Anda di halaman 1dari 5

Kolik Renal

Definisi - Kolik adalah sifat nyeri yang hilang timbul (intermittent) dan bergelombang, kecuali pada kolik renal (konstan) - Kolik renal adalah nyeri yang disebabkan oleh obstruksi akut di ginjal, pelvis renal atau ureter oleh batu Epidemiologi (data RS seluruh Indonesia tahun 2005) 37.636 kasus baru jumlah kunjungan sebesar 58.959 orang jumlah pasien yang dirawat adalah sebesar 19.018 orang jumlah kematian adalah sebesar 378 orang

Kolik Renal
Ciri ciri kolik renal - Nyeri dirasakan di flank area yaitu daerah sudut kostovertebra kemudian dapat menjalar ke dinding depan abdomen, ke regio inguinal, hingga ke daerah kemaluan - Nyeri muncul tiba-tiba dan bisa sangat berat sehingga digambarkan sebagai nyeri terberat yang dirasakan manusia seumur hidup - Sering disertai mual dan muntah, hematuria, dan demam, bila disertai infeksi

Kolik Renal
Penyebab kolik renal Faktor yang menyebabkan terjadinya kolik renal adalah batu ginjal (nephrolithiasis). Batu ginjal umumnya tanpa gejala kecuali batu tersebut sudah berada di kaliks, pelvis renal, atau ureter. Peregangan, hiperperitalsis, spasme otot polos pada sistem pelviokalises ginjal dan ureter adalah usaha untuk mengatasi obstruksi yang menimbulkan rasa nyeri (kolik) Pembentukan batu ginjal diduga berhubungan dengan gangguan aliran urin, gangguan metabolik, infeksi saluran kemih, dehidrasi dan keadaan-keadaan lain yang belum terungkap (idiopatik).

Faktor yang mempengaruhi terbentuknya batu ginjal dan timbulnya Kolik Renal
Faktor biologi Faktor genetik (misalnya hiperkalsiuria dan hiperoksaluria primer) memegang peranan sebesar 25% Faktor keturunan (terdapatnya riwayat batu ginjal pada keluarga meningkatkan risiko seseorang terkena batu ginjal sebesar dua kali lipat) Faktor lingkungan Iklim (insiden batu ginjal lebih tinggi pada temperatur lingkungan yang lebih tinggi/musim panas) Faktor perilaku Diet tinggi protein, purin, kalsium dan garam Diet rendah sitrat Kebiasaan minum soft drink/soda (tinggi oksalat) Obesitas Faktor pelayanan kesehatan Minimnya pengetahuan petugas kesehatan dalam diagnosis dan terapi Kurangnya sarana penunjang diagnostik Tidak adanya program yang ade kuat dalam proses skrining awal penyakit

Kurangnya asupan air.

Faktor yang mempengaruhi terbentuknya batu ginjal dan timbulnya Kolik Renal
Faktor biologi Faktor lingkungan Faktor perilaku Faktor pelayanan kesehatan

Usia (puncak usia onset adalah 20-40 tahun)

Letak geografis (beberapa daerah yang menunjukkan insiden batu saluran Jenis kelamin (risiko kemih yang lebih menderita batu tinggi dibandingkan ginjal pada pria daerah lain disebut sekitar 10% dengan daerah stonebelt rasio pria-wanita 3:1) (sabuk batu) dan Indonesia termasuk Ras (insiden batu dalam daerah sabuk ginjal lebih tinggi batu tersebut. pada orang kulit putih dibandingkan dengan orang kulit hitam)

Pekerjaan yang lebih banyak duduk


Kurang aktifitas dan olahraga. Perilaku sering menahan BAK Penggunaan obat antasida dan diuretika golongan thiazide jangka panjang