Anda di halaman 1dari 25

MEMBANGUN KOMPETISI BERKUALITAS

DAN MEMBENTUK TIM SEPAKBOLA DAN FUTSAL MENUJU JABAR KAHIJI PADA PON XIX 2016
OLEH : M. ACHWANI
1

MEMBANGUN KOMPETISI BERKUALITAS

MEMBANGUN KOMPETISI BERKUALITAS


MENGAPA SEKARANG HARUS MEMBANGUN KOMPETISI BERKUALITAS? (TERMASUK PERTANDINGAN PRA PORPROV MAUPUN PORPROV), TERUTAMA KARENA ASOSIASI PENGURUS PSSI JABAR SEKARANG HARUS SEGERA MEMPERSIAPKAN DIRI MENGHADAPI PON XIX TAHUN 2016, UNTUK MERAIH 2 SUKSES, BAIK SEBAGAI PELAKSANA PERTANDINGAN SEPAKBOLA DAN FUTSAL, ATAUPUN SEBAGAI PESERTA UNTUK MERAIH MEDALI EMAS SEPAKBOLA DAN FUTSAL.
3

KOMPETISI
KOMPETISI ADALAH RANGKAIAN PERTANDINGAN YANG DISELENGGARAKAN OLEH BADAN OTORITAS SEPAKBOLA NASIONAL MAUPUN DAERAH, DILAKUKAN SECARA TERATUR DISETIAP TAHUN YANG DIIKUTI OLEH ANGGOTANYA, SESUAI STATUSNYA, MENURUT JENJANGNYA ATAU KELOMPOK USIANYA, DENGAN TUJUAN UNTUK MENGHASILKAN KEJUARAAN DENGAN PROMOSI BAGI YANG MENDUDUKI PERINGKAT TERATAS DAN DEGRADASI BAGI YANG MENDUDUKI PERINGKAT TERBAWAH.
4

KOMPETISI BERKUALITAS
KOMPETISI BARU BISA DISEBUT BERKUALITAS BILA DILAKUKAN BUKAN SEKEDAR MEMENUHI KEWAJIBAN RUTIN SAJA ATAU SEKEDAR MENJALANKAN PROGRAM TAHUNAN SAJA, TETAPI IA HARUS MERUPAKAN RANGKAIAN KEGIATAN MATANG YANG BERMULA DARI PERENCANAAN AKURAT, PELAKSANAAN PERTANDINGAN YANG BAIK, AMAN, TERTIB DAN LANCAR, DIDUKUNG SUPORTER DALAM JUMLAH BANYAK, DIDUKUNG OLEH PUBLIKASI MEDIA YANG LUAS DAN DIDUKUNG SPONSOR, LAPORAN LENGKAP DALAM BENTUK LAPORAN TEKNIK, SERTA SDM BERKOMPETEN DENGAN MUARA DITEMUKANNYA PEMAIN BERPOTENSI.
5

KOMPETISI, PRA PORPROV DAN PORPROV


MEMASUKI AKHIR TAHUN 2013 ASOSIASI PROVINSI JABAR HARUS SEGERA MEMPERSIAPKAN SEBAGIAN PERTANDINGAN PRA PORPROV, MEMPERSIAPKAN KOMPETISI LIGA AMATIR TAHUN 2014 YANG TIDAK LAGI DIBAGI DALAM JENJANG DIVISI DAN PORPROV 2014, DALAM HAL INI ASOSIASI PROVINSI JABAR BERTINDAK SEBAGAI PENGELOLA KOMPETISI DAN YANG BERTINDAK SEBAGAI PENGELOLA PERTANDINGAN ADALAH ANGGOTA YANG DITUNJUK SEBAGAI TUAN RUMAH PENYELENGGARA PERTANDINGAN KOMPETISI, PRA PORPROV DAN PORPROV.
6

PENYELENGGARAAN KOMPETISI BARU BISA BERJALAN DENGAN BAIK BILA PENGELOLA KOMPETISI (BADAN OTORITAS SEPAKBOLA NASIONAL MAUPUN DAERAH) YANG BERSANGKUTAN MEMILIKI KEMAMPUAN YANG MENDUKUNG. KEMAMPUAN YANG DIPERLUKAN ADALAH SEPERTI MEMBUAT KALENDER YANG JELAS DAN PASTI DIJALANKAN SETIAP TAHUN. MENYUSUN PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN DENGAN SISTEM PERTANDINGAN YANG BERORIENTASI MEMBANGUN BOBOT PERTANDINGAN, MEMILIKI WAKTU INTERVAL CUKUP DIANTARA WAKTU PERTANDINGAN YANG SATU KE PERTANDINGAN LAINNYA, MEMBUAT SETIAP KESEBELASAN MAUPUN PEMAIN PESERTA KOMPETISI DAPAT TAMPIL MAKSIMAL, KARENA MEMILIKI WAKTU PEMULIHAN CUKUP DAN DAPAT MENGATUR PENAMPILAN PUNCAK KESEBELASANNYA MAUPUN PEMAINNYA.

