Anda di halaman 1dari 23

Hemoroid

Pembimbing: dr. Jefferson Marampe, Sp.B

Definisi
Pembengkakan jaringa submukosa yang terdiri atas venul, arteriol, dan serat otot halus (otot treitz) Merupakan pelebaran vena di dalam pleksus hemoroidalis dan bukanlah suatu keadaan yang patologis

Etiologi
Tekanan intra-abdominal yang meningkat
Mengejan saat defekasi Kehamilan Obesitas

Diet rendah serat Konstipasi / diare Keturunan : Dinding pembuluh darah yang lemah dan tipis Anatomis : Insufisiensi atau tidak adanya katup pada vena daerah anorektal Usia tua : Pada usia tua, terjadi degenerasi, sehingga otot sfingter menjadi tipis dan tonusnya menurun

Patogenesis
Tekanan intraabdomen Aliran balik vena terganggu Tekanan di vena

Obstruksi

Pelebaran vena (Hemoroid)

Perubahan aliran darah

Trombosis

Edema dan meradang

Gejala Klinis
Perdarahan
Merupakan tanda pertama hemoroid interna Akibat trauma oleh feses yang keras, darah yang keluar adalah darah segar Pada HE Yang telah mengalami thrombosis Pada HI Apabila telah mengalami thrombosis yang luas, edema, dan meradang

Nyeri hebat Benjolan

Semakin besar suatu hemoroid, akan semakin menonjol keluar (menyesuaikan dengan derajat hemoroid interna)
Disebabkan oleh iritasi kulit perianal karena suasana lembab yang berkepanjangan dan juga oleh rangsangan mukus Ciri hemoroid yang telah mengalami prolapse menetap (derajat IV)

Pruritus ani

Keluarnya mukus dan feses pada celana dalam

Klasifikasi
Hemoroid dapat diklasifikasikan menjadi 2, yaitu
Hemoroid eksterna Hemoroid interna

Hemoroid Eksterna
Pelebaran pleksus vena hemoroidalis inferior Di bawah garis mukokutan Diliputi epitel anus Drainase vena hemoroidalis inferior selanjutnya ke vena cava

Hemoroid interna
Pelebaran pleksus vena hemoroidalis superior Diliputi mukosa Biasanya terletak di arah jam 3 7 11 (Three Primary Haemorrhoidal Areas) Drainase vena hemoroidalis superior selanjutnya ke vena porta

Hemoroid Interna
Derajat I Berdarah (+) Perdarahan merah segar pada rectum paska defekasi (+) Prolaps (-) Tidak prolapse ke luar kanalis anus (+) Reposisi (masuk kembali) (-)

II

(+) Dapat masuk ke anus secara spontan (+) Dapat masuk ke anus dengan bantuan dorongan jari Tidak dapat dimasukkan kembali ke kanalis anus

III

(+)

(+)

IV

(+)

(+) Menonjol ke luar dan menetap

* Derajat IV : Cenderung mengalami thrombosis & infark (karena terjepit juga oleh otot) Strangulasi Nyeri hebat

Pemeriksaan
Hemoroid Eksterna
Tampak pada inspeksi

Hemoroid Interna
Tampak pada saat dalam kondisi prolaps Anus diregangkan dan instruksikan pasien untuk mengejan Rectal Touche
Bukan untuk mendiagnosis, melainkan untuk menyingkirkan dd. Dapat teraba jika sudah terjadi fibrosis Hemoroid interna derajat I III Teraba permukaannya rata dan tidak bergranul Hemoroid interna derajat IV Teraba seolah lebih padat

Sigmoidoskopi
Untuk memastikan bahwa keluhan bukan disebabkan oleh proses radang atau keganasan di sigmoid

Pemeriksaan
Hemoroid Interna
Pemeriksaan feses
Diperlukan untuk mengetahui adanya darah samar (occult bleeding)

Anoskopi
Hanya pada hemoroid interna yang tidak menonjol ke luar Akan terlihat penonjolan struktur vaskuler ke dalam lumen, makin nyata saat pasien mengejan. Benjolan hemoroid akan menonjol pada ujung anoskop. Tentukan letak, besarnya, banyaknya benjolan, dan ada tanda-tanda radang / tidak Harus dilakukan sebelum tindakan hemoroidektomi

