Anda di halaman 1dari 25

GANGGUAN PANIK

DEFINISI
Gangguan panik terjadinya serangan panik

yang spontan dan tidak diperkirakan. Serangan panik periode kecemasan/ketakutan yang kuat dan relative singkat < satu tahun, yang disertai oleh gejala somatik tertentu Kolb & Brodie kelainan medis,serangan panik berulang tanpa ada riwayat penggunaan zat/ gangguan jiwa, dg puncaknya perasaan takut, tidak nyaman & khawatir berlebihan Kaplan & Shaddock respon thd bahaya dr diri sendiri yg merupakan dorongan yg tidak terkontrol
3

DSM- IV TR
Gangguan yg sekurang2nya terdapat 3 serangan

panik dalam waktu 3 minggu dan tidak dalam kondisi berat/ dalam situasi mengancam hidup Bersifat rekuren & akan mengakibatkan serangan panik yg tdk terduga, puncaknya < 10 menit Serangan panik harus diasosiasikan dengan lebih dari 1 bulan kekhawatiran menetap mengenai
1. mengalami serangan lain 2. konsekuensi serangan 3. perubahan perilaku signifikan berhubungan

dengan serangan.
4

Model fenomenologi
Serangan panik akut
SSO mendadak,spontan + perasaan takut 10

30 menit <<
Antisipasi kecemasan
Perasaan takut serangan timbul kembali, jarang

kembali normal
Menghindari phobia
Kondisi panik yg berkembang dg perilaku

menghindar situasi pemicu

EPIDEMIOLOGI
2005 di AS 6 juta populasi

Prevalensi seumur hidup untuk gangguan panik

adalah 1,5-5 % dan untuk serangan panik adalah 3 5.6 %. 2-3 x : , Perbedaan antara kelompok Hispanik, kulit putih non-Hispanik, dan kulit hitam adalah sangat kecil. Faktor sosial riwayat perceraian atau perpisahan yang belum lama. Sering pada dewasa muda 25 tahun.

Frekuensi pasien dengan gangguan panik

mengalami serangan panik adalah bervariasi dari serangan multiple dalam satu hari sampai hanya beberapa serangan selama setahun Di Amerika Serikat agoraphobia hampir selalu berkembang sebagai komplikasi gangguan panik

ETIOLOGI
Faktor Genetika

Faktor Biologis
Faktor Psikososial

PATOFISIOLOGI
Faktor Genetika
Bahwa gangguan ini memiliki komponen genetika

yang jelas. Angka prevalensi tinggi pada anak dengan orang tua yang menderita gangguan panik. Peningkatan resiko gangguan panik sebesar 4-8 kali lipat pada sanak saudara derajat pertama, Demikian juga pada kembar monozigot.

10

PATOFISIOLOGI
Faktor Biologis
gejala gangguan panik kelainan biologis di

11

dalam struktur otak dan fungsi otak Hipotesis yang melibatkan disregulasi system saraf perifer dan pusat di dalam patofisiologi gangguan panik. Sistem saraf otonomik pada beberapa pasien gangguan panik telah dilaporkan menunjukkan peningkatan tonus simpatik, beradaptasi secara lambat terhadap stimuli yang berulang, dan berespon secara berlebihan terhadap stimuli yang sedang. Sistem neurotransmiter utama yang terlibat adalah norepinefrin, serotonin, dan gamma-aminobutyric

PATOFISIOLOGI
Faktor Psikososial Teori kognitif perilaku dan psikoanalitik Teori kognitif perilaku kecemasan adalah suatu

respon yang dipelajari baik dari perilaku modeling orang tua atau melalui proses pembiasan klasik. Teori psikoanalitik serangan panik sebagai akibat dari pertahanan yang tidak berhasil dalam melawan impuls yang menyebabkan kecemasan. sebelumnya merupakan suatu sinyal kecemasan ringan perasaan ketakutan yang melanda, lengkap dengan gejala somatik. Penyebab serangan panic melibatkan arti bawah sadar peristiwa yang menegangkan faktor neurofisiologis yang dipicu oleh reaksi psikologis.
12

GEJALA KLINIK
periode kecemasan/ketakutan yang kuat dan relative singkat +

gejala somatik. Suatu serangan panik tiba-tiba minimal 4 dari gejala-gejala somatik:
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13.
13

Palpitasi Berkeringat Gemetar Sesak napas Perasaan tercekik Nyeri dada atau perasaan tidak nyaman Mual dan gangguan perut Pusing, bergoyang. melayang. atau pingsan Derealisasi atau depersonalisasi Ketakutan kehilangan kendali atau menjadi gila Rasa takut mati Parastesi atau mati rasa Menggigil atau perasaan panas

GEJALA KLINIK
Serangan panik pertama spontan, kadang terjadi

setelah luapan kegembiraan, kelelahan fisik, aktivitas seksual, atau trauma emosional sedang. DSM-IV sekurangnya serangan pertama harus tidak diperkirakan (tidak memiliki tanda) untuk memenuhi criteria diagnostik untuk gangguan panik Serangan sering dimulai periode gejala yang meningkat cepat selama 10 menit. Gejala mental utama :
Ketakutan yang kuat Perasaan ancaman kematian dan kiamat. Pasien biasanya tidak mampu menyebutkan sumber

ketakutannya. Pasien merasa kebingungan dan mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian.
Tanda fisik adalah takikardia. palpitasi, sesak nafas, dan
14

berkeringat.

