Anda di halaman 1dari 24

HORMON PROLAKTIN DALAM REPRODUKSI MANUSIA

HORMON PROLAKTIN
berperan dalam reproduksi, menyusui, dan metabolisme dikeluarkan oleh kelenjar pituitary atau kelenjar hipofisis bagian interior (depan)

Kadar normal hormon prolaktin di dalam darah sekitar 5-10 ng/Ml. Sekresi hormon prolaktin meningkat pada masa hamil, stres fisik dan mental

Pada wanita hormon ini bekerja lebih dominan setelah melahirkan, dimana fungsinya adalah merangsang kelenjarkelenjar air susu pada payudara agar memproduksi ASI bagi bayi

PROLAKTIN DESIDUA
Kadar prolaktin dalam darah meningkat selama kehamilan ibu dan berasal dari hipofisis Namun, konsentrasi PRL dalam cairan ketuban adalah 10 - sampai 100 kali lipat lebih tinggi dari kadar dalam darah baik ibu atau janin.

Kultur korion manusia dan sel desidua mensintesis dan melepaskan PRL ke dalam cairan ketuban yang identik dengan PRL hipofisis dalam segi struktur dan bioaktivitas.

. Produksi. PRL desidua ditingkatkan oleh progesteron dan progesteron ditambah estrogen (tapi tidak estrogen saja), insulin, insulin-like growth factor-1 (IGF-1) dan relaksin.

Fungsi PRL desidua , osmoregulasi dari cairan ketuban, pematangan paru janin, kontraktilitas uterus modulasi sistem kekebalan rahim, dan menghambat ekspresi gen yang merugikan kehamilan

13 -14 puncak per hari, durasi puncak 67-76 menit, amplitudo puncak rata-rata 3 sampai 4 ng / Ml, dan interval interpulse 93 95 menit

Prolaktin disekresikan secara episodik

denyut sekresi meningkat dengan tidur Rapid Eye Movement (REM) dan jatuh sebelum periode tidur REM berikutnya

POLA SEKRESI PRL

PERUBAHAN PADA PROLAKTIN SEIRING USIA

Kadar prolaktin meningkat hampir 10 kali lipat pada bayi setelah lahir karena efek stimulasi dari estrogen ibu, tapi kemudian perlahan-lahan menurun sehingga tingkat yang normal pada usia bayi 3 bulan

Kadar PRL kemudian meningkat sedikit selama masa pubertas hingga masa dewasa

Kadar PRL pada wanita secara bertahap turun sekitar 50% selama 18 bulan pertama setelah menopause, tetapi penurunan ini lebih sedikit pada wanita yang diobati dengan terapi penggantian estrogen

PERUBAHAN PADA PROLAKTIN


MENSTRUASI kadar PRL >> tinggi pada pertengahan siklus dan kadar << pada fase folikuler Sekresi PRL dan LH sinkron dalam fase luteal, dosis yang sangat kecil (GnRH) dapat menyebabkan sekresi baik PRL dan LH pada fase ini. KEHAMILAN Kadar basal PRL secara bertahap meningkat sepanjang perjalanan kehamilan dikaitkan dengan efek stimulasi dari lingkungan hormonal kehamilan (Terutama estrogenik), menyebabkan hyperplasia lactothrop Saat aterm, kadar PRL dapat meningkat 10 kali lipat menjadi lebih dari 200 ng / mL, mempersiapkan payudara untuk menyusui. POSTPARTUM &LAKTASI Dalam 4 - 6 minggu postpartum, kadar basal PRL tetap meningkat pada wanita menyusui dan disetiap episode menyusui memicu pelepasan cepat PRL hipofisis Selama 4 - 12 minggu berikutnya, kadar PRL basal secara bertahap turun menjadi normal, sedangkan peningkatan PRL yang terjadi pada setiap episode menyusui secara bertahap menghilang. STRESS Peningkatan PRL yang diinduksi oleh stres pada manusia mhasilkan dua kali lipat atau tiga kali lipat kadar PRL dan berlangsung kurang dari 1 jam Latihan akut juga telah dianggap sebagai bentuk stres dan menghasilkan peningkatan akut sementara pada kadar PRL

