Anda di halaman 1dari 27

PETUNJUK TEKNIS LIGA DESA INDONESIA 2014 TINGKAT KECAMATAN

PETUNJUK

PERSIAPAN
SETELAH TERBENTUKNYA KEPENGURUSAN BASRI PROVINSI, KABUPATEN/KOTA DAN KECAMATAN, MAKA PEMBENTUKAN PANITIA PELAKSANA PERTANDINGAN TINGKAT KECAMATAN MERUPAKAN PEKERJAAN PRIORITAS BERIKUTNYA YANG UTAMA. PUBLIKASI DAN PROMOSI. PENDAFTARAN DI TINGKAT KECAMATAN.
2

PERSIAPAN
DOKUMEN YANG HARUS DIPERSIAPKAN. PELATIHAN SDM ANGGOTA PANITIA PELAKSANA PERTANDINGAN. PELATIHAN SDM OFISIAL PERTANDINGAN. PERTEMUAN MANAJER DISETIAP KECAMATAN. UNDIAN JADUAL PERTANDINGAN SKRINING. PERTEMUAN TEKNIK.
3

SETELAH TERBENTUKNYA KEPANITIAN


MENGINGAT SISTEM PERTANDINGAN DI TINGKAT KECAMATAN YANG AKAN DILAKUKAN ADALAH KOMPETISI PENUH, MAKA PERLU DILAKUKAN PELATIHAN SDM DAN SIMULASI KEGIATAN KEPADA PARA ANGGOTA PANITIA PELAKSANA PERTANDINGAN. DENGAN TUJUAN SUPAYA PARA ANGGOTA PANPEL DI TINGKAT KECAMATAN AGAR BISA MENANGANI DENGAN BAIK PELAKSANAAN PERTANDINGAN, AGAR DAPAT BERJALAN DENGAN BAIK, AMAN, TERTIB DAN LANCAR.
4

PUBLIKASI DAN PROMOSI


AGAR MASYARAKAT LUAS MENGETAHUI AKAN DILAKSANAKANNYA LIGA DESA INDONESIA TAHUN 2014. PUBLIKASI DALAM BENTUK POSTER, SPANDUK ATAU LAINNYA BISA DIBUAT SECARA SEDERHANA OLEH PANPEL DI KECAMATAN MASING-MASING. PROMOSI DAPAT DILAKUKAN KERJASAMA DENGAN PIHAK KETIGA ATAU MITRA PANPEL SETEMPAT.
5

PENDAFTARAN DI TINGKAT KECAMATAN


DI SETIAP PANPEL KECAMATAN SETEMPAT. MENYIAPKAN PETUGAS PENERIMA PENDAFTARAN. MENGGUNAKAN FORMULIR PENDAFTARAN. MENYIAPKAN INFORMASI TENTANG PELAKSANAAN LIDI 2014 DENGAN MERUJUK KEPADA BUKU PANDUAN LIGA DESA INDONESIA TAHUN 2014 DAN PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN (PKP) LIDI TAHUN 2014.
6

DOKUMEN YANG DIPERSIAPKAN


FORMULIR PENDAFTARAN. PERSYARATAN PENDAFTARAN. INFORMASI TENTANG PENYELENGGARAAN LIDI 2014. BAGI YANG TELAH MENDAFTARKAN DIRI BISA DIBERIKAN PKP LIDI 2014 KEPADA YANG BERSANGKUTAN.

PELATIHAN SDM ANGGOTA PANPEL


MEMPELAJARI BUKU PANDUAN LIGA DESA INDONESIA TAHUN 2014. MEMPELAJARI PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN (PKP) LIGA DESA INDONESIA TAHUN 2014. SIMULASI DALAM RUANGAN, PERTEMUAN MANAJER, UNDIAN JADUAL PERTANDINGAN, SKRINING, PERTEMUAN TEKNIK, SIDANG PANITIA DISIPLIN, MEMBUAT KLASEMEN, MEMBUAT AKREDITASI DLL. SIMULASI LUAR RUANGAN, SEREMONI SEBELUM PERTANDINGAN.