Gejala Penyerta
Gejala depresif seringkali ditemukan pada

serangan panik dan agoraphobia Pada beberapa pasien suatu gangguan depresif ditemukan bersama-sama dengan gangguan panik. Resiko bunuh diri selama hidup pada gangguan panik >>> tanpa gangguan mental

15

DIAGNOSIS
Kriteria diagnostic untuk Gangguan Panik DSM-IV TR Suatu periode tertentu adanya rasa takut atau tidak nyaman, di mana 4

(atau lebih) gejala berikut ini terjadi secara tiba-tiba dan mencapai puncaknya dalam 10 menit:
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13.
16

Palpitasi, jantung berdebar kuat, atau kecepatan jantung bertambah cepat. Berkeringat. Gemetar atau berguncang Rasa nafas sesak atau tertahan Perasaan tercekik Nyeri dada atau perasaan tidak nyaman Mual atau gangguan perut Perasaan pusing, bergoyang, melayang, atau pingsang. Derealisasi (perasaan tidak realitas) atau depersonalisasi (bukan merasa diri sendiri). Ketakutan kehilangan kendali atau menjadi gila Rasa takut mati. Parestesia (mati rasa atau sensasi geli) Menggigil atau perasaan panas.

Gangguan panik :
Serangan panik rekuren yang tidak diharapkan Sekurangnya 1 serangan terjadi paling sedikait 1

bln (>>) dg kekhawatiran yg menetap akan mengalami serangan tambahan, perubahan prilaku bermakna terkait serangan Tidak ada agorafobia Tidak ada pengaruh fisiologis zat atau kondisi medis umum Tidak masuk kriteria gangg yg lain ( fobia sosial, fobia spesifik, OCD, PTSD)
17

DIAGNOSIS
PPDGJ-III gangguan panik baru ditegakkan

sebagai diagnosis utama bila tidak ditemukan adanya gangguan anxietas fobik. Untuk diagnosis pasti, harus ditemukan adanya beberapa kali serangan anxietas berat dalam masa kira-kira satu bulan
Pada keadaan-keadaan dimana sebenarnya secara

18

objektif tidak ada bahaya. Tidak terbatas pada situasi yang telah diketahui atau yang dapat diduga sebelumnya (unpredictable situation). Dengan keadaan yang relatif dari gejala-gejala anxietas pada periode diantara serangan-serangan panik (meskipun demikian umumnya dapat terjadi juga anxietas antipsikotik yaitu anxietas yang terjadi setelah

DIAGNOSIS BANDING
Diagnosis banding sejumlah gangguan medis

dan juga gangguan mental. Gangguan medis :


infark miokard, hipertiroid, hipoglikemi, dan

feokromositoma.
Gangguan psikiatri :
pura-pura, gangguan buatan, fobia sosial dan

spesifik, gangguan stress pasca traumatik, dan gangguan depresi

19

20

PENATALAKSANAAN
Psikoterapi
membantu menyelesaikan berbagai pertentangan

psikis yang melatarbelakangi perasaan dan perilaku cemas


Farmakoterapi
digunakan obat anti-depresi dan anti-cemas

21

PSIKOTERAPI
Terapi relaksasi

CBT
Psikoterapi dinamik

22

FARMAKOTERAPI
Golongan Trisiklik
Clomipramine , Imipramine

Monoamin Oxidase Inhibitors


Fenelzine

Selective Seratonin Reuptake Inhibitors/SSRIs


Fluoksetin, Sertraline DOC

Benzodiazepin lebih cepat drpd antidepresan,

tapi ketergantungan & ES >>> hrs tappering off

23

PERJALANAN PENYAKIT DAN PROGNOSIS


Onset selama masa remaja akhir atau masa dewasa

24

awal, masa anak-anak, remaja awal, dan usia pertengahan dapat terjadi. Biasanya kronik dan bervariasi tiap individu Serangan panik dapat terjadi beberapa kali sehari atau kurang dari satu kali dalam sebulan 30-40% pasien tampaknya bebas dari gejala follow up jangka panjang, kira-kira 50% memiliki gejala yang cukup ringan yang tidak mempengaruhi kehidupannya secara bermakna dan kira-kira 10-21 % terus memiliki gejala yang bermakna. Depresi dapat mempersulit 40-80 % dari semua pasien. Pasien dengan fungsi premorbid yang baik dan lama gejala singkat cenderung memiliki prognosis yang

TERIMA KASIH
SELAMAT BELAJAR

25