Anda di halaman 1dari 28

TRAUMA KAPITIS

Disusun Oleh : Esti Herawati 06310058

Pembimbing : Dr. DAVID I TAMBUN, SP.B

Free Powerpoint Templates

ANATOMI

OTAK

Free Powerpoint Templates

Page 4

Free Powerpoint Templates

Page 5

Definisi

Cedera kepala adalah trauma mekanik terhadap kepala baik secara langsung ataupun tidak langsung yang di sebabkan oleh gaya mekanik ataupun non mekanik yang mengakibatkan luka pada kulit kepala,fraktur tengkorak,robekan selaput otak,kerusakan pembuluh darah baik intra maupun ekstra serebral dan kerusakan jaringan otaknya sendiri sehingga menyebabkan gangguan fungsi neurologis yaitu gangguan fisik,kognitif,fungsi psikososial baik temporer maupun permanen
Free Powerpoint Templates Page 6

Etiologi

Kecelakaan

lalu lintas (KLL) Trauma benda tajam (pisau) Trauma benda tumpul (peluru)

Free Powerpoint Templates

Page 7

Patofisiologi

Otak dapat berfungsi dengan baik bila kebutuhan oksigen dan glukosa dapat terpenuhi. Energi yang dihasilkan di dalam sel-sel saraf hampir seluruhnya melalui proses oksidasi. Otak tidak punya cadangan oksigen, jadi kekurangan aliran darah ke otak walaupun sebentar akan menyebabkan gangguan fungsi. Demikian pula dengan kebutuhan glukosa sebagai bahan bakar metabolisme otak, tidak boleh kurang dari 20 mg%, karena akan menimbulkan koma. Kebutuhan glukosa sebanyak 25% dari seluruh kebutuhan glukosa tubuh, sehingga bila kadar glukosa plasma turun sampai 70% akan terjadi gejala-gejala permulaan disfungsi serebral.

Free Powerpoint Templates

Page 8

Klasifikasi
Berdasarkan mekanismenya cedera kepala di bagi menjadi : Cedera kepala tumpul :biasanya berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas,benda tumpul pada cedera tumpul akselerasi dan deselerasi. Cedera kepala tembus : disebabkan oleh luka tembak atau tusukan Berdasarkan beratnya di bagi menjadi : Nilai GCS 8 didefenisikan sebagai CKB Nilai GCS 9-13,didefenisikan sebagai CKS Nilai GCS 14-14,didefenisikan sebagai CKR
Free Powerpoint Templates Page 10

Berdasarkan morfologinya cedera kepala dikelompokan menjadi : Fraktur tengkorak,fraktur tengkorak dapat terjadi pada atap dan dasar tengkorak.dapat berupa : Fraktur linier Fraktur stelata/fragmentasi Fraktur impresi/kompresi Fraktur basis cranii anterior,media dan superior Lesi intrakranial ; dapat berupa lesi fokal (perdarahan epidural,perdarahan intraserebral).
Free Powerpoint Templates Page 11

Berdasarkan aspek patologi anatomi Komosio serebri atau gegar otak adalah keadaan pingsan tidak lebih dari 10 menit,tidak ada jaringan otak yang rusak tapi hanya kehilangan fungsi otak sesaat.terdapat amnesia retrograde. Kontusio serebri / memar otak Adalah kerusakan jaringan otak dengan defisit neurologis yang timbul setaradengan kerusakan jaringan otak tersebut,pingsan > 10 menit. Laserasi otak Kerusakan otak yang luas dan jaringan otak robek yang umumnya disertai fraktur tengkorak terbuka.
Free Powerpoint Templates Page 12

N o

PERBEDAAN

COMOTIO

CONTUSIO

LASERASI

Gangguan fungsional

Ggn.struktural

Pingsan

< 10 menit

>10 menit

> 10 menit

Amnesia

< 10 menit

>10menit

Defisit neurologis

LP

Tidak berdarah

Berdarah

berdarah

CT-Brain

Normal

Abnormal

Abnormal

EPIDURAL HEMATOM

Free Powerpoint Templates

Page 14

SUBDURAL HEMATOM

Free Powerpoint Templates

Page 15

Simple head injury : adalah cedera cranioserebral tanpa defisit neurologyserta tidak ada penurunan kesadaran dan tidak pingsan. Comosio serebri : atau gegarotak adalah keadaan pingsan <10 menit,tidak di sertai kerusakan jaringan ptak,nyeri kepal,vertigo,mutah dan tampak pucat,amnesia retrograde. Contusio serebri : adalah kerusakan jaringan otak berupa pergeseran otak dan pengembangan gaya kompresi tanpa di serta robeknya piamater.gejala klinis,tergantung lokasi dan ukuran kontusio,dapat berupa : 1.sakit kepala dan muntah 2.pergeseran midline sift 3.penurunan kesadaran 4.pingsan > 10 menit 5.kelumpuhan saraf otak 6.amnesia antegrad atau amnesia post traumatic >24 jam 7.kejang Free Powerpoint Templates Page 16 8.Respiratory distress