REGULASI NEUROENDOKRIN
Pelepasan PRL distimulasi oleh sejumlah PRL-releasing faktor (PRFs), termasuk vasoactive peptida usus (VIP), thyrotropin-releasing hormone (TRH), dan PRL-releasing peptide (PRLrp), dan dihambat oleh faktor penghambat PRL (PIFs), terutama dopamin, juga oleh bagian peptida 56asam amino, dikenal sebagai GnRH-terkait peptida (GAP)

Estrogen dan lingkungan hormonal kehamilan juga menstimulasi produksi PRL. Organ target utama untuk PRL adalah payudara. Suckling mengaktifkan jalur saraf aferen ke hipotalamus, di mana peningkatan yang sesuai dalam PRFs atau penurunan dalam rilis efek PIFs PRL di masa nifas

Dalam hypothalamus, jalur serotoninergic menstimulasi pelepasan PRL dan jalur dopaminergic menghambat pelepasan PRL

AKSI PROLAKTIN
PAYUDARA

SISTEM IMUN

SEKRESI gONADOTROPIN

PRL

TESTIS

OVARIUM

AKSI PROLAKTIN
Prolaktin, GH, kortisol, insulin, estrogen, progesteron, dan tiroksin berkontribusi terhadap perkembangan payudara Setelah payudara sepenuhnya berkembang dan hormon dalam keadaan prima, PRL merangsang produksi protein susu dan komponen lainnya. Sebelum aterm, kadar estrogen yang tinggi menekan efek dari tingginya kadar PRL pada produksi susu, tetapi penurunan cepat kadar estrogen setelah melahirkan memungkinkan susu tetap diroduksi

PAYUDARA

SEKRESI GONADOTROPIN

PRL menghambat pelepasan GnRH dari jalur sel neuron hipotalamus melalui kerja PRL pada reseptor yang diekspresikan oleh sel-sel neuron tersebut. Wanita dengan reseptor PRL KO memiliki folikel primer lebih sedikit, lebih sedikit telur berovulasi, telur dibuahi sedikit, miskin perkembangan telur-telur yang dibuahi ke tahap blastokista, dan uterus yang menolak untuk diimplantasi oleh blastokista. Lebih jauh lagi , mereka mengalami penurunan kadar estradiol dan progesteron

AKSI PROLAKTIN PADA OVARIUM

Peran PRL dalam fungsi ovarium normal pada manusia belum jelas

McNatty dan rekan menunjukkan bahwa konsentrasi fisiologis rendah PRL diperlukan untuk sintesis progesteron oleh sel granulosa manusia, tetapi konsentrasi tinggi akan menghambat sintesis in vitro

PRL dapat mengaktifkan ekspresi tipe 2-hidroksisteroid dehidrogenase, langkah terakhir proses enzimatik pada biosintesis progesterone

PRL dapat menghambat pembentukan estrogen dengan mengantagonis efek stimulasi FSH pada aktivitas aromatase dan penghambatan langsung sintesis aromatase

Pada manusia, kadar plasma PRL yang lebih besar dari 100 ng / mL ditemukan menyebabkan peningkatan kadar PRL cairan antral dan penurunan FSH cairan antral dan kadar estradiol dan penurunan jumlah sel granulosa

AKSI PROLAKTIN
PRL hadir dalam air mani manusia dalam konsentrasi yang sangat tinggi, dan PRL merangsang adenyl cyclase, penggunaan fruktosa, glikolisis, dan oksidasi glukosa dalam spermatozoa manusia

TESTIS

SISTEM IMUN

Beberapa penelitian pada pasien dengan hiperprolaktinemia penurunan kadar autoantibodi (termasuk antitiroid, anti-DNA beruntai ganda, anti-Ro, anticardiolipin, dan antibodi antinuclear), tanpa bukti klinis penyakit Sebaliknya , peningkatan kadar PRL telah ditemukan pada pasien dengan lupus eritematosus sistemik, rheumatoid arthritis, psoriatic arthritis, multiple sclerosis, sindrom Reiter, sindrom Sjgren, dan uveitis.

