Anda di halaman 1dari 30

GOLONGAN SENYAWA KIMIA TUMBUHAN :

Senyawa Senyawa Senyawa Senyawa Senyawa Senyawa Senyawa

Fenol Terpenoid Asam Organik Lipid Nitrogen Karbohidrat Makromolekul

Metode Analisis Tumbuhan

Metode Ekstraksi dan Isolasi


Metode Pemisahan Metode Identifikasi Analisa Hasil

SENYAWA FENOL
Mempunyai cincin aromatik dan mengandung satu atau dua gugus hidroksil. A.

Senyawa Fenol dan Asam Fenolat Senyawa asam fenolat ada hubungan dg lignin terikat sebagai ester. Berbagai khasiat : antipyretik, antiinflamasi, diuretik, antibiotik. Contoh : Asam p-hidroksibenzoat, asam protokatekuat, asam vanilat, asam galat, asam siringat, asam salisilat, Senyawa Fenil Propanoid Mempunyai cincin aromatik dg rantai samping terdiri atas tiga atom karbon. Fenilpropena mempengaruhi bau dan cita rasa atsiri. Contoh : asam hidroksisinamat (asam ferulat, asam sinapat, asam kafeat, asam p-kumarat, hidroksikumarin, fenilpropena, lignan. Senyawa Pigmen Flavonoid Senyawa larut dalam air terikat pada gula sebagai glikosida. Contoh : Antosianin, Flavonol, Flavon, Glikoflavon, Biflavonil, Khalkon dan auron, Flavanon, isoflavon.

B.

C.

D.

Senyawa Antosianin Merupakan pewarna penting dalam daun, bunga, buah tanaman tinggi : warna merah, ungu, biru. Senyawa aromatik tunggal turunan sianidin. Contoh : Pelargonidin 3-glukosida, Sianidin 3-ramnosilglukosida, Peonidin 3,5-diglukosida. Senyawa Flavanol & Flavon Flavanol sering terdapat sebagai glikosida dg aglikon : kaemferol, kuersetin (kuersetin-3-rutinosida yg disebut Rutin), mirisetin. Contoh Flavon : Apigenin & Luteolon.

E.

F.

Senyawa Flavonoid minor, Xanton, Stilbena. Flavonoid minor: Khalkon, auron, flavonon, dihidrokolkon, isoflavon, Disebut flavonoid minor karena penyebarannya terbatas.

Contoh : Khalkon --- lutein. Auron --- aureusidin. Isoflavon --- Daidzein , Genistein. Flavanon --- Naringin Dihidrokhalkon --- Floridin Xanthon --- Mangiferin
G.

Senyawa Tanin Mampu mengubah kulit hewan mentah menjadi kulit siap pakai. (dapat menyambung silang protein). Jenis Tanin : a. Tanin terkondensasi ( Flavolan ) b. Tanin terhidrolisa ( Galotanin )

H.

Pigmen Kuinon. Senyawa berwarna mempunyai kromofor dasar benzokuinon. Warna pigmen kuinon : kuning pucat sampai hitam. Ada 4 kelompok : Benzokuinon, Naftokuinon, Antrakuinon, Kuinon isoprenoid.

SENYAWA TERPENOID
1. 2. 3. 4. 5.

Minyak Atsiri Senyawa Diterpena ( C20 ) Senyawa Triterpenoid ( C30 ) Senyawa Sterol ( C30 ) Pigmen Karotenoid ( C40 )

GOLONGAN UTAMA TERPENOID


Jumlah Jumlah Satuan Isoprena Karbon Golongan Contoh

1 2 3 4 6
8 70

C5 C10 C15 C20 C30


C40 C70

Isoprena Monoterpenoid Seskuiterpenoid Diterpenoid Triterpenoid


Tetraterpenoid Poliisoprena

Mentol, Lakton. Absisin Giberelin Sitosterol, saponin, glikosida jantung. Karotenoid Karet

Umumnya larut dalam lemak, minyak atsiri terdapat di dlm sel kelenjar khusus. Karotenoid berhubungan dg kloroplast daun atau kromoplast bunga.

1.

Minyak atsiri Dibagi menjadi : Monoterpena dan Seskuiterpena Monoterpena : asiklik ( geraniol ) ; Monosiklik ( limonena ) bisiklik ( a-pinena ) Seskuiterpena : asiklik ( farnesol ) ; Monosiklik ( bisabolena ) bisiklik ( b-selimena ) Contoh : Adas manis ----- anethol , anisaldehide. Mungsi ----- Karvon Ketumbar ----- Linalool Jintan ----- Kuminaldehide Peterseli ----- Apiol , miristisin

2.