Tatalaksana Hemoroid Eksterna


Jaga higienitas anus dan krim kortikosteroid Untuk meredakan pruritus ani Hemoroidektomi
Jika keluhan amat mengganggu pasien (contoh: nyeri karena thrombosis) Jika terjadi perdarahan Tindakan berupa eksisi dengan anestesi lokal Penyembuhannya cepat, efektif, dan hanya memerlukan waktu beberapa menit untuk menghilangkan gejala

Tatalaksana Hemoroid Interna


Medikamentosa
Ardium HD
Terdiri atas fraksi-fraksi flavonoid Gunanya adalah untuk mengecilkan pembuluh darah yang telah berdilatasi Dosis
Hemoroid serangan akut 6 tablet / hari, selama 4 hari pertama 4 tablet / hari untuk 3 hari selanjutnya Hemoroid kronis 2 tablet / hari

Tatalaksana Hemoroid Interna


Non-Bedah (Derajat I & II)
Edukasi
Diet tinggi serat untuk melancarkan buang air besar Bila prolapse
Reposisi dengan jari Kompres lokal Rendam duduk di air hangat

Konservatif (dengan instrumen)


Skleroterapi
Sudah tidak lagi dilakukan Penyuntikkan larutan kimia (fenol oil 5%) Jadi nekrotik Terlepas dan terbuang melalui defekasi Timbul masalah baru ulkus

Tatalaksana Hemoroid Interna


Konservatif (dengan instrumen)
Ligasi dengan karet gelang
Jarang dilakukan Diikat dengan karet di ujung bagian atasnya Jadi nekrotik Terlepas Dapat menimbulkan ulkus

Tatalaksana Hemoroid Interna


Hemoroidektomi
Dilakukan pada pasien dengan hemoroid derajat III dan IV 3 prinsip
Pengangkatan pleksus dan mukosa Pengangkatan pleksus tanpa mukosa Pengangkatan mukosa tanpa pleksus

2 jam sebelum operasi dimulai Pasien dianjurkan untuk meminum 2 tablet fleet enema (suatu laksatif, yang bekerja dengan meningkatkan bising usus) Secara garis besar, dibagi menjadi dua, yaitu terbuka dan tertutup. Perbedaannya terletak di apakah mukosa anorektal akan ditutup dengan jahitan, setelah eksisi.

Hemoroidektomi
Tertutup (Fergusons method)
Posisikan pasien secara tengkurap Lakukan teknik anestesi nerve block dengan lidokain 1% Masukkan Hill-Ferguson retractor untuk inspeksi kanalis anal yang lebih jelas Lakukan klem pada hemorrhoid yang sudah prolapse dan Tarik ke tengah kanalis anal Lakukan insisi secara elips untuk memisahkan bagian hemoroid teresebut dengan bagian distal dari klem Eksisi hemoroid dengan gunting atau elektrokauter Lakukan penjahitan pada daerah eksisi dengan benang chromic

Hemoroidektomi
Terbuka (Milligan & Morgan method)
Posisikan pasien secara litotomi atau tengkurap Genggam komponen hemoroid dengan klem Tarik seluruh bagian hemoroid, sampai mukosa rektal superior dari hemoroid tersebut, dapat terlihat Ligasi arteri dengan benang chromic Eksisi hemoroid, lalu biarkan luka tersebut tetap terbuka, serta tutup dengan kassa

Hemoroidektomi
Metode stapled
Metoda ini cukup sering dilakukan, terutama karena perdarahannya minim dan nyeri post-operasinya lebih sedikit dibandingkan dengan yang lain Kekurangannya adalah bahwa pada kebanyakan kasus, tidak seluruh hemoroid terangkat

Hemoroidektomi
Metoda whitehead
Lakukan penjahitan pada bagian proximal dari hemoroid interna, sebagai suatu indentasi Eksisi bagian hemoroid serta jaringan submukosa yang terletak di atas indentasi tersebut Eksisi pada jaringan vaskuler yang berada di bawah anoderm yang terangkat Kedua ujung anoderm dipertemukan dan dijahit