KONDISI PATOLOGIS DARI PROLAKTIN

hipoprolaktinemia

hiperprolaktinemia

prolaktinoma

HIPOPROLAKTINEMIA

Kekurangan prolaktin dapat muncul dalam keadaan hipopituitarisme

saat jaringan pituitary rusak, seperti pada nekrosis Sheehan peripartum, kadar PRL biasanya rendah.

Secara klinis, manisfestasi hipoprolaktinemia ditunjukkan dengan ketidakmampuan untuk menyusui masa postpartum.

HIPERPROLAKTINEMIA

KELEBIHAN PROLAKTIN

PENYEBAB HIPERPROLAKTINEMIA

OBAT

Obat-obat psikoaktif menyebabkan peningkatan kadar PRL tidak lebih dari 100 ng/mL Antidepresan trisiklik menyebabkan hiperprolaktinemia minimal pada 25 % pasien Penyalahgunaan opiat kronis dikaitkan dengan hiperprolaktinemia ringan dan disfungsi menstruasi Obat antihipertensi dengan kandungan Alpha-metildopa menyebabkan hiperprolaktinemia moderat dengan menghambat enzim 1-aromatic amino acid dekarboksilase (yang bertanggung jawab untuk mengkonversi 1DOPA ke DA) dan dengan bertindak sebagai neurotransmitter palsu untuk mengurangi sintesis DA.

STRESS

Stress fisik, (misalnya ketidaknyamanan fisik, latihan dan hipoglikemia) menyebabkan peningkatan akut dan sementara kadar prolaktin Stress fisik dapat menyebabkan peningkatan minimal kadar prolaktin, namun hiperprolaktinemia kronik belum pernah dilaporkan dengan status psikologis kronis kecuali pseudocyesis, dan kadar PRL dapat turun dengan psikoterapi.

PENYEBAB HIPERPROLAKTINEMIA

PENYAKIT GINJAL

Hiperprolaktinemia terjadi pada 73% sampai 91% perempuan dan 25% sampai 57% pria dengan penyakit ginjal stadium akhir

CHIRROSIS

Kadar PRL basal meningkat pada pasien dengan sirosis alkohol pada frekuensi bervariasi dari 16% sampai 100% dan pada pasien dengan non sirosis alkohol, berkisar dari 5% sampai 13%. Dalam sebuah penelitian, 50% dari pasien dengan ensefalopati hati mengalami hiperprolaktinemia

HIPOTIROIDISME

Hipotiroidisme primer dikaitkan dengan peningkatan minimal kadar PRL pada 40% pasien, tetapi tingkat yang lebih besar dari 25 ng / mL dicapai hanya pada10% pasien

PENYEBAB HIPERPROLAKTINEMIA

STIMULASI NEUROGENIK

Rangsangan seksual payudara dan menyusui menyebabkan pelepasan reflek PRL yang dimediasi oleh jalur neural aferen melalui sumsum tulang belakang Lesi pada saraf dinding dada dan spinal dilaporkan menyebabkan peningkatan kadar PRL yang tinggi dan galaktorea melalui stimulasi jalur safar aferen ini Peningkatan kronis PRL serupa juga terjadi pada mastektomi, nipple piercing, thorachotomy dan luka kronis sumsum tulang belakang.

PENYAKIT TANGKAI HIPOTALAMUSHIPOFISIS

Hiperprolaktinemia yang disebabkan oleh lesi hypothalamus dan tangkai hipofisis adalah karena gangguan mekanisme neuroendokrin yang mengontrol sekresi prolaktin

PENYEBAB HIPERPROLAKTINEMIA

IDIOPATIK

Bila tidak ada penyebab khusus untuk hyperprolactinemia yang ditemukan, maka ditetapkan sebagai idiopatik hiperprolactinemia dapat dikaitkan dengan disfungsi regulasi hipotalamus, tetapi tidak ada disfungsi khusus untuk hiperprolaktinemia idiopathic secara jelas dilaporkan.

