besar yang bersangkutan. untuk sepanjang segmen Perbandingan voleme galian jalan raya yang terhadap jumlah timbunan bersangkutan. harus 3:1 pada topografi Volume dan galian tanah yang sangat sulit dan berat. pada perencanaan alinyemen haruslah dipilih se-minimal mungkin.

METODE PERHITUNGAN

METODE

penampang melintang luas satuan atau lubang galian sumbang

luas garis tinggi

METODE PERHITUNGAN
Skala gambar masing-masing Irisan crosection suatu jalan raya dapat ditentukan sesuai:
1)

Pada masing-masing titik stasioning jalan raya. a. Jarak 25 M untuk daerah topografi pegunungan b. Jarak 50 m untuk daerah topografi berbukit c.Jaraj 100 m untuk daerah datar.

Pada masing-masing titik data lengkung horizontal jalan raya. 3) Pada masing-masing titik data lengkung vertikal jalan raya. 4) Pada setiap titik pada gambar diagram superelevasi.
2)

Gambar titik-titik stasioning

Gambar masing-masing titik pada lengkun g vertikal

Gambar pada setiap titik diagram elevasi

Gambar pada setiap titik diagram elevasi

Beberapa bentuk gambar penampang melintang jalan raya

Luas = t(b+k.t)

ALHAMDULILLAH
RANGKAIAN PRESENTASI GEOMETRIK JALAN DICUKUPKAN SAMPAI DISINI ATAS PERHATIANNYA SAYA MENGUCAPKAN TERIMAKASIH

ASSALAMUALAIKUM WR.WB.