Diterpenoid & Giberelin Ada tiga kelas Diterpenoid : - Diterpena Damar - Diterpena Racun - Giberelin Contoh : Diterpena Damar --- asam abietat, asam agatat. Diterpena Racun --- grayanotoksin Giberelin --- asam giberelat

3.

Triterpenoid & Steroid Struktur kimianya : alkohol, aldehide, asam karboksilat. Ada 4 golongan : triterpena, steroid, saponin, glikosida jantung.

Contoh : Triterpen --- Sterol --- Saponin --- Glikosida jantung ---
4.

limonin, amirin. sitosterol, kampesterol, stigmasterol lekogenin, diosgenin, yamogenin digitalis, nerium, oleandrin.

Senyawa Karotenoid Pigmen yg larut dalam lipid. Karotenoid umum turunan likopena kenal sebagai Xantofil. Contoh : Karotenoid ---

di-

Xantofil kapsantin.

---

a-karotena, b-karotena, y-karotena, likopena. lutein, Zeaxanthin, violaxantin,

SENYAWA ASAM ORGANIK DAN LIPID A.

Asam Tumbuhan Asam Lemak & Lipid Alkana dan hidrokarbon sejenis Poliasetilena Senyawa Belerang

Asam Tumbuhan Ada 2 golongan : Asam daur trikarboksilat , Asam Lain - Asam daur trikarboksilat : Asam Sitrat ( jeruk ) Asam Malat ( anggur , apel , Ceri )

- Asam Lain : Format Acetat Oksalat Tartrat Askorbat

( bulu sengat urticaria ) ( atsiri tumbuhan ) ( daun bayam ) ( anggur ) ( sebagai Vit C )

Monokarboksilat : asam formiat , asam acetat Dikarboksilat : asam malonat, asam suksinat Trikarboksilat : asam sitrat
B.

Asam Lemak dan Lipid Asam lemak terdapat dalam bentuk terikat ester, gliserol, lemak. Lemak terdapat dalam biji atau buah, untuk cadangan energi. Contoh : m. Zaitun (asam oleat) m. Biji linum (asam linoleat) m. Kacang tanah ( asam oleat, asam palmitat)

C.

Alkana dan Hidrokarbon sejenis

Merupakan hidrokarbon jenuh rantai panjang C27 C31.


Contoh : n-nanokosana (C29H60) ; n-hentriakontana (C31H64) serilalkohol CH3-(CH2)24-CH2OH terdapat pada lilin kutikula.
D.

Poliasetilena

Hidrokarbon dg satu gugus asetilena dan gugus fungsi tambahan alkohol, keton, ester, asam, seny.aromatik, furan.
Fungsinya sebagai racun tumbuhan.

SENYAWA NITROGEN 1.

Asam Amino Amina Alkaloid Glikosida Sianogenik Indol Purina, Pirimidina, Sitokinin Klorofil

Asam Amino Ada dua golongan : asam amino protein dan bukan protein Asam amino protein berjumlah 20, yg terbanyak adl asam glutamat, asam aspartat, glutamine dan asparagina. Yang paling sedikit : histidina , triptopan , sisteina , metionina. Asam amino bukan protein : asam y amino butirat.

2.

Amina Ada tiga golongan : mono amina alifatik, poliamina alifatik , amina aromatik. mono amina mudah menguap , bau busuk (ikan) diamina dan poliamina tak mudah menguap ,bau busuk. Contoh : poliamina aromatik

putresina, agmatina, spermilina meskalina

3.

Alkaloid Bersifat basa, mengandung satu atau lebih atom N, digunakan dalam pengobatan. Contoh : Tanaman Atropa belladonae L. Hyoscyamus niger L. Cinchona succirubra P. Cephaelis ipecacuanha Papaver somniferum L.

Kandungan alkaloid L-hioscyamina, l-scopolamina, Atropina L-hioscyamina , scopolamina. Kuinina, kuinidina, sinkonina, Sinkonidina Emetina, safaelina Morfin, codein, thebain, Papaverin, Noskapin

4.

Glikosida Sianogenik Menghasilkan gas racun HCN Contoh : Linamarin , Lotaustralin , amigdalin , prunasin . Indol Contoh : asam indol 3-asetat (auksin) Purin , Pirimidina , Sitokinin Ada 4 bagian Purin / Pirimidina : Basa asam nukleat : purina, pirimidina, adeina, guanina. Basa mirip basa asam nukleat : 5-metilsitosinina, visina. Basa purina termetilasi : teobromina, kafeina. Basa purine : sitokinin (kinetin, zeatin)

5.

6.

7.

