Anda di halaman 1dari 23

OPTIMASI PRODUKSI

Metode Lagrange
Metode ini biasanya digunakan untuk permasalahan optimasi
dengan satu fungsi tujuan dan banyak fungsi kendala.
W1 = F1(X, Y, Z) (1)
F2(X, Y, Z) = 0 (2)
F3(X, Y, Z) = 0 (3)
Persamaan 2 dan 3 dapat digunakan untuk mengeliminasi
Y dan Z pada persamaan 1 sehingga hanya tinggal X saja.
Persamaan 2 dan 3 disebut sebagai fungsi pembatas.
Dalam penggunaannya, metode ini memerlukan fungsi baru yang
disebut dengan Lagrange expression. Fungsi baru ini diperoleh
dengan penambahan fungsi-fungsi yang telah ada sebelumnya
secara linear dan setiap fungsi pembatas dikalikan dengan faktor
pengali Lagrange. Jumlah faktor pengali Lagrange yang digunakan
sebanyak fungsi pembatas yang ada. Berikut adalah bentuk
Lagrange expression dari persamaan 1, 2 dan 3
L = F1(X, Y, Z) + 1F2(X, Y, Z) + 2F3(X, Y, Z)
Atau
Persamaan di atas terdiri dari tiga variabel asli yaitu X, Y, dan Z
dan dua faktor pengali Lagrange yaitu 1 dan 2 sehingga ada
5 kondisi yang harus terpenuhi sehingga bisa dilakukan
optimasi.
0
X
LE
=
c
c
0
Y
LE
=
c
c
0
Z
LE
=
c
c
0

LE
1
=
c
c
0

LE
2
=
c
c
Contoh soal
1. Fungsi tujuan (minimalisasi)
B = 2M + 4T
Fungsi kendala
884 = 5 M
1/2
T
1/2

884 - 5 M
1/2
T
1/2
= 0
5 M
1/2
T
1/2
884 = 0
Lagrange
L = (2M + 4T) + (884-5M
1/2
T
1/2
)
0 T M
2
5
2 0
M
L
1/2 1/2
= =
c
c

0 T M
2
5
4 0
T
L 1/2
1/2
= =
c
c

0 T 5M 884 0

L 1/2
1/2
= =
c
c
2 T M
2
5
1/2 1/2
=

4 T M
2
5 1/2
1/2
=

884 T 5M
1/2 1/2
=
884 M)
2
1
( 5M
1/2 1/2
=
884 M
2
1
5M
1/2
=
884 M
2
1
5 =
M = 250

T = 125
B = 2M + 4T
= 2(250) + 4(125)
= 1000
M
2
1
T =
Contoh soal
0 6.667T N
0.5
d
=

0.5
d
6.667T N

=
0 =
c
c
N
L
0 10500 4250T
d
= + +
0 =
c
c
d
T
L
0 0.5)T (6.667)( 4250N
1.5
d
= +

2. Fungsi tujuan (minimalisasi)
F = NT
d
(4250) +
10500N
Fungsi kendala
Lagrange
0 ) 6.667T (N 10500N (4250) NT L
-0.5
d d
= + + =
Contoh soal
0

L
=
c
c
0 6.667T N
0..5
d
=

21000 - =
Sehingga diperoleh:
4.241 N=
2471 Td=
Contoh soal
Produksi di atas kapasitas 100%
BTT bisa naik atau turun
N : Produksi pada kapasitas
100%
N : Produksi di atas
kapasitas 100%
V : Biaya variabel pada
tingkat 100%
V : Biaya variabel di atas
tingkat 100%
C
F
: Biaya tetap
Keuntungan
Zg = (N + N) (NV + NV + CF)
Contoh 1:
1. Sebuah perusahaan dapat memproduksi sebanyak 12,000 unit per tahun
pada kapasitas 100%. Biaya tetapnya sebesar $10,000/tahun. Biaya tidak
tetap per unit adalah $3 sampai pada kapasitas 100% dan $3.30 diatas
kapasitas 100%. Semua unit dijual pada harga $5. Tingkat pajak adalah
sebesar 34%. Tentukan titik impas (break-even point) dan laba per tahun
setelah dikurangi pajak pada kapasitas produksi 80% dan 120%.
Jawaban :
per tahun unit 5000
3 5
10,000
V S
C
N
F
=

