Anda di halaman 1dari 22

ATRIAL FLUTTER

Rizky Amelia 111 0211 040

PENDAHULUAN
Darah masuk ke tubuh dari atrium kanan ventrikel kanan memompa darah yg sedikit akan O2 ke paru-paru kembali lagi ke jantung dari paru-paru ke dalam atrium kiri ventrikel kiri memompa darah ke seluruh tubuh.

Aktivasi kelistrikan normal jantung dimulai dari sinus node (bag. Atrium kanan) disebarkan ke kedua atrium, memberi sinyal ke ruang-ruang jantung utk berkontraksi disebarkan ke AV node berkas his serat purkinje ventrikel langsung berkontraksi memompa darah ke seluruh tubuh. Aktivitas listrik dinilai dalam suatu koordinasi detak jantung.

Aritmia adalah irama jantung yg abnormal. Dapat diartikan sbg irama jantung yg terlalu cepat (takikardia) atau yg terlalu lambat (bradikardia). Bisa terjadi pada atrium (aritmia atrium) maupun ventrikel (aritmia ventrikel).

DEFINISI ATRIAL FLUTTER


Keadaan takikardia yg dinilai dari laju atau aliran listrik yang terlalu cepat di dalam atrium. Pada kebanyakan kasus, atrial flutter disebabkan oleh adanya sirkuit yg berputar-putar (re-entry) melewati anulus katup trikuspid tjd eksitasi berulang-ulang & terus-menerus ke ventrikel.

PATOFISIOLOGI

ETIOLOGI
Kerusakan jantung akibat penyakit jantung atau operasi jantung Hipertensi Penyakit katup mitral / trikuspid Hipoksia Emboli paru akut

EPIDEMIOLOGI
>> pada orang dg riwayat penyakit jantung atau kondisi medis, spt: gagal jantung kongestif, penyakit katup reumatik, penyakit jantung kongenital, hipertensi, penyakit paru-paru, spt : emfisema Pada orang yg punya riwayat operasi jantung >> usia tua Orang dg riwayat aritmia atrium lain, spt : fibrilasi atrium

GEJALA
Palpitasi RR Nyeri dada Sesak nafas Fatigue TD Pusing Tapi tidak semua orang dg atrial flutter mengalami semua gejala tsb.

KARAKTERISTIK
Laju atrium: 250 350 x/menit Irama : teratur Pulsasi nadi : 150 denyut/menit Gambaran EKG : - Gel.P : Tidak teridentifikasi, berbentuk gigi gergaji (saw-toothed pattern) - Interval PR : Tidak dapat diukur - QRS : tetap 0,10 sampai 0,12

Sebagian gelombang flutter ini akan mengalami blok simpul AV yg masih refrakter krn eksitasi gelombang sebelumnya. Derajat blok bisa bervariasi : - 2 : 1 (tampak 2 gelombang flutter diikuti 1 QRS) -3:1 - 4 : 1, dst.

KOMPLIKASI
Atrial flutter meningkatkan resiko stroke. Dikarenakan perpindahan aliran darah yg lambat membawa resiko tjd pembentukan bekuan darah yg menjadi penyebab stroke.

PENGOBATAN
Tujuan : 1) Pengobatan utk memperlambat HR -blocker, Ca2+ channel blocker, & Digoksin 2) Mencegah resiko stroke Obat pengencer darah (Warfarin) 3) Memelihara irama sinus normal

3 Kategori pengobatan atrial flutter Irama sinus normal :


1) Electrical cardioversion - Prosedurnya dgn merangsang pasien utk tidur & kemudian dikejutkan dgn shock listrik dg waktu yg sangat singkat (1 detik), di bagian dada. - Prosedur ini sangat efektif, tapi tidak menutup kemungkinan tjd rekurensi di kemudian hari.

2) Obat Anti-aritmia a. Utk membantu irama normal setelah electrical cardioversion. b. Cukup dgn energi rendah, < 50 joules c. Digitalis / Propanolol (-blocker) - Aktivitas anti-aritmik -blocker berd.hambatan efek katekolamin pd reseptor 1 di jantung. - -blocker menghambat percepatan konduksi & pemanjangan periode refrakter nodus AV oleh katekolamin. - Digitalis punya efek kronotropik +, yaitu menekan irama sinus shg denyut jantung mjd lebih lambat

3) Ablasi kateter - Penempatan kateter mll tusukan kecil di vena bag. tungkai atas (VCI) kateter masuk melewati vena & masuk ke dalam atrium kanan kmdn membuat garis kecil dari jaringan parut memblock laju atrial flutter.

REFERENSI
E-book American Heart Association, Circulation, 2005. Kardiologi UI. Elektrokardiografi Ilustratif, FKUI, 2012.

Anda mungkin juga menyukai