Klorofil Katalisator fotosintetis, sebagai pigmen hijau. Mengandung satu inti porfirin, satu atom Mg dan satu rantai samping hidrokarbon panjang. Ada 5 macam klorofil .

GULA DAN TURUNANNYA Fungsi Utama : penyimpanan energi (pati), pengangkut (sukrosa) pembangunan dasar dinding sel (selulosa) Ada tiga golongan Gula : Monosakarida Oligosakarida Polisakarida

A.

Monosakarida Gula bebas utama dlm tumbuh-2an : Glukosa, fruktosa, xilosa, ramnosa, galaktosa.

Ada 5 macam gula yg sering terdapat sebagai komponen glikosida dan polisakarida : Heksosa, glukosa, galaktosa, manosa, pentosa, xilosa, arabinosa. Metilpantosan, ramnosa.
B.

Oligosakarida Mengandung dua sampai lima satuan monosakarida : Sukrosa dua monosakarida Maltosa dua monosakarida Verbaskosa lima monosakarida

C.

Alkohol Gula dan Siklitol Contoh : Gliserol , manitol, sorbitol , dulcitol. Yang paling dikenal adalah Gliserol. Fungsi utama : penyimpanan energi , mengendalikan osmose. Gliserol berfungsi sebagai bahan bangunan

dasar lipid tumbuhan.

MAKROMOLEKUL Mempunyai BM tinggi : 10.000 1.000.000, terdiri atas rantai panjang satuan struktur kecil Contoh : Protein Polisakarida Asam nukleat Fungsi : DNA & RNA Protein Polisakarida Lignin

rantai panjang asam amino rantai panjang gula sederhana struktur lebih rumit

genetik katalisator reaksi enzim penyimpan energi membentuk batang pohon

A.

Asam Nukleat

DNA

: 2 basa pirimidina 2 basa purina


: 2 basa pirimidina 2 basa purina

Sitonina & timina Adenina & guanina


Sitonina & Uracil Adenina & guanina

RNA

B.

Protein Penggolongan protein tumbuhan atas dasar : kelarutan BM peranannya Perbedaan dengan protein hewan : kandungan asam amino belerang rendah ada as.amino lain selain yg 20 merusak sistem mamalia

C.

Polisakarida Yang paling dikenal adalah selulosa dan pati, merupakan polimer gula tunggal ( glukosa ). Contoh : Selulosa Lignin Pati : Amilosa Amilopektin Penggolongan berdasarkan kelarutan : Larut dalam air pati, inulin, pektin, gom, mucilago. Tak larut dalam air selulosa, hemiselulosa.

serat pada dinding sel serat pada dinding sel keduanya mengkokohkan tumbuhan.

SAPONIN
Saponin adalah suatu glikosida yang mungkin ada pada banyak macam tanaman. Sifat-sifat Saponin adalah: 1)Mempunyai rasa pahit 2)Dalam larutan air membentuk busa yang stabil 3)Menghemolisa eritrosit 4)Merupakan racun kuat untuk ikan dan amfibi 5)Membentuk persenyawaan dengan kolesterol dan hidroksisteroid lainnya 6)Sulit untuk dimurnikan dan diidentifikasi 7)Berat molekul relatif tinggi, dan analisis hanya menghasilkan formula empiris yang mendekati.

Berdasarkan atas sifat kimiawinya, saponin dapat dibagi dalam dua kelompok: 1)Steroids dengan 27 C atom. 2)Triterpenoids, dengan 30 C atom. Macam-macam saponin berbeda sekali komposisi kimiawinya, yaitu berbeda pada aglikon (sapogenin) dan juga karbohidratnya, sehingga tumbuh-tumbuhan tertentu dapat mempunyai macam-macam saponin yang berlainan, seperti: Quillage saponin : campuran dari 3 atau 4 saponin Alfalfa saponin : campuran dari paling sedikit 5 saponin Soy bean saponin : terdiri dari 5 fraksi yang berbeda dalam sapogenin, atau karbohidratnya, atau dalam kedua-duanya.

HEALTH BENEFITS OF SAPONINS

SAPONINS INHIBITS GROWTH OF CANCER CELLS


SAPONINS AS CHOLESTEROL LOWERING AGENT SAPONINS AS AN IMMUNE BOOST SAPONINS AS A NATURAL ANTIBIOTIC SAPONINS BOOST ENERGY.

CLASSIFICATION OF GLYCOSIDES

SAPONIN GLYCOSIDES Saponins on hydrolysis yield an aglycone known as "sapogenin".

The so-called NEUTRAL saponins are derivatives of STEROIDS with spiroketal side chains. The ACID saponins possess triterpenoid structures.