Anda di halaman 1dari 25

PerBedaaN aBortus...KET...

MoLa

...AbOrtuS...
Definisi: Berakhirnya kehamilan sebelum usia kehamilan 20 minggu atau berat janin < 500 gram Insidens: 10 % Etiologi: - Fetal: kelainan kromosom, gangguan sirkulasi, kelainan plasenta

Etiologi : (sambungan) - Maternal: penyakit pada ibu (infeksi, hipoksia, syok, penyakit kronis, faktor endokrin), trauma, kelainan anatomi, imunologi, inkompatibilitas gol. darah, ketuban pecah dini, diet, dll - Paternal: kelainan sperma - Tidak diketahui (25%)

Pembagian Abortus: - Abortus iminens: dimana hasil konsepsi masih utuh berada dalam rahim Tanda & Gejala: Perdarahan pervaginam Uterus ~ usia kehamilan mulut rahim tertutup Penatalaksanaan: istirahat baring

Pembagian Abortus (sambungan)

- Abortus Insipiens : dimana hasil konsepsi masih utuh berada dalam rahim Tanda & Gejala: Perdarahan pervaginam Uterus ~ usia kehamilan mulut rahim terbuka Penatalaksanaan: stimulasi pengeluaran sisa konsepsi dgn oksitosin infus.

Pembagian Abortus (sambungan)


- Abortus Inkomplet: dimana hasil konsepsi telah sebagian keluar dari rahim Tanda & Gejala: Perdarahan bnyk, tdk akan berhenti sampai hasil konsepsi dikeluarkan. Penatalaksanaan: Pengeluaran seluruh jar. Konsepsi dgn eksplorasi digital & jika perlu lakukan kuretase.

Pembagian Abortus (sambungan)

- Abortus Komplet: dimana hasil konsepsi telah keluar seluruhnya Tanda & Gejala: Perdarahan sedikit, ostium uteri tlah menutup, dan uterus sudah bnyk mengecil.

Pembagian Abortus (sambungan)

- Missed Abortion : dimana janin telah mati dan tidak dikeluarkan dari rahim lebih dari 4 minggu Tanda & Gejala: = abortus iminens Komplikasi: gangguan psikologis, infeksi, gangguan pembekuan darah

Penatalaksanaan : Mengeluarkan jar. Konsepsi, dianjurkan menggunakan dilatasi dulu dan stimulasi kontraksi uterus dg oksitosin. Jika diputuskan u/ melakukan kuret, harus sngt berhati-hati krna jar. Telah mengeras, dan dpt terjadi gangguaan pembekuaan darah akibat komplikasi kelainan koagulasi (hipofibrinogenemia)

.... Kehamilan Ektopik....


Definisi: hasil konsepsi berimplantasi dan berkembang di luar kavum uteri Insidens: 1 dari 300 150 persalinan

Etiologi :
Faktor mekanis menghalangi atau memperlambat perjalanan ovum yang telah dibuahi kerongga uterus Faktor fungsional terjadi perubahan motilitas tuba karena perubahan kadar esterogen dan progesteron serum. Peningkatan daya penerimaan mukosa tuba terhadap ovarium yang telah dibuahi kontrasepsi (IUD)

Penatalaksanaan: Laparotomi Kehamilan ektopik di tuba: - Salpingektomi - Salpingostomi - Salpingotomi

...MoLa HidatiDosa...
Def : Kehamilan yg abnormal di mana hampir seluruh vili chorialis mengalami degenerasi hidropik. Istilah Awam Hamil Anggur Terjadi degenerasi hidropik dr jar. Trofoblas pd usia kehamilan muda. Kadar B-HCG meningkat sangat tinggi, menyebabkan timbul gejala2 kehamilan muda yg berlebihan.

Pembagiaan :
Mola Hidatosa klasik/komplet : Tdk terdapat janin atau bag. Tubuh janin. Ciri Histologik, ada gambaran ploriferasi trofoblas, degenerasi hidropik villi chorialis dan berkurangnya vaskularisasi/ kapiler dlm stroma.

Mola Hidatidosa parsial/inkomplet : Terdapat janin atau bag. Tubuh janin. Ciri histologik, terdapat jar. Plasenta yg sehat dan fetus. Gambaran edema villi hanya lokal dan ploroferasi trofoblas hanya ringan dan terbatas pd lap. Sinsitiotrofoblas.

Gejala 1). Perdarahan : karena tekanan mola pd dinding uteri. 2). Gejala kehamilan muda berlebih : hiperemesis, hipertiroid, preeklampsia, anemia.
Patogenesis B-HCG meningkat >Aktifitas ovarium meningkat (ovarium kistik) >Estogen tinggi >Efek hipertiroidisme dr aktifitas B-HCG yg tinggi.

Prinsip Penanganan : Perhatikan sindroma yg mengancam fungsi vital (depresi nafas, hipertiroid), siap resusitasi bila keadaan umum pasien buruk. Evakuasi Jar. Mola Dilatasi Kuretase dgn hisap (suction) dan kuret tajam. Pd wanita yg tdk mengharapkan anak lg dpt dianjurkan histerktomi. Follow up kontrol thdp progresifitas menjadi trofoblas ganas (koriokarsinoma).

Perbedaan Definisi

Abortus

KET

Mola

Berakhirnya hasil konsepsi Kehamilan yg kehamilan berimplantasi abnormal di sebelum usia dan mana hampir kehamilan 20 berkembang seluruh vili minggu atau di luar kavum chorialis berat janin < uteri mengalami 500 gram degenerasi hidropik.

Perbedaan

Abortus

KET

Mola
Terjadi degenerasi hidropik dr jar. Trofoblas pd usia kehamilan muda. Kadar BHCG meningkat sangat tinggi

ETIOLOGI Fetalkelainan

Faktor mekanis kromosom,, menghalangi kelainan plasenta atau memperlambat Maternal: penyakit pada ibu , perjalanan ovum trauma, kelainan yang telah dibuahi anatomi, kerongga uterus imunologi, Faktor fungsional inkompatibilitas perubahan gol. Darah. motilitas tuba. Paternal kontrasepsi (IUD) kelainan sperma

Perbedaan

Abortus

KET

Mola

Gejala

nyeri abdomen 1.Perdarahan 1). Perdarahan : bawah, nyeri pervaginam karena tekanan lepas, uterus 2. Denyut nadi mola pd terasa lemas, cepat dan lemah dinding uteri. perdarahan (110 kali per 2). Gejala berlanjut, lemah, menit atau kehamilan lesu, demam, lebih). muda berlebih : sekret vagina 3. Hipotensi. hiperemesis, berbau, sekret & 4. Abdomen hipertiroid, pus dari serviks, akut dan nyeri preeklampsia, dan nyeri pelvis. anemia. goyang serviks. 5. Pucat.

Abortus
Penan ganan

KET

Mola

Mengeluarkan jar. Salpingektomi Perhatikan sindroma Konsepsi, dianjurkan yg mengancam menggunakan dilatasi Salpingostomi fungsi vital (depresi dulu dan stimulasi nafas, hipertiroid), kontraksi uterus dg Salpingotomi siap resusitasi bila oksitosin. keadaan umum Jika diputuskan u/ pasien buruk. melakukan kuret, harus Evakuasi Jar. Mola sngt berhati-hati krna jar. Dilatasi Kuretase Telah mengeras, dan dpt dgn hisap (suction) terjadi gangguaan dan kuret tajam. pembekuaan darah akibat Pd wanita yg tdk komplikasi kelainan mengharapkan anak koagulasi lg dpt dianjurkan (hipofibrinogenemia) histerktomi.

mAkaCihhh...