=
Titik Impas :
Z
g
= 1.20(12,000)(5) [12,000(3) +(0.2(12,000)(3.30)+10,000]
= $18,080/tahun

Z
t
= 18.080(1-0.34) = $11,933/tahun

Z
g
= 0.80(12,000)(5) [0.80(12,000)(3) + 10,000] = $9,200/tahun

Z
t
= 9,200(1-0.34) = $6,072/tahun

Laba pada kapasitas 80%, sebelum pajak
Laba pada kapasitas 80%, setelah pajak
Laba pada kapasitas 120%, sebelum pajak
Laba pada kapasitas 120%, setelah pajak
Untuk N = 2500
0.04N 2000
N
NV
=

E NV = 2000N 0.04N
2
= 2000(2500) 0.04(2500)
2

= $4,750,000 penjualan bersih

( ) $1,800 0.08(2500) 2000 0.08N 2000 0.04N 2000N
dN
d
2
= = =
Contoh 2:
Rata-rata penjualan bersih untuk satu unit produk dalam dolar pada
produksi M kilounit per tahun adalah sebesar 2000 - 40M. Tentukan
realisasi penjualan bersih pada tingkat produksi 2500/tahun dan
peningkatan pendapatan pada tingkat tersebut.
Jawaban :
0.04N 2000
1000
N
40 2000 40M 2000 = =
M mewakili 1000 buah produk (N), jadi M = N/1000
Penjualan rata-rata
Penjualan bersih
Penambahan pendapatan
Penambahan 1 produk menghasilkan penambahan pendapatan $1800
DUMPING:
Produksi di atas kapasitas 100% (N), dan harga jual barang di atas
kapasitas 100% lebih rendah daripada harga normal
S < S.
Contoh 3:
Berdasarkan data pada Contoh 1 perusahaan hanya dapat menjual 80% pada
tingkat harga $5 per unit. Berapa harga jual yang harus dikenakan oleh
perusahaan untuk penambahan 1 unit jika produksi ditingkatkan hingga
kapasitas 100% dan keuntungan setelah pajak meningkat $1,000
Z
g
= NS + N S [(N + N)V + C
F
Jika biaya variabel tetap (V), maka keuntungan total :
Dumping juga bisa berarti produksi pada kapasitas 100%, namun
diberlakukan dua tingkat harga S dan S.
Perusahaan akan menjual
0.80(12,000) = 9600 unit dengan harga $5 dan
0.20(12,000) = 2400 unit pada S
10,715 = 9600(5) + 2400S [(9600 + 2400)(3) + 10,000]
S = $3.63 per unit
Jawaban :
tahun / 715 , 10 $
34 . 0 1
1000 6072
=

+
Keuntungan bersih setelah pajak pada kapasitas 80% = $6072/tahun
Maka keuntungan setelah kenaikan menjadi kapasitas 100% (sebelum pajak)
BIAYA NON LINIER
Dalam praktek sehari-hari biaya dapat meningkat tidak proporsional
dengan volume produksi.
Misalnya harga energi listrik
meningkat jika pemakaian
bertambah.