PELATIHAN SDM OFISIAL PERTANDINGAN


BAGI WASIT, INSPEKTUR WASIT (IW) DAN PENGAWAS PERTANDINGAN (PP), SEKURANGNYA BERKUALIFIKASI C-III BAGI WASIT DAN BERKUALIFIKASI PENGCAB PSSI BAGI IW DAN PP. PENDALAMAN PERATURAN PERMAINAN (LAW OF THE GAME) DAN PKP LIDI 2014. KHUSUS PP DITAMBAH PENDALAMAN BUKU PANDUAN LIGA DESA INDONESIA TAHUN 2014.
9

PERTEMUAN MANAJER
PERTEMUAN MANAJER DILAKUKAN SETELAH PENUTUPAN MASA PENDAFTARAN PESERTA SEKURANGNYA SEMINGGU SEBELUM PERTANDINGAN. PERTEMUAN MANAJER DILAKUKAN DENGAN TUJUAN UNTUK MENGUMUMKAN SECARA RESMI NAMA DAN JUMLAH PESERTA. KEMUDIAN UNTUK MENYAMAKAN PEMAHAMAN TENTANG PELAKSANAAN LIDI 2014, YAITU UNTUK MENJARING PEMAIN BERPOTENSI YANG MASIH TERSEMBUNYI DI DESA-DESA, MEMBAHAS PKP LIDI 2014, SERTA PENJELASAN TENTANG SKRINING DAN MELAKUKAN UNDIAN JADUAL PERTANDINGAN.
10

UNDIAN JADUAL PERTANDINGAN


UNDIAN JADUAL PERTANDINGAN DILAKUKAN BERSAMAAN DENGAN PERTEMUAN MANAJER. UNDIAN JADUAL PERTANDINGAN DIPIMPIN OLEH PENGAWAS PERTANDINGAN ATAU OLEH KOMISI PERTANDINGAN PANPEL. UNDIAN DAPAT DILAKUKAN DENGAN CARA 2 TAHAP, YAITU TAHAP PERTAMA MENGAMBIL UNDIAN UNTUK MENGAMBIL NOMOR URUT PENGAMBILAN UNDIAN, DIPANGGIL BERDASARKAN URUTAN ABSENSI, TAHAP KEDUA UNTUK MENGAMBIL NOMOR URUT JADUAL PERTANDINGAN.
11

SKRINING
SKRINING BISA DILAKUKAN 1-2 HARI SEBELUM PERTANDINGAN. PANPEL TERLEBIH DAHULU MEMBENTUK TIM SKRINING, BERANGGOTAKAN SEKURANGNYA 5 ORANG, UNTUK MEMERIKSA DOKUMEN SEPERTI KTP, STTB DAN FISIK YANG BERSANGKUTAN. MELAPORKAN HASILNYA DALAM BENTUK BERITA ACARA KEPADA PENGAWAS PERTANDINGAN UNTUK DISAHKAN DALAM PERTEMUAN TEKNIK.
12

PERTEMUAN TEKNIK
PERTEMUAN TEKNIK DILAKSANAKAN SEHARI SEBELUM PERTANDINGAN. DIPIMPIN OLEH PENGAWAS PERTANDINGAN, DENGAN AGENDA PERTEMUAN TEKNIK YANG DISUSUNNYA. DIHADIRI OLEH MANAJER, PELATIH DAN KAPTEN KESEBELASAN PESERTA, SERTA DIHADIRI OLEH JAJARAN PANPEL TERMASUK KEAMANAN DAN KESEHATAN. KEPUTUSAN-KEPUTUSAN DAN KESEPAKATANKESEPAKATAN DALAM PERTEMUAN TEKNIK DITUANGKAN DALAM BENTUK BERITA ACARA YANG DITANDATANGANI OLEH PP, MANAJER KESEBELASAN PESERTA DAN PANPEL.

13

RANCANGAN JADUAL PERTANDINGAN INISIAL ANGKA = INISIAL HURUF


1-2 3-4 5-6 7-8 9-10 11-12 5-1 6-2 7-11 8-12 9-3 10-4 1-6 2-5 11-8 12-7 3-10 4-9 9-1 10-2 5-11 6-12 7-3 8-4 1-10 2-9 11-6 12-5 3-8 4-7 9-5 10-6 3-11 4-12 7-1 8-2 5-10 6-9 11-4 12-3 1-8 2-7 9-7 10-8 11-1 12-2 3-5 4-6 7-10 8-9 1-12 2-11 5-4 6-3 7-5 8-6 3-1 4-2 9-11 10-12 5-8 6-7 1-4 2-3 11-10 12-9 1 =A 2 =B 3 =C 4 =D 5 =E 6 =F 7 =G 8 =H 9 =I 10 = J 11 = K 12 = L

