Anda di halaman 1dari 13

Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation Untuk Low Back Pain Perbandingan antara TENS dan Massage untuk nyeri

dan Range Of Motion

Transcutaneus ElectricalStimulation (TENS ) telah semakin digunakan dalam fisioterapi untuk menghilangkan nyeri akut dan kronis. Dua prosedur yang umum digunakan : 1 ) stimulasi yang panjang pada intensitas rendah melalui elektroda aktif pada area yang sakit .
2 ) stimulasi dengan intensitas tinggi tapi bukan pada area yang sakit dilakukan dengan waktu yang relatif singkat. Waktu yang digunakan yaitu 20 sampai 30 menit

Tujuan
Tujuan penelitian adalah untuk melaksanakan studi desain ini untuk membandingkan TENS dan masaage ketika masing-masing diaplikasikan di atas area yang sakit.

METODE
Pasien dengan nyeri punggung akut atau kronis dengan aktualiatas rendah dilakukan penelitian di sebuah studi double-blind. Subjek penelitian ini adalah 41 pasien ( 19 laki-laki dan 22perempuan ) yang dirujuk ke Fisioterapi dari Rumah Sakit Umum Montreal untuk mengobati nyeri pinggang . Usia rata-rata dari pasien adalah 46,3 tahun , dan durasi rata-rata nyeri adalah 36,2 minggu .

Peralatan TENS yang dipakai


TENS stimulator yang digunakan adalah standar alat tersebut di bagian Fisioterapi : a Neuromod Model 3702 * dan Neuroblock - 6 , elektroda aktif ditempatkan dengan aman di tengah area yang sakit di bagian belakang , dan elektroda yang kedua ditempatkan pada area lateral paha . Frekuensi Output yang ditetapkan sebesar 4 sampai 8 Hz , dan intensitas yang digunakan yaitu sampai pasien merasakan nyaman sesuai dengan toleransi pasien. Intensitas kemudian dikurangi jika pasien sudah merasa kesakitan dan tidak nyaman. Massage yang diaplikasikan langsung ke kulit secara perlahan dengan berbagai perubahan tekanan yang konstan , lembut.

Tes Penilaian
Tes McGill Nyeri Questionnaire ( MPQ ) , ditunjukkan dalam suatu gambar yang digunakan untuk mengukur nyeri.Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah pengobatan sehingga persentase perubahan nyeri dapat dihitung

Terdapat dua indeks utama yang harus diukur dengan MPQ adalah : 1) Indeks Peringkat nyeri ( PRI ) , yang merupakan jumlah pangkat nilai dari kata-kata yang dipilih yakni 20 set kualitatif dari pernyataan pasien , masing-masing set berisi 2-6 kata yang menggambarkan sensorik , afektif , dan evaluasi dari rasa sakit. 2 ) Intensitas nyeri yang dirasakan ( PPI ). pengukuran intensitas nyeri secara keseluruhan akan dinilai dengan penilaian sebagai berikut 1 sampai 5 ( 1 = ringan , 2 = tidak menyenangkan , 3 = menyedihkan , 4 = mengerikan , 5 = menyiksa ) . setelah dilakukan perbandingan dari awal terapi dan sesudah maka pasien akan di tes lagi dengan tes ROM yakni tes SLR

Prosedur
Satu kelompok (n = 20 ) menerima stimulasi TENS,dan kelompok lainnya (n = 21 )menerima massage. Terapi diberikan dua kali seminggu , selama 30 menit masing masing, sampai salah satu dari pasien tersebut terjadi : 1 ) 10 terapi yang diselesaikan 2 ) pasien yang sudah tidak merasakan nyeri sehingga dia tidak mau terapi lagi. 3 ) pasien yang masih merasakan rasa sakit dan menjalani terapi lain atau 4 ) kondisi pasien yang lebih buruk . Semua pasien akan dilakukan latihan dengan prosedur yang sama untuk nyeri punggung bawah pada akhir setiap perlakuan stimulasi.

HASIL
sebagai berikut : Massage - 38 persen ( 8/21 ) TENS - 85 persen ( 17/20 ) . Scor ini menunjukan bahkan tens lebih efektif dalam menurunkan nyeri dari pada massage

PEMBAHASAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa TENS secara signifikan lebih efektif untuk menghilangkan rasa sakit dan meningkatkan ROM dibandingkan massage.

Kesimpulan
Hasil penelitian menunjukkan dengan jelas bahwa TENS adalah modalitas yang efektif untuk pengobatan nyeri pinggang .