Anda di halaman 1dari 17

KELOMPOK 5 : RIFQI EKA BUDIANTA VIRLIE FATRA SUBAGJA RAYYAN ( 201210330311118 ) ( 201210330311062 ) ( 201210330311084 )

ROMANTY SUCI QALBINAR ( 201210330311115 )

Menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal-hal yang merupakan kekhususan Allah, seperti berdoa kepada selain Allah disamping berdoa kepada Allah. Memalingkan suatu bentuk ibadah seperti menyembelih (kurban), bernadzar, berdoa dan sebagiannya kepada selain-Nya. Syirik adalah dosa yang paling besar,seperti Hadist riwayat AlBukhari dan Muslim yang berbunyi: Maukah kalian aku beritahukan tentang dosa yang paling besar?, Kami menjawab, Ya wahai Rasulullah!, Beliau bersabda, Berbuat syirik kepada Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.

1.

Syirik Akbar (besar) Syirik Akbar adalah memalingkan ibadah kepada selain Allah, atau memalingkan perkara-perkara yang merupakan kekhususan Allah, dan dalil menunjukkan apabila perkara itu dipalingkan maka mengeluarkan pelakunya dari keislaman. Ini yang disebut dengan syirik akbar, dan syirik akbar termasuk salah satu pembatal keislaman.

2.

Syirik Ashgar (kecil) Syirik Ashgar sama dengan syirik akbar, bedanya adalah dalil menunjukkan bahwa orang yang melakukannya belum keluar dari keislaman.Contoh Syirik Ashgar adalah bersumpah dengan selain nama Allah (mis: demi langit dan bumi saya bersumpah, maka ini dihukumi syirik, tapi dalil menunjukkan bahwa ini termasuk syirik kecil bukan syirik besar

1.

Syirik Besar Syirik besar ada 4 macam:


Syirik Dakwah (Doa)

disamping dia berdoa kepada Allah ia berdoa kepada selainNya QS Al-Ankabut (29):65 Artinya: Maka apabila mereka naik kapal mereka mendoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya; maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka mempersekutukan. menunjukan suatu bentuk ibadah untuk selain AllahQS Huud (11): 15-16 Artinya: Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan(15). Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan(16).

Syirik Niat, Keinginan dan Tujuan

Syirik Ketaatan

mentaati selain Allah dalam hal maksiat kepada AllahQS At-Taubah (9):31) Artinya: Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

Syirik Mahabbah (Kecintaan)

menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal kecintaanQS Al-Baqarah (2):165 Artinya: Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa , bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya. Syirik Kecil Syirik kecil ada 2 macam:
Syirik Zhahir (nyata)

2.

syirik kecil yang dalam bentuk ucapan dan perbuatanQS At-Takwir (81):29 Artinya: Dan kamu tidak dapat menghendaki kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.
Syirik Khafi (tersembunyi)

syirik dalam hal keiginan dan niat, seperti riya (ingin dipuji orang) dan sumah (ingin didengar orang)(QS Al-Kahfi (18):110) Artinya: Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.

Memahami sebab-sebab terjadinya kesyirikan adalah perkara yang sangat penting, agar kita

dapat menjauhkan diri darinya, sebab kesyirikan adalah dosa yang paling besar. Karena Allah telah mengabarkan dalam firman-Nya bahwa orang yang melakukan kesyirikan maka akan diharamkan baginya syurga dan Allah tidak akan mengampuni dosa syirik jika pelakunya tidak bertobat. Sehingga seorang muslim seharusnya berhati-hati dan sangat takut untuk terjerumus kepadanya. Bahkan Rasulullah sendiri selalu memohon perlindungan kepada Allah dari kesyirikan dalam doa yang beliau panjatkan : Ya Allah, sesungguhnya aku berselindung kepada-Mu dari perbuatan syirik sedang aku mengetahuinya dan aku memohon ampun kepada-Mu dari yang tidak aku ketahui. (HR. Ahmad 4/403 dan lihat Shahih Al-Jami 3/233)

Pada dasarnya penyebab timbulnya kesyirikan sangat banyak sekali, dan pada pembahasan singkat ini kita berusaha menyebutkan pokok-pokoknya yang kemudian dari pokok inilah menjadi bercabang, diantara pokok-pokok tersebut adalah :
1.