14

KETENTUAN BILA DIIKUTI 12 PESERTA


SEHARI 2 KALI PERTANDINGAN, SETIAP SETELAH MENYELESAIKAN 6 PERTANDINGAN (3 HARI PERTANDINGAN), SEBAIKNYA DIBERI WAKTU ISTIRAHAT SEHARI, UNTUK PERAWATAN LAPANGAN. JUMLAH PERTANDINGAN PUTARAN SATU = 66 PERTANDINGAN, SESUAI NOMOR PERTANDINGAN (NP) 1 S/D 66, PUTARAN DUA, NOMOR PERTANDINGAN (NP) 67 S/D NP. 132, RANCANGAN JADUAL PERTANDINGAN TINGGAL DIBALIK, MISAL 1-2 MENJADI 2-1, 3-4 MENJADI 4-3, 5-6 MENJADI 6-5 DST, JUMLAH PERTANDINGAN PUTARAN DUA = 66 PERTANDINGAN, JUMLAH KESELURUHAN PERTANDINGAN = 132 PERTANDINGAN. RANCANGAN JADUAL PERTANDINGAN DALAM BENTUK NOMOR SEPERTI TERSEBUT DIATAS DIGANTIKAN DENGAN NAMA KLUB DESA SESUAI NOMOR UNDIAN YANG DIDAPAT OLEH KLUB YANG BERSANGKUTAN SAAT UNDIAN JADUAL PERTANDINGAN DILAKUKAN. KLUB TUAN RUMAH PENYELENGGARA PERTANDINGAN OTOMATIS DIBERI NOMOR 1, BOLEH DITETAPKAN PADA JADUAL PERTANDINGAN PERTAMA DAN PERTANDINGAN TERAKHIR. BILA DIIKUTI 10 PESERTA, JADUAL PERTANDINGAN MENYESUAIKAN. BILA DIIKUTI 8 PESERTA, JADUAL PERTANDINGAN MENYESUAIKAN. BILA DIIKUTI 6 PESERTA, JADUAL PERTANDINGAN MENYESUAIKAN. BILA DIIKUTI 5 PESERTA, JADUAL PERTANDINGAN MENYESUAIKAN.
15

CONTOH JADUAL PERTANDINGAN APLIKASI INISIAL HURUF


PUTARAN SATU HARI PERTAMA : NP.1 KLUB DESA AAA LWN KLUB DESA BBB NP.2 KLUB DESA CCC LWN KLUB DESA DDD HARI KEDUA : NP.3 KLUB DESA EEE LWN KLUB DESA FFF NP.4 KLUB DESA GGG LWN KLUB DESA HHH HARI KETIGA : NP.5 KLUB DESA III LWN KLUB DESA JJJ NP.6 KLUB DESA KKK LWN KLUB DESA LLL
16

CONTOH JADUAL PERTANDINGAN


HARI KEEMPAT : NP.7 KLUB DESA EEE LWN KLUB DESA AAA NP.8 KLUB DESA FFF LWN KLUB DESA BBB HARI KELIMA : NP.9 KLUB DESA GGG LWN KLUB DESA KKK NP.10 KLUB DESA HHH LWN KLUB DESA LLL HARI KEENAM : NP.11 KLUB DESA III LWN KLUB DESA CCC NP.12 KLUB DESA JJJ LWN KLUB DESA LLL
17

CONTOH JADUAL PERTANDINGAN


HARI KETUJUH : NP.13 KLUB DESA AAA LWN KLUB DESA FFF NP.14 KLUB DESA BBB LWN KLUB DESA EEE HARI KEDELAPAN : NP.15 KLUB DESA KKK LWN KLUB DESA HHH NP.16 KLUB DESA LLL LWN KLUB DESA GGG HARI KESEMBILAN : NP.17 KLUB DESA CCC LWN KLUB DESA JJJ NP.18 KLUB DESA DDD LWN KLUB DESA III
18

CONTOH JADUAL PERTANDINGAN


HARI KESEPULUH : NP.19 KLUB DESA III LWN KLUB DESA AAA NP.20 KLUB DESA JJJ LWN KLUB DESA BBB HARI KESEBELAS : NP.21 KLUB DESA EEE LWN KLUB DESA KKK NP.22 KLUB DESA FFF LWN KLUB DESA LLL HARI KEDUABELAS : NP.23 KLUB DESA GGG LWN KLUB DESA CCC NP.24 KLUB DESA HHH LWN KLUB DESA DDD
19

CONTOH JADUAL PERTANDINGAN


HARI KETIGABELAS : NP.25 KLUB DESA AAA LWN KLUB DESA JJJ NP.26 KLUB DESA BBB LWN KLUB DESA III HARI KEEMPATBELAS : NP.27 KLUB DESA KKK LWN KLUB DESA FFF NP.28 KLUB DESA LLL LWN KLUB DESA EEE HARI KELIMABELAS : NP.29 KLUB DESA CCC LWN KLUB DESA HHH NP.30 KLUB DESA DDD LWN KLUB DESA GGG
20