PENGELOLA KOMPETISI

PENGELOLA PERTANDINGAN
PERTANDINGAN BISA BERJALAN DENGAN BAIK, TERTIB, AMAN DAN LANCAR BILA PENATAAN PERTANDINGAN DILAKUKAN OLEH PENGELOLA PERTANDINGAN (TUAN RUMAH PENYELENGGARA PERTANDINGAN) YANG MEMILIKI KEMAMPUAN MENATA PERTANDINGAN DAN MEMILIKI TEMPAT PERTANDINGAN MEMENUHI SYARAT, DITUNJUK OLEH PENGELOLA KOMPETISI, DENGAN MERUJUK KEPADA PANDUAN ORGANISASI PERTANDINGAN (MATCH ORGANISATION) DAN MANAJEMEN EVEN (EVENT MANAGEMENT) STANDAR FIFA/AFC ATAU PSSI.
8

MENATA PERTANDINGAN
SETIAP PENGELOLA PERTANDINGAN DIDALAM MENYUSUN PROGRAM KEGIATAN DALAM MENATA PERTANDINGAN, DISAMPING MEMBUAT GARIS BESARNYA JUGA HARUS MEMBUAT DETIL PROGRAMNYA, SEHINGGA SEMUA ORANG YANG TERLIBAT DALAM PANITIA PERTANDINGAN MENJADI TAHU APA YANG AKAN DILAKUKAN, KAPAN HARUS DILAKUKAN, DIMANA DILAKUKAN, SIAPA YANG MELAKUKANNYA DAN SARANA FASILITAS APA YANG DIPERGUNAKAN
9

KETEPATAN YANG DIPERLUKAN


PEKERJAAN YANG DILAKUKAN PANITIA PERTANDINGAN SEMUANYA HARUS TEPAT WAKTU, DITEMPAT YANG TELAH DITENTUKAN, DILAKUKAN OLEH ORANG YANG BENAR-BENAR DITUGASKAN UNTUK KEPERLUAN ITU, DENGAN MEMPERGUNAKAN SARANA FASILITAS YANG TELAH DIPERSIAPKAN.
10

INFORMASI, KOMUNIKASI DAN KOORDINASI


MEMBAGIKAN INFORMASI, MELAKUKAN KOMUNIKASI DAN KOORDINASI DIANTARA SEMUA YANG TERLIBAT DALAM PENGELOLAAN PERTANDINGAN HARUS DILAKUKAN TERUSMENERUS, UNTUK MEMASTIKAN SEMUA DAPAT TERLAKSANA TEPAT WAKTU, KESELARASAN DAN KERJASAMA BAIK DIANTARA ANGGOTA PANITIA PERTANDINGAN GUNA MENCAPAI TUJUAN YANG HENDAK DICAPAI, YAITU PELAKSANAAN PERTANDINGAN YANG BERJALAN BAIK, AMAN, TERTIB DAN LANCAR, DENGAN ORGANISASI PERTANDINGAN DAN MANAJEMEN EVEN.
11

ORGANISASI PERTANDINGAN DAN MANAJEMEN EVEN


SEHARI SEBELUMNYA DILAKUKAN INSPEKSI FASILITAS PERTANDINGAN, PENGECEKAN AKHIR TERHADAP PANITIA PERTANDINGAN, PERTEMUAN TEKNIK DAN PENGAWASAN PELAKSANAAN PERTANDINGAN PADA HARINYA OLEH PENGAWAS PERTANDINGAN, UNTUK MEMASTIKAN BAHWA PENGELOLA PERTANDINGAN TELAH MELAKUKAN SEMUA HAL SESUAI DENGAN PERSYARATAN DAN KEWAJIBAN SEBAGAI TUAN RUMAH PENYELENGGARA PERTANDINGAN, DENGAN MENGGUNAKAN URUTAN WAKTU MENUJU TENDANGAN AWAL.
12

