Anda di halaman 1dari 18

Presentasi Portofolio

MATI GANTUNG (HANGING)


Disusun oleh: dr.Shandy Pendamping : dr.Dayang Marta Internship RSUD Sanggau 2013

MASALAH
Deskripsi : Laki laki, 32 tahun, ditemukan oleh keluarga mati gantung diri Tujuan : Mengetahui penyebab kematian

HASIL PEMERIKSAAN:
Dari pemeriksaan luar atas tubuh jenazah ditemukan fakta-fakta sebagai berikut: A. FAKTA YANG BERKAITAN DENGAN IDENTITAS JENAZAH :

Identitas Umum Jenazah:


Jenis kelamin : Laki-laki Umur : kurang lebih tiga puluh dua tahun

Identitas Khusus Jenazah:


Pakaian : Baju lengan pendek warna hitam bahan kaos motif polos, ukuran M Celana jeans pendek warna biru merek HT-ONE, ukuran 33 Celana dalam warna biru merk Calvin Klein, ukuran M, dan terdapat bercak sperma

Panjang badan : Seratus tujuh puluh sentimeter


Warna kulit : kecoklatan Ciri rambut : lurus, cepak , warna hitam

HASIL PEMERIKSAAN:
B. FAKTA YANG BERKAITAN TERJADINYA KEMATIAN : DENGAN WAKTU

Lebam mayat : Terdapat lebam mayat di punggung belakang berwarna merah gelap, yang dapat hilang dengan penekanan Kaku mayat : Belum terdapat kaku mayat Pembusukan : Tidak ditemukan pembusukan

HASIL PEMERIKSAAN:
C. FAKTA DARI PEMERIKSAAN TUBUH BAGIAN LUAR

Permukaan Kulit Tubuh : Wajah : Sembab berwarna merah kebiruan


Leher : Terdapat sebuah jejas di leher atas melingkari leher tersebut secara tidak penuh, arahnya mengarah ke atas. Pada sisi depan setinggi dua sentimeter di atas jakun, sisi kanan tiga cm di bawah daun telinga, sisi kiri dua cm di bawah daun telinga, pada kedua sisi samping mengarah ke atas serta berakhir di sisi belakang. Jika kedua ujung jejas diteruskan dengan membuat garis temu maka akan bertemu pada satu titik yang letaknya lebih tinggi dari letak jejas sisi depan. Panjang lingkaran tiga puluh sentimeter, lebar nol koma lima sentimeter. Dasar jejas berupa kulit berwarna merah kecoklatan. Batas jejas teratur dan tegas. Di luar batas jejas terlihat memar.

HASIL PEMERIKSAAN:
C. FAKTA DARI PEMERIKSAAN TUBUH BAGIAN LUAR Permukaan Kulit Tubuh : Anggota gerak atas Kanan : Jaringan di bawah kuku tampak kebiruan Kiri : Jaringan di bawah kuku tampak kebiruan Anggota gerak bawah Kanan : Jaringan di bawah kuku tampak kebiruan Kiri : Jaringan di bawah kuku tampak kebiruan

HASIL PEMERIKSAAN:
C. FAKTA DARI PEMERIKSAAN TUBUH BAGIAN LUAR Bagian Tubuh Tertentu: Mata Selaput kelopak mata : Terdapat bintik bintik perdarahan Pupil mata : Sebelah kanan dan kiri diameter nol koma lima sentimeter Mulut Bibir atas : Berwarna kebiruan Bibir bawah : Berwarna kebiruan Selaput lendir mulut : Berwarna kebiruan Lidah : Tidak terjulur Alat kelamin laki-laki Penis : Sudah disunat, terdapat cairan bening dari ujung kemaluan

TINJAUAN PUSTAKA

MATI GANTUNG (HANGING)


DEFINISI Mati gantung (hanging) merupakan suatu bentuk kematian akibat pencekikan dengan alat jerat, di mana gaya yang bekerja pada leher berasal dari hambatan gravitasi dari berat tubuh atau bagian tubuh.

