Anda di halaman 1dari 21

ASKEP KLIEN DENGAN DIC

Ns Oka

DIC
Pembekuan drh dlm pembuluh darah yg merata Fx pembekuan dan trombosit menurun Predisposisi: Penyakit berat (trauma jaringan masif, plasenta previa, keganasan metastasik) Tujuan pengobatan: pengontrolan perdarahan dan pembekuan, mempertahankan keseimbangan asam-basa, hemostasis Penanganan terbaik: koreksi penyakit yg mendasari

PENGKAJIAN
Disekuilibrium fisiologis: hipovolemia, hipoksia, hipotensi, asidosis Mempunyai riwayat pencetus: trauma yg disertai perdarahan Ada tanda-tanda perdarahan Tanda-tanda syok hipovolemik Tanda-tanda anemia berat

PENGKAJIAN
Delirium, koma (pd malaria disertai KID) Kulit: gangren superfisial Ginjal: oliguri, azotemia Trombosis berlebihan:
Petekie Hematuria Epistaksis Perdarahan gusi Perdarahan gastrointestinal masif Perdarahan sukar berhenti pd bekas tusukan vena

PENGKAJIAN
Identitas klien Identitas penanggung Keluhan utama: kelemahan, nafsu makan menurun, pucat, epistaksis, perdarahan gusi, hematuria Riwayat kesehatan masa lalu: kesehatan atau penyakit masa lalu yg pernah diderita

PENGKAJIAN
Temuan laboratoris: Masa protrombin (PT): lebih lama (11-15 dtk) Masa tromboplastin parsial (PTT): lebih lama dari 60 dtk (38-48 dtk) Masa trombin (TT): lebih lama (10-13 dtk) Kadar fibrinogen menurun (200-400mg/100 ml) Kadar antitrombin III menurun (89%-120%) Trombosit menurun (150.000-450.000/mm3)

DIAGNOSA KEPERAWATAN
PK: perdarahan Risiko cedera b/d trombosis mikrovaskuler Defisit volume cairan b/d perdarahan, perembesan darah, kongesti jaringan Kerusakan pertukaran gas b/d perdarahan pulmonal

PK: perdarahan
Tujuan: Setelah dilakukan tindakan kep selamax24 jam, perawat meminimalkan perdarahan dan mencegah komplikasi perdarahan,dengan kriteria hasil:
Nilai Ht dan Hb berada dalam batas normal Klien tidak mengalami episode perdarahan Tanda-tanda vital berada dalam batas normal

PK: perdarahan
Intervensi:
Kaji pasien untuk menemukan bukti-bukti perdarahan atau hemoragi Pantau hasil lab b/d perdarahan Lindungi pasien terhadap cedera dan terjatuh Hindari aktivitas yang membuat pasien mengejan, mengangkat atau membalik badan Siapkan pasien secara fisik dan psikologis untuk menjalani bentuk terapi lain jika diperlukan Kolaborasi pemberian transfusi sesuai indikasi

Risiko cedera
Definisi: risiko cedera karena kondisi lingkungan yg berinteraksi dgn adaptasi individu dan sumber-sumber yg defensiv Faktor risiko: Gambaran darah abnormal: trombosis mikrovaskuler,masa protrombin lebih lama, masa tromboplastin parsial lebih lama dari 60 dtk, masa trombin lebih lama, kadar fibrinogen menurun, kadar antitrombin III menurun, trombosit menurun

Risiko cedera
Tujuan: Risk control Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama x24 jam, risiko cedera terkontrol dgn kriteria hasil:
Klien/keluarga mengenali tanda-tanda komplikasi Klien/keluarga melakukan tindakan yang tepat saat komplikasi muncul Klien/keluarga menunjukkan pemahaman tentang tes diagnostik dan pengobatan

Risiko cedera
Intervensi:
Ajari klien/keluarga untuk mengenali tanda-tanda komplikasi Monitor fx perdarahan: PT, PTT, fibrinogen, jmlh platelet Instruksikan klien/keluarga utk mencatat jmlh perdarahan Jaga klien dr trauma yg bisa menyebabkan perdarahan Ajari klien/keluarga untuk mengambil tindakan yg tepat saat komplikasi muncul

Defisit volume cairan


Definisi: penurunan cairan intravaskular, interstisial, dan/atau intraseluler Ditandai dengan:
Penurunan tekanan darah Penurunan turgor kulit Penurunan urine output Membran mukosa kering Kulit kering Peningkatan hematokrit Peningkatan denyut nadi Kelemahan

Defisit volume cairan


Tujuan: hidrasi Setelah dilakukan tindakan kep selamax24 jam, hidrasi klien normal dgn kriteria hasil:
Membran mukosa lembab Urine output dbn Tekanan darah dbn Hematokrit dbn Intake dan output seimbang Hidrasi kulit dbn

Defisit volume cairan


Intervensi: manajemen hipovolemia
Monitor status cairan, meliputi intake dan output Pertahankan akses IV klien Monitor jmlh Hb dan Ht Monitor tanda2 vital Monitor respon klien thdp perubahan cairan Observasi tanda-tanda dehidrasi

Defisit volume cairan


Intervensi: manajemen hipovolemia:
Tentukan ketersediaan produk darah Kolaborasi pemberian transfusi sesuai indikasi Monitor adanya kehilangan air yg tdk disadari (IWL) Monitor rute kehilangan cairan Monitor BB

Kerusakan pertukaran gas


Definisi: kelebihan atau kekurangan dlm oksigenasi dan/atau eliminasi kardon dioksida pada membran alveolar-kapiler Ditandai dengan:
Hasil AGD abnormal pH arteri abnormal Nafas abnormal (kecepatan, kedalaman, irama) Diaporesis Dispnea Kelelahan

Kerusakan pertukaran gas


Tujuan: status respirasi: pertukaran gas Setelah dilakukan tindakan kep selamax24 jam, pertukaran gas klien normal dgn kriteria hasil:
Klien mudah bernafas Tidak ada dispnea Tidak ada kelelahan Hasil AGD dbn Tidak ada sianosis

Kerusakan pertukaran gas


Intervensi: manajemen asam-basa
Pertahankan kepatenan akses intravena Monitor hasil AGD dan jumlah elektrolit Posisikan klien utk memfasilitasi ventilasi yg adekuat Monitor tanda-tanda kegalalan respirasi Sediakan terapi oksigen, jika diperlukan Monitor pola nafas Kolaborasi koreksi elektrolit sesuai indikasi

Kerusakan pertukaran gas


Intervensi: manajemen asam-basa
Sediakan alat bantu ventilasi mekanik, jika diperlukan Monitor status neurologis Monitor status hemodinamik Monitor tanda-tanda vital