Berlebih-lebihan dalam memuji Rasul atau memuji orang shaleh.

Padahal Rasulullah Shallallahualaihi wasallam telah memperingatkan akan hal itu dalam sabda beliau :

Janganlah kalian berlebih-lebihan dalam memujiku, sebagaimana orang-orang Nashrani berlebih-lebihan dalam memuji Isa anak Maryam, sesungguhnya saya hanyalah seorang hamba. Maka katakanlah hamba Allah dan rasul-Nya. (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Taashshub (fanatisme) terhadap tradisi dan peninggalan nenek moyang, walaupun itu bathil dan bertentangan dengan yang hak khususnya dalam masalah aqidah. Allah berfirman dalam Al-Quran : Dan apabila dikatakan kepada mereka, ikutilah apa yang telah diturunkan Allah. Mereka menjawab , (tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari nenek moyang kami. (Apakah mereka akan mengikuti juga) walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun dan tidak mendapat petunjuk. (QS. al-Baqarah : 170)

3. Kebodohan terhadap aqidah yang benar. Keengganan untuk mempelajari atau mengajarkan aqidah yang benar atau sangat sedikitnya perhatian terhadapnya, maka akan melahirkan generasi yang tidak mengenal aqidah yang benar tersebut serta tidak menyadari kedudukannya dalam kehidupan mereka, atau mereka tidak lagi mengetahui hal-hal yang menyelisihinya dan membatalkannya. Sehinga pada akhirnya mereka tidak lagi dapat membedakan yang hak dengan yang bathil, atau bahkan meyakini yang bathil itu hak dan yang hak itu adalah suatu kebathilan

Maka kebodohan adalah awal dari kebinasaan, karena kebodohan seseorang akan jauh dari jalan Allah, karena kebodohan seseorang akan berpaling dari agama Allah, karena kebodohan seseorang akan terjerumus dalam kemaksiatan dan dosa, karena kebodohan seseorang akan tenggelam dalam kesyirikan, karena kebodohan

"Janganlah kamu jadikan kuburanku sebagai tempat perayaan dan janganlah kamu jadikan rumah-rumah kamu sebagai kuburan, (tetapi ucapkanlah doa salam kepadaku) karena sesungguhnya doa salammu sampai kepadaku dimanapun kamu berada." (Diriwayatkan dalam kitab Al-Mukhtarah) Kandungan tulisan ini: 1. Tafsiran ayat dalam surah Bara'ah (At-Taubah). Ayat ini, dengan sifat-sifat yang disebutkan didalamnya untuk pribadi Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, menunjukkan bahwa beliau telah memperingatkan umatnya agar menjauhi syirik, yang merupakan dosa paling besar, karena inilah tujuan utama diutusnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. 2. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memperingatkan umatnya dan menjauhkan mereka sejauh-jauhnya dari syririk, serta beliau telah menutup setiap jalan yang menjurus kepada syirik.

3. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sangat menginginkan keimanan dan keselamatan kita dan amat belas kasihan lagi penyayang. 4. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang untuk menziarahi kuburannya dengan cara tertentu, (yaitu dengan menjadikannya sebagai tempat perayaan), padahal ziarah ke kuburan beliau termasuk amalan yang amat baik. 5. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang untuk memperbanyak ziarah kubur. 6. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menganjurkan untuk melakukan shalat sunat di rumah. 7. Telah menjadi ketetapan di kalangan kaum Salaf bahwa menyampaikan shalawat untuk nabi tidak perlu masuk di dalam kuburannya. 8. Alasannya bahwa ucapan shalawat dan salam dari seseorang untuk beliau akan sampai kepada beliau, dimanapun ia berada. Maka tidak perlu harus mendekat sebagaimana diduga oleh orang yang menghendaki demikian. 9. Bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam di alam Barzakh, ditunjukkan kepada beliau amal umatnya yang berupa shalawat dan salam untuknya.