ETIOLOGI Kematian pada Penggantungan


Asfiksia Kongesti Vena Kombinasi Asfiksia dan Kongesti Vena Iskemik Otak (anoxia) Syok Vagal Fraktur atau Dislokasi Verterbra Servikal 2 dan 3

JENIS PENGGANTUNGAN
Dari letak tubuh ke lantai dapat dibedakan menjadi 2 tipe yaitu:
Tergantung Total (complete) Setengah Tergantung (partial)

Dari letak jeratan dibedakan menjadi 2 tipe yaitu:


Tipikal Atipikal

JENIS PENGGANTUNGAN
POSISI Kedua kaki tidak menyentuh lantai ( complete hanging ) Duduk berlutut ( biasanya menggantung pada daun pintu ) Berbaring ( biasanya di bawah tempat tidur ) Accidental Hanging Penggantungan yang tidak disengaja sewaktu bermain atau bekerja sewaktu melampiaskan nafsu seksual yang menyimpang ( Auto erotic Hanging ) Homicidial Hanging Relatif jarang dijumpai, cara ini baru dapat dilakukan bila korbannya anak-anak atau orang dewasa yang kondisinya lemah, baik lemah oleh karena menderita penyakit, di bawah pengaruh obat bius, alkohol atau korban yang sedang tidur. Pembunuhan dengan cara penggantungan sulit untuk dilakukan oleh seorang pelaku.

Penggantungan pada bunuh diri dan pada pembunuhan


Terdapat perbedaan, pertimbangkan : Usia Racun Tanda jejas jeratan Keadaan tangan Simpul tali Kemudahan Riwayat korban Tempat kejadian Cedera Tanda perlawanan

TANDA POST MORTEM


Tanda post mortem sangat berhubungan dengan penyebab kematian atau tekanan di leher, seperti : Akibat sumbatan pada saluran pernafasan, dijumpai tanda-tanda asfiksia, respiratory distress, sianose dan fase akhir konvulsi lebih menonjol. Tekanan pada Vena, didapati tanda-tanda pembendungan dan perdarahan (ptechial) di konjungtiva bulbi, okuli dan di otak bahkan sampai ke kulit muka. Tekanan pada Arteri, maka tanda-tanda kekurangan darah di otak lebih menonjol (iskemi otak), menyebabkan gangguan respirasi dan berakibat gagal nafas. Tekanan pada sinus karotikus, menyebabkan jantung tiba-tiba berhenti dengan tanda-tanda post mortem yang minimal.

PEMERIKSAAN JENAZAH Pemeriksaan Luar


Bekas jeratan (ligature mark) berparit, bentuk oblik seperti V terbalik, tidak bersambung, terletak di bagian atas leher, berwarna kecoklatan, kering seperti kertas perkamen. Bila lama tergantung, di bagian atas jeratan warna kulit akan terlihat lebih gelap karena adanya lebam mayat. Bila korban lama diturunkan dari gantungan, lebam mayat didapati di kaki dan tangan bagian bawah. Bila segera diturunkan, lebam mayat bisa di dapati di bagian depan atau belakang tubuh sesuai letak tubuh sesudah diturunkan.

PEMERIKSAAN JENAZAH
Pemeriksaan Luar
Letak simpul dengan menelusuri jejas jeratan. Simpul terletak di bagian yang tidak ada jejas jeratan. Bila bahan penggantung kecil dan keras (kawat), maka jejas jeratan tampak dalam, bila bahan lembut dan lebar (selendang), maka jejas tidak begitu jelas. Jejas jeratan juga dipengaruhi oleh lamanya korban tergantung, berat badan korban dan ketatnya jeratan. Leher bisa didapati sedikit memanjang karena lama tergantung Muka pucat atau sembab, Tardieus spot tidak begitu jelas, lidah terjulur dan kadang tergigit, tetesan saliva dipinggir salah satu sudut mulut, sianose, kadang-kadang ada tetesan urin, feses dan sperma. Kadang penis tampak ereksi akibat terkumpulnya darah.

PEMERIKSAAN JENAZAH
PEMERIKSAAN DALAM Jaringan otot setentang jeratan didapati hematom, saluran pernafasan congested, demikian juga paru-paru dan organ dalam lainnya. Terdapat Tardieus spot di permukaan paru-paru, jantung dan otak. Darah berwarna gelap dan encer Patah tulang lidah (os hyoid) sering didapati, sedangkan tulang rawan yang lain jarang Didapati adanya robekan melintang berupa garis berwarna merah (red line) pada tunika intima dari arteri

karotis interna.

Penatalaksanaan pada kasus penggantungan yang masih hidup


Korbannya diturunkan Ikatan leher dipotong dan jeratan dilonggarkan Berikan bantuan pernafasan untuk waktu yang cukup lama Lidah ditarik keluar, lubang hidung dibersihkan Berikan oksigen, lebih baik bila disertai CO2 5% Pertolongan melalui venaseksi akan membantu mengatasi kegagalan jantung Berikan obat-obat yang perlu (misalnya Coramine) Terapi Gejala sisa: hemiplegia, amnesia, demensia, bronkhitis, selulitis, parotitis

Terima kasih