URUTAN WAKTU MENUJU TENDANGAN AWAL


WAKTU DIHITUNG MULAI -5.30 S/D -1.30 JAM SEBELUM TENDANGAN AWAL, DILAKUKAN PEMERIKSAAN FASILITAS-KEAMANAN-PINTU STADION (GOR) DIBUKA. OFISIAL PERTANDINGAN-WASITKEDUA TIM TIBA DI STADION (GOR), DST S/D -1.00 JAM PENGAMBILAN DSP OLEH PP BERSAMA OFISIAL KEEMPAT. -50 MENIT PEMANASAN PENJAGA GAWANG, -45 MENIT S/D -20 MENIT PEMANASAN PEMAIN LAPANGAN DAN JUGA WASIT. -19 MENIT PEMBACAAN DSP, -18 MENIT ANAK GAWANG DAN BENDERA FAIR PLAY DIPERSIAPKAN DI PINGGIR LAPANGAN, S/D -1O MENIT PEMAIN KEDUA TIM, WASIT DAN PP SIAP DI PINGGIR LAPANGAN, PEMERIKSAAN PERLENGKAPAN PEMAIN OLEH WASIT.
13

URUTAN WAKTU MENUJU TENDANGAN AWAL


-7 MENIT PEMAIN KEDUA TIM MEMASUKI LAPANGAN, DIDAHULUI BENDERA FAIR PLAY, PP (GC) DAN WASIT MEMASUKI LAPANGAN, -5 MENIT PEMAIN DAN WASIT BERDIRI BERJAJAR, -4 MENIT LAGU KEBANGSAAN DIPERDENGARKAN, -3 MENIT BERSALAMAN, -2 MENIT BERFOTO, -1 MENIT TOOS. O > TENDANGAN AWAL. (ISTIRAHAT 15 MENIT DARI WAKTU PELUIT KE PLUIT, SEUSAI PERTANDINGAN SEMUA PEMAIN DAN WASIT BERKUMPUL DI TENGAH LAPANGAN UNTUK BERSALAMAN).
14

MUARA KOMPETISI
KOMPETISI YANG DIPERSIAPKAN MATANG OLEH PENGELOLA KOMPETISI ATAU BADAN OTORITAS SEPAKBOLA NASIONAL MAUPUN DAERAH, PERTANDINGAN YANG DITATA DENGAN BAIK OLEH SETIAP PENGELOLA PERTANDINGAN, DIHARAPKAN BISA BERJALAN DENGAN BAIK, AMAN, TERTIB DAN LANCAR, MUARANYA AKAN MENGHASILKAN KESEBELASAN JUARA DAN DITEMUKANNYA PEMAIN YANG MEMILIKI KUALITAS TINGGI (SEBAGAI HASIL PEMANDUAN BAKAT YANG JELI).
15

MEMBENTUK TIM SEPAKBOLA DAN FUTSAL MENUJU JABAR KAHIJI PADA PON XIX TAHUN 2016

16

PROSES PEMBENTUKAN TIM


PROGRAM PEMBENTUKAN TIM SEPAKBOLA MAUPUN FUTSAL YANG TANGGUH DAN BERPROSPEK MERAIH MEDALI EMAS, HARUSLAH MELALUI PERJALANAN PANJANG MULAI PEMANDUAN BAKAT YANG JELI YANG DI KOORDINIR OLEH PELATIH YANG AKAN MENANGANI TIM, SELEKSI PEMAIN YANG CERMAT, PEMUSATAN LATIHAN YANG SERIUS, PENYARINGAN PEMAIN YANG FAIR, UJI COBA YANG TEPAT, SAMPAI PEMBENTUKAN TIM DEFINITIF, MENGIKUTI BEBERAPA TURNAMEN YANG MEMILIKI BOBOT TINGGI BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR NEGERI DAN DI PENGHUJUNGNYA MENGIKUTI PERTANDINGAN PON XIX TAHUN 2016 DENGAN PUNCAKNYA MERAIH MEDALI EMAS SEPAKBOLA DAN FUTSAL YANG MENJADI SASARAN PROGRAM.
17

PEMANDUAN BAKAT
PEMANDUAN BAKAT HARUSLAH DILAKUKAN DENGAN JELI UNTUK MENCARI PEMAIN BERPOTENSI YANG BISA BERGABUNG DENGAN TIM SEPAKBOLA MAUPUN TIM FUTSAL JABAR, PEMANDUAN BAKAT BISA DIMULAI SEJAK PERTANDINGAN PRA PORPROV (SEBAGIAN PERTANDINGAN), SAAT PORPROV TAHUN 2014, DITAMBAH MENCARI PEMAIN BERPOTENSI LAINNYA DIBERBAGAI PELOSOK JABAR YANG BERSTATUS AMATIR DAN BERUSIA 23 TAHUN SAAT PON NANTI.
18