PROLAKTINOMA
KLASIFIKASI DAN EPIDEMIOLOGI Prolaktinoma umumnya diklasifikasikan berdasarkan ukuran klinis: mikroadenoma kurang dari 10 mm, macroadenomas lebih besar dari 10 mm Prolaktinoma adalah yang paling umum dari adenoma hipofisis yang mensekresi, insidensinya 6 sampai10 kasus per sejuta dan prevalensinya dari 60 sampai 100 kasus per sejuta Prolaktinoma terjadi lebih sering pada wanita, umumnya adalah mikroadenoma, sedangkan pada pria umumnya makroadenoma PATOGENESIS Cacat primer pada regulasi hipotalamus terhadap sekresi prolaktin seperti cacat pada tonus dopaminergic, secara dini telah dihipotesiskan sebagai penyebab yang memfasilitasi pertumbuhan prolaktinoma Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menjelaskan pathogenesis prolaktinoma, namun sampai sekarang belum ditemukan penyebab pasti terjadinya prolaktinoma.

PROLAKTINOMA
MANIFESTASI KLINIS
hampir seluruh wanita premenopause memperlihatkan gejala prolaktinoma misalnya galaktorea, amneorea, dan infertilitas Manifestasi klinis yang tampak pada anak-anak dan remaja antara lain, terhentinya pertumbuhan , keterlambatan pubertas, amenorea primer, galaktorea, oligomenorea, sakit kepala, gangguan penglihatan dan penurunan kepadatan mineral tulang.

PENGOBATAN
Indikasi untuk terapi pada pasien dengan Prolaktinoma dapat dibagi menjadi dua kategori, pengaruh ukuran tumor dan efek hiperprolaktinemia. Tindakan operasi pada prolaktinoma sangat tergantung keahlian ahli bedah dan ukuran tumor yang dioperasi. Dan karena kemungkinan kambuh tetap ada, maka terapi radiasi pasca oparasi mungkin juga dibutuhkan. Terapi medis umumnya menggunakan obat-obatan seperti bromokriptin, pergolide, quinagolide, dan cabergoline.

KEHAMILAN PADA WANITA DENGAN PROLAKTINOMA

Ketika seorang wanita mengalami prolaktinoma , dua masalah utama muncul ketika ovulasi dan kesuburan dikembalikan: efek dari agonis DA terhadap perkembangan janin awal, dan efek dari kehamilan itu sendiri pada prolaktinoma tersebut.

Pengaruh Agonis DA Terhadap Perkembangan Janin menggunakan agonis DA untuk memfasilitasi ovulasi dan kesuburan, bromocriptine memiliki keamanan terbesar dan memiliki catatan keamanan yang terbukti untuk kehamilan

Pengaruh Kehamilan Terhadap Prolaktinoma Estrogen memiliki efek stimulasi yang ditandai dengan sintesis dan sekresi PRL, dan lingkungan hormonal kehamilan dapat menstimulasi hyperplasia sel lactotroph

Efek stimulasi dari lingkungan hormon kehamilan juga dapat menyebabkan pembesaran signifikan prolaktinoma selama kehamilan

Scan MRI menunjukkan peningkatan bertahap dalam volume hipofisis selama kehamilan, dimulai dengan bulan kedua dan memuncak selama minggu pertama postpartum. Dalam beberapa kasus, ketinggian akhir dicapai hampir 12 mm

PENGELOLAAN PROLAKTINOMA DALAM KEHAMILAN


Bromokriptin lebih dianjurkan dokter pada wanita dengan prolaktinoma yang ingin hamil. Seorang pasien dengan microadenoma atau macroadenoma intrasellar kecil diobati hanya dengan agonis DA harus di follow up secara hati-hati selama kehamilan.

Kadar PRL tidak selalu meningkat selama kehamilan pada wanita dengan prolaktinoma, seperti yang terjadi pada wanita yang sehat. Kadar PRL mungkin juga tidak meningkatkan pembesaran tumor.

pemeriksaan berkala kadar PRL tidak bermanfaat. Karena insiden pembesaran tumor rendah, pengujian visual rutin periodik tidak cost efektif. Uji visual dan pemindaian hanya dilakukan pada pasien yang menunjukkan gejala. Pada pasien dengan pembesaran tumor yang tidak merespon pemberian suatu agonis DA, pembedahan atau rujukan dini mungkin diperlukan

Anda mungkin juga menyukai