Anda di halaman 1dari 11

10.

Pengembangan Mikroemulsi untuk Terapi Mata


Aplikasi penerapan Mikroemulsi memiliki kemudahan yang sama dengan Larutan tetes mata. Dengan keuntungan sebagai berikut: a. Frekuensi pemakaian yang tidak lama b. Daya retensi yang ditingkatkan c. Daya kerja obat yang diperpanjang

11. Patent Mikroemulsi yang terbaru untuk terapi Mata

Penjelasan Tabel 6
Sergio et al., mengembangkan Mikroemulsi air/minyak yang dienkapsulasi untuk obat yang tidak larut air. Obat yang digunakan adalah Steroid, Prostatglandin, NSAID, antioksidan dan Pegaptanib. Mikroemulsi sebagai pembawa yang stabil selama periode 6 bulan, memiliki ukuran partikel 15 nm dan tidak ada tanda ketidakstabilan atau terpisahnya 2 fase tersebut

cont
Gobel european patent, mengembangkan mikroemulsi (ME) minyak /air digunakan untuk menghantarkan agen immunosupresan yakni Tacrolimus. Tacrolimus ME diketahu dapat menembus baik pada lapisan Stratum corneum dan mencapai Dermis tempat dimana Limfosit berada. Pengembangan dari obat ini diketahui bebas dari iritasi dan ratarata ukuran partikel 5-100 nm

cont
Carli et al., mengembangkan Mikroemulsi minyak/air Prostaglandin yang diformulasikan dengan 2 nonionik surfaktan dan satu komponen minyak yang memiliki ukuran partikel lebih dari 700 nm dan zeta potensial +2 sampai -2 yang disebabkan oleh penggunaan surfaktan nonionik ( tween 80 ) sebagai agen pengemulsi. Formulasi mereka diklaim bebas dari iritasi setelah diujikan pada mata Kelinci. Mikroemulsi stabil selama 12 bulan

12. Kesimpulan
1. Teknik mikroemulsi yang diaplikasikan pada pemberian topikal di mata sangat menjanjikan. Hal ini dikarenakan konsitensi bentuk tetesannya, jarak ukuran dropletnya nano dan sifat fase transisinya 2. Mikroemulsi menciptakan sistem yang efektif dalam menghantarkan obat yang larut air dan tidak larut air ke jaringan mata tanpa mengurangi kenyamanan pasien. Bagi Ahli Mata, teknik ini memudahkan untuk pengaturan dosis dan frekuensi pemakaian

cont
3. Oleh karena sifat transisinya menyebabkan ME dapat membentuk efek depot secara in situ di lapisan pre-kornea mata, sehingga dapat menciptakan retensi yang baik dan pelepasan obat yang sulit berikatan diperlama 4. Sistem ME sebagai penghantar obat untuk mata memberikan kestabilan fisika yang baik, mudah untuk dikarakteristik, preparasi yang simpel dan murah untuk diproduksi dalam skala besar

cont
5. Review ini memberikan info bahwa ME dapat memberikan sistem penghantaran obat pada mata yang efisien, dikarenakan mampu menghindari barrier/penghalang anatomis dan fisiologis di mata. Sehingga dapat menggantikan metode konvensional seperti salep mata, tetes mata dan lainnya

cont
6. ME diharapkan dapat menghantarkan obat di bagian anterior dan posterior mata, di saat yang sama aman dalam digunakan dan mudah diproduksi 7. Metode validasi pelepasan obat di jaringan mata yang terbaru,disertai dengan perkembangan obat dan teknologi penghantarannya di masa depan. Hal ini memegang peranan di masa depan dalam perkembangan teknik Mikroemulsi ini.