Anda di halaman 1dari 15

Otitis Media Serosa

DOKTER PEMBIMBING : dr. JUWONO HERUWARDOJO, Sp.THT

DEFINISI
Otitis media serosa (otitis media mucinosa/otitis media

efusi/otitis media sekretoria/otitis media mucoid {glue ear }) merupakan suatu keadaan terdapatnya sekret yang non purulen pada telinga tengah, sedangkan membran tympani masih tampak utuh.

ETIOLOGI
transudasi plasma dari pembuluh darah ke

dalam rongga telinga tengah yang terutama disebabkan perbedaan tekanan hidrostatik, efusinya bersifat encer. otitis media mukoid ( glue ear ) terjadi akibat sekresi aktif kelenjar dan kista pada lapisan epitel celah telinga tengah, efusinya bersifat kental / mukoid yg didahului oleh obstruksi tuba.

PATOFISIOLOGI
Adanya

sekret non purulen pada telinga tengah, dg membran tympani utuh. Otitis media dengan efusi yaitu adanya cairan di telinga tengah dengan membran tympani utuh tanpa tanda tanda infeksi Otitis media serosa yaitu dg efusi yg encer Otitis media mukoid (glue ear) yaitu jika efusi kental seperti lem. Otitis media serosa terbanyak disebabkan adanya transudat / plasma yang mengalir dari pembuluh darah ke arah telinga tengah krn adanya perbedaan tekanan hidrostatik.

PATOFISIOLOGI
Pada otitis media mukoid, cairan yang ada pada telinga

tengah timbul akibat sekresi aktif kelenjar dan kista yang terdapat dalam mukosa telinga tengah, tuba eustachius, dan rongga mastoid. Faktor utama : terganggunya fungsi tuba eustachius. Faktor lain : adenoid hipertrofi Adenoiditis sumbing palatum ( cleft palate ) tumor di nasofaring Barotrauma Sinusitis rinitis. Faktor tambahan : yg sering berperan yaitu keadaan alergik, timbulnya cairan di telinga tengah ( efusi di telinga tengah ). Pada dasarnya otitis media serosa dapat dibagi atas dua jenis yaitu otitis media serosa akut dan otitis media serosa kronik.

Otitis Media serosa AKUT


Otitis media serosa adalah keadaan terbentuknya sekret di

telinga tengah secara tiba tiba yang disebabkan oleh gangguan fungsi tuba. Keadaan akut ini dapat disebabkan antara lain oleh : 1. Sumbatan tuba, dimana terbentuk cairan pada telinga tengah yg disebabkan sumbatan tuba secara tiba tiba seperti pada barotrauma. 2. Virus, terbentuknya cairan pada telinga tengah yang berhubungan dengan infeksi virus pada saluran nafas atas. 3. Alergi, terbentuknya cairan pada telinga tengah yang berhubungan dengan keadaan alergi pada saluran nafas atas. 4. Idiopatik.

GEJALA KLINIS
pendengaran berkurang. mengeluh rasa tersumbat pada telinga suara sendiri terdengar lebih nyaring atau berbeda pada

telinga yang sakit. Kadang seperti terasa ada cairan yang bergerak dalam telinga pada saat posisi kepala berubah. Rasa sedikit nyeri pada telinga dapat terjadi pada saat awal tuba terganggu, yang menyebabkan timbul tekanan negatif pada telinga tengah, tetapi setelah sekret terbentuk tekanan negatif ini pelan pelan hilang. Rasa nyeri dalam telinga tidak pernah ada bila penyebab timbulnya sekret adalah virus atau alergi. Tinitus, vertigo, atau pusing kadang kadang ada dalam bentuk ringan.

PEMERIKSAAN
Pada otoskopi : membran tympani tampak retraksi.

Kadang tampak gelembung udara (air bubbles) atau permukaan cairan (air fluid level) pada kavum timpani. Pada tes garpu tala : didapatkan tuli konduksi.

PENATALAKSANAAN
medikamentosa
obat vasokonstriktor lokal ( tetes hidung ) lalu manuver valsava, jika tidak ada tanda infeksi pada saluran nafas atas. Setelah 1-2 minggu bila gejala masih menetap, maka dilakukan mirigotomi serta pemasangan pipa ventilasi ( Grommet tube )

Otitis Media serosa Kronik


Otitis media serosa kronik ( glue ear ) terdapat batasan

dengan otitis media akut hanya pada cara terbentuknya sekret. Pada otitis media akut, sekret terjadi secara tiba tiba dan disertai rasa nyeri. Sedangkan pada keadaan kronik sekret terbentuk secara bertahap tanpa rasa nyeri dengan gejala gejala pada telinga yang berlangsung lama. Sekret yang terbentuk kental seperti lem. Ini terdapat lebih banyak pada anak anak. OMSK dapat terjadi sebagai gejala sisa dari OMA yang tidak sembuh sempurna. Penyebab lain diperkirakan ada hubungan dengan infeksi virus, keadaan alergi atau gangguan mekanis pada tuba.

GEJALA KLINIS
Perasaan tuli lebih menonjol oleh karena adanya

sekret yang kental atau glue ear. Pada anak anak (5 8 Th ) keadaan ini sering diketahui secara kebetulan waktu dilakukan pemeriksaan THT atau dilakukan uji pendengaran.

PEMERIKSAAN
Pada otoskopi : membran timpani utuh sampai retraksi,

suram, kekuning kuningan sampai kemerah merahan atau agak keabu abuan.

PENATALAKSANAAN
Pengobatan yang harus dilakukan adalah mengeluarkan

sekret dengan mirigotomi dan memasang pipa ventilasi ( grommet tube ). Pada kasus yang masih baru pemberian dekongestan tetes hidung serta kombinasi antihistamin dekongestan per oral kadang bisa berhasil. Sebagian ahli menganjurkan pengobatan medika mentosa selama 3 bulan, bila tidak berhasil dilakukan tindakan PEMASANGAN PIPA GROMMET Di samping itu harus dinilai dan diobati faktor penyebab seperti alergi, pembesaran adenoid atau tonsil, infeksi hidung dan sinus.

DIAGNOSIS BANDING
Otitis Media Supuratif Akut tipe Kataral

KOMPLIKASI
Atelektasis

Terima Kasih