Anda di halaman 1dari 26

Teori Kubelka-Munk

Sebuah model yang banyak digunakan untuk menginterpretasikan data reflektansi adalah versi dari pantulan difusi (Kubelka and Munk, 1931 memungkinkan perhitungan reflektansi dari lapisan dari yang dipantulkan dan di serap Kombinasi antara sinar yang di absorpsi dan sinar yang terscatering

Model Kubelka-Munk menggunakan hamburan efektif K sebagai koefisien S dan penyerapan yang efektif sebagai koefisien K untuk menggambarkan sifat optik lapisan. Efektif Koefisien hamburan berkaitan dengan hamburan biasa sebagai Koefisien s dengan persamaan :

di mana nilai diperoleh dari rasio energi yang dihamburkan oleh partikel dengan energi yang tersebar secara total. Untuk hamburan Rayleigh, = , sedangkan untuk hamburan Mie, ,< <1. Koefisien absorpsi yang efektif disebut dengan k dan K merupakan nilai Kubelka-Munk

Difuse Reflactan dalam hal ini merupakan koefisien refleksi dari antarmuka yang berbeda, ketebalan lapisan, dan hamburan dan penyerapan dihubungkan dengan persamaan :

Dimana :

*h adalah ketebalan lapisan

R untuk menunjukkan reflektansi, dan r untuk menunjukkan koefisien refleksi.

rfcc dan rfcd Merupakan koefisien untuk pantulan cahaya dari lapisan antar permukaan dengan udara , sedangkan cahaya yanga di difuse kan adalah rbdd dan rsdd dimana merupakan kefisien difusi dari bagian depan permukaan dan belakan permukaan :

Distribusi kedalaman daya yang diserap, dinormalisasi ke input fluks cahaya

Dimana z adalah jarakdari lapisan permukaan, maka fluks foton yang di serap per satuan jarak (photon m-3 s-1) adalah

Dan total fluks foton yang terserap pada kedalaman d adalah

Diffuse Reflactan Spectroscopy

- Diffuse Reflactan Spectroscopy adalah alat yang sangat baik untuk sampel bubuk atau

bahan kristal di pertengahan IR dan NIR rentang spektra


-Memiliki teknik pengambilan sampel yang sangat baik karena menghilangkan proses memakan waktu menekan pelet untuk pengukuran transmisi -Diffuse Reflactan Spectrocopy digunakan karena kecenderungan sampel yang tidak hnya

mentransmisikan sinar tetapi juga mereflaktakan sinar


-Biasanya untuk sampel yang padat ataupun koloid karena memiliki nilai hamburan (scattering) yang besar

DIFFUSE SPECTROSCOPY REFLECTANCE


Diffuse reflectance merupakan instrument yang tepat untuk pengukuran sampel padatan, powder atau pun kristal yang berada pada wilayah panjang gelombang Uv-Vis, mid-IR dan NIR.

- Salah satu kelebihan dari DRS adalah dapat memberikan informasi mengenai
langsung komposisi kimia di bagian permukaan sampel yang di peroleh dari transisi logam

PRINSIP DASAR
Reflection Technic

PRINSIP DASAR

Ukuran partikel Indeks reaktive Homogenitas

Packing

SPECULAR & DIFFUSE REFLECTION

Specular
- mirror-type reflection

Diffuse
multiple reflections at surfaces of small

- mirror reflection
- surface reflection

Particles

reflecting power called


reflectivity

reflecting power called reflectance

Assumptions - incident light diffuse - isotropic distribution (Lambert cosine law valid) , i.e. no regular reflection - particles randomly distributed - particles much smaller than thickness of layer

The Schuster-Kubelka-Munk approximation: the incident and remitted

light fluxes are approximated by two opposite fluxes I and J, perpendicular


to the surface of the infinitely thick sample layer.

mostly we measure , relative to a standard depends on wavelength F

not the absolute reflectance

but the reflectance

corresponds to extinction in transmission spectroscopy in case of a dilute species is proportional to the concentration of the species (similar to the Lambert-Beer law):

PRINSIP DASAR

MEASUREMENT
1. The Harrick Praying Mantis Reaction Chamber

quartz windows (high pressure version available) up to 873 K powder bed rest on stainless steel grid: flow through bed low dead volume

THE HARRICK PRAYING MANTIS

MEASUREMENT
2. Fiber Optics

- light conducted through total reflectance - 6 around 1 configuration: illumination through 6 (45), signal through 1 avoids collection of specularly reflected light - fibers need to be coupled into spectrometer beam

Reflectance Spectroscopy

Sumber sinar pada DRS adalah lampu H2 dan D2 untuk proses iridasi

Uv (160-375 nm), dan lampu tungsen untuk mengukur pada regional


Vis-NIR (350-2500 nm) sedangkan sinar yang tereflaktan di deteksi menggunakan photo-multiplier tube pada region Uv-Vis (200-800 nm) dan PbS detektor untuk wilayah NIR (750-3000, atau sekarang ada juga photodiode arrays (PDA) dan charge coupled device (CCD) yang bekerja pada 200-11000 nm

UV-VIS-NIR SPEKTROPHOTOMETER

ADVANTAGES
-Preparasi sampel tidak dibutuhkan sehingga menurangi

waktu analisis.
- Mengurangi reagent dan waste

ADVANTAGES

Pilihan yang baik dalam menganilisis sampel yang berbentuk padatan

Spektra bisa di peroleh tanpa dilakukan preparasi

merusak sampel

Memungkinkan untuk memindahkan sampel yang bagian mana yang akan diukur sesuai dengan kebutuhan user

DISADVANTAGES

Overlapping bands (combination), tidak mudah untuk di

interpretasikan

Perbedaan spektra sering terjadi. Tidak di gunakan dalam trace level analisis