Anda di halaman 1dari 15

SINDROMA OVARIUM POLIKISTIK

Definisi Sindrom ovarium polikistik adalah gangguan endokrin heterogen yang mempengaruhi sekitar satu dalam 15 perempuan di seluruh dunia. Gangguan endokrin utama berupa sekresi berlebihan androgen atau aktivitas dari androgen tersebut, dan sebagian besar wanita juga memiliki aktivitas normal insulin.

Etiologi
Meskipun penyebab PCOS tidak diketahui, tampak bahwa PCOS mungkin terkait dengan banyak faktor yang berbeda yang bekerja bersama-sama. Faktorfaktor ini termasuk komponen genetik yang kuat yang dipengaruhi oleh lingkungan kehamilan, faktor gaya hidup, atau keduanya. resistensi insulin, peningkatan tingkat androgen dan siklus menstruasi yang tidak teratur.

Patofisiologi PCOS
LH (menigkat) Stimulasi Stroma ovarium Sel teka Produksi Androgen (Meningkat) Pencegahan Maturasi folikel Konversi aromatisasi Lemak Ateresia folikel dini Anovulasi kronik Estrogen Perifer (meningkat) FSH (menurun)

Pertumbuhan folikel terus menerus

Patofisiologi

EVALUASI DIAGNOSTIK
Anamnesa:

Anamnesa dipusatkan pada pola haid, kehamilan sebelumnya (jika pernah terjadi), obat-obatan yang dikonsumsi, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, pola makan, identifikasi keluarga dengan DM atau penyakit kardiovaskular
Pemeriksaan Laboratorium:

Kadar testosteron atau DHEAS dehidroepiandrosteron sulfat yang tinggi menunjukkan adanya hiperandrogenisme ovarium
Pencitraan Medik:

Ultrasonografi pelvik (kadang dapat memperlihatkan gambaran ultrasonografi khas dari ovarium polikistik)

Tanda-Tanda dan Gejala Umum Meliputi


Periode menstruasi tidak teratur,menstruasi yang mungkin tidak ada, banyak, atau tidak terprediksi. Gangguan Haid (80%) Infertilitas PCOS adalah salah satu penyebab paling umum infertilitas perempuan. Infertilitas (75%) akibat anovulasi kronik.

Obesitas-hingga 80% perempuan dengan PCOS mengalami obesitas.


Sindroma Hair-An merupakan representasi dari efek ekstrim dari anovulasi kronik hiperandrogenik di gambarkan dengan, Pertumbuhan rambut halus di wajah, dada, perut, hal tersebut kurang lebih di alami oleh 70% wanita dengan PCOS. Jerawat yang parah atau jerawat yang terjadi setelah masa remaja dan tidak terpengaruh dengan pengobatan biasa Kulit berminyak Patch kulit menebal, beludru, gelap disebut acanthosis nigricans, Acanthosis Nigrican penanda dermatologi adanya resistensi insulin dan hiperinsulinemia Beberapa kista kecil pada indung telur

Hirsuitisme (70%) Testosteron sirkulasi meningkat (menyebabkan hirsuitisme) karena menurunnya kadar globulin pengikat hormon seks ( SHBG-sex hormone binding globulin) pada penderita PCOS

Hirsutism

Acanthosis nigrican

SPOC

PCOS Terhadap Organ Tubuh Lainya


o Resistensi insulin meningkatkan risiko diabetes mellitus tipe 2 dan penyakit kardiovaskular. Kondisi lain yang terkait dengan PCOS adalah sindrom metabolik. Sindrom ini memberikan kontribusi untuk diabetes dan penyakit jantung. o Wanita dengan PCOS cenderung memiliki kondisi yang disebut hiperplasia endometrium, di mana lapisan rahim (endometrium) menjadi terlalu tebal. Kondisi ini meningkatkan risiko kanker endometrium. o Wanita dengan PCOS menunjukkan peningkatan CRP independen yang cukup tinggi di mana peningkatan tersebut di temukan dari kasus obesitas. Temuan ini membenarkan ada bukti molekul inflamasi tingkat rendah kronis yang dapat mendukung patogenesis gangguan system sirkulasi. o Menstruasi tidak teratur periode menstruasi yang tidak teratur dapat menyebabkan Infertilitas dan, dalam beberapa wanita dapat menyebabkan pengembangan sejumlah kecil kista pada indung telur.

Penatalaksanaan
Penatalaksanaan menggunakan intervensi farmakologik (kontrasepsi oral)

Menurunkan sekresi LH dan FSH serta produksi androgen ovarium 2 Meningkatkan produksi SHBG di hepar 3 Menurunkan kadar DHEA 4 Mencegah neoplasma endometrium. Efek penurunan berat badan pada wanita dengan PCOS Untuk wanita yang kelebihan berat badan, berat badan sendiri mampu membantu mengatur siklus menstruasi. Bahkan penurunan berat badan 10-15 kilo dapat membantu dalam membuat menstruasi lebih teratur. Penatalaksanaan penderita PCOS guna menurunkan resistensi insulin Guna membantu menurunkan resistensi insulin yakni dengan menggunakan obat-obatan yang digunakan untuk mengobati diabetes sering digunakan dalam pengobatan PCOS. Progestin: Menekan FSH dan LH hipofisis serta androgen dalam sirkulasi Terapi Pembedahan:Ovarian Drilling
1

Kesimpulan
Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah suatu kondisi yang hadir dalam 5-6% dari wanita usia reproduksi. Ini memiliki implikasi yang berpotensi besar untuk wanita anovulatory Infertilitas dan gejala yang berhubungan dengan penurunan tingkat tinggi androgen. Selain itu, di kemudian hari wanita rentan terhadap masalah kesehatan penting yang berhubungan dengan hyperinsulinaemia, dengan kelebihan risiko untuk diabetes dan faktor-faktor risiko kardiovaskular.

Daftar Pustaka
1.

2.
3.

4.
5.

Widjanarko Bambang,Informasi Reproduksi, reproduksiumj. blogspot.com: 2009 Frequently asking question,Polycystic Ovary,The American College of Obstetricians and Gynecologists 2011 Robert J Norman, Didier Dewailly, Richard S Legro, Theresa E Hickey,Polycystic Ovary,American Journal of Obstetri and Gynechology:2007 Hctor F. Escobar-Morreale,Circulating inflammatory markers in polycystic ovary syndrome,American Society Reproductive Medicine:2011 Roger Hart, Polycystic Ovarian Syndrome Prognosis and Outcomes: Best Practice & Research Clinical Obstetrics & Gynaecology;2006

THANK YOU