Laserasio serebri : terjadi kerusakan jaringan otak di sertaidengan robeknya piamater atau terjadinya diskontinuitas jaringan otak. Hematom epidural: adanya penumpukan darah di antara duramater dan tabula interna,paling sering terletak pada daerah temporal dan frontal.A.meningia media Hematom subdural: perdarahan terjadi diantara duramater dan arachnoidea.gejalanya ialah nyeri kepala yang progresif,ketajaman penglihatan berkurang karena papil edem.bridging vein Perdarahan subarachnoid (PSA); perdarahan terletak antara arachnoid dan piamater,mengisi ruang subarachnoid.gejalanya kaku kuduk,nyeri kepala,bisa di dapati ganggua kesadaran.
Free Powerpoint Templates Page 17

Fraktur basis cranii :dapat terletak di fossa anterior,fossa medial,fossa posterior.


Perbedaa
n LCS Hidung Telinga +

FBA

FBM

FBP

Brill hematom battlesign

+(belakang telinga)

+(belakang kepala)
Page 19

Free Powerpoint Templates

Manajemen cedera kepala

BREATHING

BRAIN

BLADDER

BLOOD

BOWEL

Free Powerpoint Templates

Page 20

PEMERIKSAAN
STATUS LOKALIS KEPALA DADA ABDOMEN EXTREMITAS

ADAKAH,vulnus,excoriasi ,hematom,ktepitasi,per darahan,fraktur

VITAL SIGN

TENSI NADI Free Powerpoint Templates KESADARAN

Page 21

STATUS NEUROLOGIS
KESADARAN

RANGSANGAN MENINGEAL
N.CRANIALIS

REFLEKS FISIOLOGIS
REFLEKS PATOLOGIS

VEGETATIF
FUNGSI LUHUR
Free Powerpoint Templates Page 22

PEMERIKSAAN FISIK

Tingkat kesadaran

Tanda-tanda vital (TD,Nadi,RR,suhu badan,Jenis pernafasan)


Kekuatan fungsi motorik Ukuran pupil dan responsnya terhadap cahaya mata (refleks okulo-sefalik dan vestibuler)
Spontan Terhadap perintah Terhadap nyeri Tidak ada respon 4 3 2 1

Gerakan bola Respon buka mata (E)

Respon verbal (V)

Orientasi baik Konfusio Kata yang tidak tepat Mengeluarkan bunyi Tidak ada respon

5 4 3 2 1

Respon motorik (M)

Mengikuti perintah 6 Melokalisasi rangsangan 5 Menarik ekstremitas yang dirangsang 4 Fleksi terhadap perangsangan nyeri 3 Ekstensi terhadap perangsangan nyeri 2 Free Powerpoint Templates Tidak ada respon 1

Page 23

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Foto polos tengkorak (SCHEDEL) CT-Scan kepala Angiografi serebral PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Free Powerpoint Templates

Page 24

PENATALAKSANAAN

Dexamethason/kalmethason sebagai pengobatan anti edema serebral, dosis sesuai dengan berat ringannya trauma. Therapi hiperventilasi (trauma kepala berat). Untuk mengurangi vasodilatasi. Pemberian analgetika. Pengobatan anti edema dengan larutan hipertonis yaitu manitol 20% atau glukosa 40% atau gliserol 10%. Antibiotika yang mengandung barrier darah otak (penisilin) atau untuk infeksi anaerob diberikan metronidazole

Free Powerpoint Templates

Page 25

Makanan atau cairan. Pada trauma ringan bila muntah-muntah tidak dapat diberikan apa-apa, hanya cairan infus dextrosa 5%, aminofusin, aminofel (18 jam pertama dari terjadinya kecelakaan), 2-3 hari kemudian diberikan makanan lunak. Pembedahan Pada trauma berat, hari-hari pertama (2-3 hari), tidak terlalu banyak cairan. Dekstrosa 5% 8 jam pertama, ringer dekstrose 8 jam kedua dan dekstrosa 5% 8 jam ketiga. Pada hari selanjutnya bila kesadaran rendah, makanan diberikan melalui nasogastric tube (2500-3000 TKTP). Pemberian protein tergantung nilai urea
Free Powerpoint Templates Page 26

KOMPLIKASI

INFEKSI KEJANG EDEMA ASPIRASI DIABETES INSIPIDUS

Free Powerpoint Templates

Page 27

PROGNOSA
CKB

85 % CKS 5-10 % LESERASI 40-50 %

Free Powerpoint Templates

Page 28