Ini disebut Regulated Cost
(NR)
VC
NR
TC
R
Contoh 4 :
Sebuah peralatan beroperasi dalam 1 tahun dengan biaya tetap C
F
, biaya
variabel NV, biaya non linier NR, pelaksanaan penjualan NS, dimana N
adalah tingkat pengoperasian dalam persen:

C
F
= 20,000
NV = 500N

NR = 15,000 + 30N
1.5
N > 0
NR = 0 N = 0

NS = 2000N 7.5N
2
0 = Z
g
= NS (NV + NR + C
F
)
= 2000N 7.5N
2
(500N + 15,000 + 30N
1.5
+ 20,000)
= 1500N 30N
1.5
7.5N
2
35,000

Titik Impas:
N = 32.1% , 116.8%
Di Excel
pakai Goal Seek
R u g i
Untung
Rugi
Banyak Mesin Mengerjakan 1 Produk
Optimasi untuk meminimalkan biaya, mesin mana yang dipakai.
Contoh :
Biaya total tahunan untuk 3 mesin, A, B, dan C, produksi tahunan N
A
, N
B

dan N
C
adalah
C
TA
= N
A
V
A
+ C
FA
= 0.06N
A
1.1
+ 1200
C
TB
= N
B
V
B
+ C
FB
= 0.02N
B
1.3
+ 1000
C
TC
= N
C
V
C
+ C
FC
= 0.002N
C
1.6
+ 600
Jika dibuat 400 unit produksi per tahun, bagaimana cara mengalokasikan
ketiga mesin tersebut?
Jawaban :
Biaya total C
T
= 0.06N
A
1.1
+ 0.02
B
1.3
+ 0.002N
C
1.6
+ 2800
400 = N
A
+ N
B
+N
C
LE = 0.60N
A
1.1
+ 0.02N
B
1.3
+ 0.002N
C
1.6
+ 2800 + (N
A
+ N
B
+ N
C
400)
0 400 N N N

LE
0 0.0032N
N
LE
0 0.026N
N
LE
0 0.066N
N
LE
C B A
0.6
C
C
0.3
B
B
0.1
A
A
= + + =
c
c
= + =
c
c
= + =
c
c
= + =
c
c
NA + NB + NC = 400
0.066N
A
0.1
= 0.026N
B
0.3
= 0.0032N
C
0.6
Hasil yang tepat diperoleh dengan cara trial and error, hingga
diperoleh NA + NB + NC = 400
Hasilnya adalah N
A
= 39, N
B
= 75, dan N
C
= 285
Satu Mesin Banyak Produk
Optimasi dilakukan untuk menentukan jumlah produk yang dibuat
untuk memaksimalkan keuntungan.
Contoh :
Sebuah mesin dapat membuat produk A sebanyak 1000 per jam atau
produk B sebanyak 2000 per jam. Jumlah waktuyang tersedia adalah
2400 jam/tahun. Biaya tetap per tahun adalah $80,000. Data-data yang
lain adalah sebagai berikut:
Produk
Biaya variabel rata-
rata per unit,
$ per unit
Rata-rata
keuntungan bersih
per unit,
$ per unit
A
B
6N
A
x 10-8 + 0.2
0.15
0.50
0.20
Dimana NA dan NB adalah jumlah unit produksi per tahun dari
produk A dan produk B. Hitung alokasi produk agar diperoleh
keuntungan maksimum per tahun.
Jawaban :
C
T
= NV + C
F
= 6N
A
2
x 10
-8
+ 0.2N
A
+ 0.15N
B
+ 80,000
S
T
= 0.5N
A
+ 0.2N
B
Z
g
= 0.3N
A
+ 0.05N
B
6N
A
2
x 10
-8
80,000

2400
2000
N
1000
N
B A
= +
Biaya total tahunan
Penerimaan total tahunan
Keuntungan (dimaksimalkan)
(1)
(2)
(3)
Kendala waktu
(4)
0 4,800,000 N 2N
lambda
LE
0 0.05
N
LE
0 2 N 10 12 0.3
N
LE
B A
B
A
8
A
= + =
c
c
= + =
c
c
= + =
c
c

N
A
= 1,667,000 unit per tahun
N
B
= 1,467,000 unit per tahun
LE = 0.3N
A
+ 0.05N
B
6N
A
2
x 10
-8
80,000 + (2N
A
+ N
B
4,800,000)