SELEKSI PEMAIN
SELEKSI PEMAIN BISA DILAKUKAN SETELAH TERJARINGNYA PEMAIN BERPOTENSI SEBAGAI HASIL PEMANDUAN BAKAT, KEMUDIAN DILAKUKAN SELEKSI PEMAIN SEUSAI PORPROV MENDATANG. SELEKSI PEMAIN DILAKUKAN UNTUK MENDAPATKAN JUMLAH PEMAIN YANG DITETAPKAN MENGIKUTI PEMUSATAN LATIHAN.
19

PEMUSATAN LATIHAN
PEMUSATAN LATIHAN DENGAN JUMLAH PEMAIN YANG DITETAPKAN, SEGERA DILAKUKAN SETELAH SELEKSI PEMAIN DILAKSANAKAN. DIPIMPIN OLEH PELATIH YANG DITUNJUK, DENGAN PROGRAM LATIHAN YANG MEMILIKI SASARAN RAIH MEDALI EMAS SEPAKBOLA DAN FUTSAL. SAAT PEMUSATAN LATIHAN DAPAT DIBERLAKUKAN PENGURANGAN PEMAIN BILA ADA PEMAIN YANG TIDAK MENGALAMI KEMAJUAN, ATAU BISA JUGA ADA PENAMBAHAN PEMAIN BILA DITEMUKAN ADA PEMAIN YANG BERPOTENSI UNTUK MASUK BERGABUNG PADA PEMUSATAN LATIHAN (KELUARMASUK).
20

UJI COBA
PERTANDINGAN UJI COBA DILAKUKAN UNTUK MELIHAT HASIL PERKEMBANGAN LATIHAN ATAU MENILAI HASIL LATIHAN YANG DILAKUKAN SELAMA DILAKSANAKANNYA PEMUSATAN LATIHAN BAGI PARA PEMAIN YANG TERGABUNG DI DALAMNYA. UNTUK MEMBENTUK KERJASAMA TIM. UNTUK MENCARI KOMPOSISI TERBAIK PADA TIM YANG SEDANG DIPERSIAPKAN.
21

PENYARINGAN PEMAIN
SERANGKAIAN PERTANDINGAN UJI COBA YANG DILAKSANAKAN SAAT PEMUSATAN LATIHAN BERLANGSUNG, DAPAT JUGA DIPERGUNAKAN SEBAGAI INSTRUMEN PENYARINGAN PEMAIN ATAU UNTUK MELAKUKAN PENYUSUTAN JUMLAH PEMAIN SAMPAI DIDAPATKAN PEMAIN YANG DIBUTUHKAN DAN DITETAPKAN SEBAGAI PEMAIN DALAM TIM YANG SUDAH DEFINITIF.
22

PEMBENTUKAN TIM DEFINITIF


PEMBENTUKAN TIM DEFINITIF DILAKUKAN SETELAH MELAKUKAN PEMUSATAN LATIHAN DAN SERANGKAIAN UJI COBA MEMASUKI TAHAP DIMANA JUMLAH PEMAIN HARUS DISARING SESUAI DENGAN JUMLAH PEMAIN YANG DITETAPKAN OLEH PERATURAN PON YANG DIKELUARKAN PENGURUS KONI PUSAT DAN MENDAFTARKAN PEMAIN (ENTRY BY NAME) SESUAI KETENTUAN PB. PON XIX TAHUN 2016.
23

MENGIKUTI TURNAMEN
UNTUK LEBIH MENGUJI HASIL PEMUSATAN LATIHAN YANG TELAH DIJALANINYA, MENGASAH KEKUATAN DAN KETAJAMAN TIM YANG DIPERSIAPKAN MENUJU JABAR KAHIJI PADA PON MENDATANG, MAKA DIPERLUKAN UNTUK MENGIKUTI BEBERAPA TURNAMEN BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR NEGERI UNTUK LEBIH MEMATANGKAN TIM DAN PEMAIN YANG DIBINA DALAM TIM PON JABAR TERSEBUT.
24

MENGIKUTI PON XIX TAHUN 2016


SETELAH MELAKUKAN PEMUSATAN LATIHAN, MELAKUKAN BERBAGAI UJI COBA DAN MENGIKUTI BEBERAPA TURNAMEN MAKA MENJELANG WAKTU PELAKSANAAN PON, TIM JABAR HARUS SUDAH MATANG DAN SIAP TERJUN DI ARENA PERTANDINGAN PON XIX TAHUN 2016 DI TEMPAT SENDIRI SEBAGAI TUAN RUMAH, TENTU KITA BISA BERHARAP BESAR KETIKA KALI INI BERMAIN DI KANDANG SENDIRI TIM PON JABAR BISA MERAIH MEDALI EMAS SEPAKBOLA DAN FUTSAL.
25