Syirik Modern => Pengakuan akan tuhan-tuhan

palsu dalam bentuk korupsi khususnya dalam hal penyalahgunaan jabatan dan uang rakyat yang mana telah hidup dan bersemayam dalam diri seseorang dimana efeknya mampu menghancurkan segala sektor kehidupan.

Semakin meningkatnya kemiskinan sehingga dapat menimbulkan

kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin,


Pendidikan kita terpaksa harus berjalan tertatih-tatih,

Kebodohan semakin menjadi,


Tersebarnya berbagai macam penyakit di kalangan menengah ke

bawah.

1. MENGENAL ALLAH SWT memahami syariat-Nya, hak-hak-Nya, hukum-hukum-Nya, janji-janji serta ancaman siksa-Nya. Pertama kali camkanlah bahwa engkau adalah hamba Allah. Engkau tidak diciptakan-Nya secara sia-sia. Ketahuilah bahwa Dia-lah Rabb yang telah menciptakan engkau, dan Dia-lah yang mengatur engkau. Renungilah hal itu dengan melihat tanda-tanda kebesaran-Nya baik yang tersirat maupun yang tersurat. Y akinilah bahwa Dialah Allah yang mengatur dan memi-liki engkau, yang telah mencurahkan nikmat-nikmat-Nya yang tiada terhingga kepada engkau. Dan ketahuilah bahwa engkau hanyalah seorang makhluk. Milik Sang Pencipta dan Pemberi rezeki.

2. PAHALA dan SIKSA Yaitu bilamana seorang hamba menjaga kewajiban-kewajiban ibadah itu, niscaya Allah akan memberinya pahala. Demikian pula bila ia menjauhi perkara haram semata-mata melaksanakan perintah Allah SWT, ia akan diberi oleh-Nya pahala yang besar . Dan sadarilah bahwa jika ia melakukan perkara haram itu atau menganggapnya remeh (menganggapnya hal biasa sehingga dilanggar-nya), niscaya Allah akan menyiksanya. Apabila ia meninggalkan kewajiban, maka Allah akan menyiksanya karena itu. Dan siksaan itu ada yang disegerakan ada pula yang ditangguhkan, sebagaimana juga halnya pahala. 3. AQIDAH YANG BENAR Agar engkau tidak tertipu oleh juru-juru dakwah yang sesat, para ahli bidah, mutazilah dan lainnya. Ketahuilah bahwa aqidahmu akan senatiasa lurus selama engkau mempelajari aqidah Ahlus Sunnah dan berpegang teguh dengannya. Selanjutnya setelah engkau mengetahui perintah dan larangan Allah SWT, pahala dan siksa-Nya, janganlah sekali-kali engkau terima ajakan yang membu-atmu malas beribadah dan menjerumuskanmu ke dalam perbuatan haram. Anggaplah orang yang mengajak itu sebagai juru-juru kesasatan dan fitnah, yang merupakan cobaan Allah SWTterhadap orang-orang jahil. Mengetahui perkara-perkara tersebut merupakan asas dalam meraih keselamatan.

4. RAJIN BERTANYA
Banyak sekali ulama-ulama yang dapat engkau hu-bungi melalui telepon ataupun bertatap muka langsung, supaya engkau dapat memetik ilmu yang bermanfaat dan benar melalui mereka. Bukubuku yang bermanfat Banyak sekali buku-buku karangan ahli ilmu yang telah dicetak dan direvisi. Sehingga terjaga keakuratan dan kevalidan penisbatan buku-buku itu kepada penulis aslinya.Sandaran mereka adalah Al-Quran dan As-Sunnah. Engkau dapat memiliki buku-buku terse-but dan dapat engkau baca dan telaah. Dan pergunakan-lah kitab-kitab syarah yang dapat dipercaya dan steril dari bidah-bidah untuk membantu memahaminya.