CONTOH JADUAL PERTANDINGAN


HARI KEENAMBELAS : NP.31 KLUB DESA III LWN KLUB DESA EEE NP.32 KLUB DESA JJJ LWN KLUB DESA FFF HARI KETUJUHBELAS : NP.33 KLUB DESA CCC LWN KLUB DESA KKK NP.34 KLUB DESA DDD LWN KLUB DESA LLL HARI KEDELAPANBELAS : NP.35 KLUB DESA GGG LWN KLUB DESA AAA NP.36 KLUB DESA HHH LWN KLUB DESA BBB
21

CONTOH JADUAL PERTANDINGAN


HARI KESEMBILANBELAS : NP.37 KLUB DESA EEE LWN KLUB DESA JJJ NP.38 KLUB DESA FFF LWN KLUB DESA III HARI KEDUAPULUH : NP.39 KLUB DESA KKK LWN KLUB DESA DDD NP.40 KLUB DESA LLL LWN KLUB DESA CCC HARI KEDUAPULUHSATU : NP.41 KLUB DESA AAA LWN KLUB DESA HHH NP.42 KLUB DESA BBB LWN KLUB DESA GGG
22

CONTOH JADUAL PERTANDINGAN


HARI KEDUAPULUHDUA : NP.43 KLUB DESA III LWN KLUB DESA GGG NP.44 KLUB DESA JJJ LWN KLUB DESA HHH HARI KEDUAPULUHTIGA : NP.45 KLUB DESA KKK LWN KLUB DESA AAA NP.46 KLUB DESA LLL LWN KLUB DESA BBB HARI KEDUAPULUHEMPAT : NP.47 KLUB DESA CCC LWN KLUB DESA EEE NP.48 KLUB DESA DDD LWN KLUB DESA FFF
23

CONTOH JADUAL PERTANDINGAN


HARI KEDUAPULUHLIMA : NP.49 KLUB DESA GGG LWN KLUB DESA JJJ NP.50 KLUB DESA HHH LWN KLUB DESA III HARI KEDUAPULUHENAM : NP.51 KLUB DESA AAA LWN KLUB DESA LLL NP.52 KLUB DESA BBB LWN KLUB DESA KKK HARI KEDUA PULUHTUJUH : NP.53 KLUB DESA EEE LWN KLUB DESA DDD NP.54 KLUB DESA FFF LWN KLUB DESA CCC
24

CONTOH JADUAL PERTANDINGAN


HARI KEDUAPULUHDELAPAN : NP. 55 KLUB DESA GGG LWN KLUB DESA EEE NP.56 KLUB DESA HHH LWN KLUB DESA FFF HARI KEDUAPULUHSEMBILAN : NP.57 KLUB DESA CCC LWN KLUB DESA AAA NP.58 KLUB DESA DDD LWN KLUB DESA BBB HARI KETIGAPULUH : NP.59 KLUB DESA III LWN KLUB DESA KKK NP.60 KLUB DESA JJJ LWN KLUB DESA LLL
25

CONTOH JADUAL PERTANDINGAN


HARI KETIGAPULUHSATU : NP.61 KLUB DESA EEE LWN KLUB DESA HHH NP.62 KLUB DESA FFF LWN KLUB DESA GGG HARI KETIGAPULUHDUA : NP.63 KLUB DESA AAA LWN KLUB DESA DDD NP.64 KLUB DESA BBB LWN KLUB DESA CCC HARI KETIGAPULUHTIGA : NP.65 KLUB DESA KKK LWN KLUB DESA JJJ NP.66 KLUB DESA LLL LWN KLUB DESA III
26

JADUAL PERTANDINGAN BERIKUTNYA


PUTARAN DUA NOMOR PERTANDINGAN 67 S/D 132. HARI PERTAMA SAMPAI DENGAN HARI KE TIGA PULUH TIGA, BILA PERTANDINGAN 2 KALI SEHARI. JADUAL PERTANDINGAN TINGGAL DIBALIK DARI JADUAL PERTANDINGAN PUTARAN SATU. CONTOH BILA PADA PUTARAN SATU, AAA LAWAN BBB, CCC LAWAN DDD ATAU EEE LAWAN FFF, PADA PUTARAN DUA DIBALIK MENJADI BBB LAWAN AAA, DDD LAWAN CCC, FFF LAWAN EEE DAN SETERUSNYA. SELESAI.
JAKARTA, 14 DESEMBER 2013, M. ACHWANI, DIREKTUR PERTANDINGAN LIDI.
27