Anda di halaman 1dari 24

BIOKIMIA ENZIM

PENDAHULUAN
MAKHLUK HIDUP PERLU NUTRIEN (KH,
LEMAK, PROTEIN) UTK HIDUP

KH

LEMAK

PROTEIN

HIDROLISA

GLUKOSA

AS. LEMAK GLISEROL

AS.AMINO

HIDROLISA : ENZIM PENCERNAAN (EKSTRASELULER)

UNIT TERKECIL
DISERAP & DIEDARKAN

KE SELURUH TUBUH

ANABOLISME

OKSIDASI

MAKROMOLEKUL

ATP

TIAP STEP PERLU ENZIM INTRASELULER

ENZIM ADALAH BIOKATALISATOR, YAITU ZAT YG MEMPUNYAI ASAL BIOLOGIS, YG DAPAT MEMPERCEPAT PERUBAHAN KIMIA PADA SEBAGIAN BESAR MEKANISME REGULASI, ENZIM IKUT BERPARTISIPASI HAMPIR SEMUA ENZIM ADALAH PROTEIN, TETAPI TERDAPAT JUGA ASAM NUKLEAT YG AKTIF SECARA KATALITIK, YAITU RIBOZIM. KERJA KATALITIK SUATU ENZIM, YAITU AKTIVITAS ENZIM DIUKUR DGN CARA MENENTUKAN PERTAMBAHAN KECEPATAN REAKSI PADA KONDISI YG TELAH DITENTUKAN KARENA AKTIVITAS YG DIKATALISIS TDK TERGANTUNG PD VOLUME, MAKA UKURAN UTK HASIL METABOLISME PER SATUAN WAKTU ADALAH KATAL (KAT, MOL. S-1) ATAU SATUAN INTERNASIONAL (U, MOL. Min -1, 1 U = 16,7 Nkat)

ENZIM TDD :

- APOENZIM : BAGIAN PROTEIN ENZIM


- KOENZIM : BAGIAN NON-PROTEIN ENZIM ENZIM HOLOENZIM : KOMPLEKS APOENZIM DENGAN KOENZIM DASAR KERJA ENZIM : MENURUNKAN KEPERLUAN ENERGI AKTIVASI YG DIGUNAKAN UNTUK SUATU REAKSI KIMIA - KO-FAKTOR : KOMPONEN TAMBAHAN BAGI AKTIFITAS

PERAN ENZIM DALAM REAKSI BIOLOGIS : ENZIM MENINGKATKAN KECEPATAN REAKSI SPONTAN PADA TEMPERATUR FISIOLOGIS

SIFAT UMUM ENZIM : SPESIFIK

TERGANTUNG PADA pH DAN SUHU


DAPAT DIHAMBAT OLEH INHIBITOR

KERJA KEBANYAKAN ENZIM ADALAH SANGAT SPESIFIK HAL INI BERHUBUNGAN DGN : - TIPE REAKSI YANG DIKATALISIS (SPESIFITAS KERJA) - JENIS REAKTAN/SUBSTRAT (SPESIFITAS SUBSTRAT) - ISOMER TERTENTU

KEGUNAAN ENZIM DI KLINIK


1. SEBAGAI ALAT BANTU DIAGNOSTIK DALAM HAL INI ENZIM TELAH TERSEDIA DALAM BENTUK KIT ATAU KRISTAL, UNTUK MENENTUKAN KADAR ZAT TERTENTU DI DALAM TUBUH

JIKA >>> DARI NORMAL : OS MENDERITA PENYAKIT TTT

CONTOH : - PENENTUAN KADAR GLUKOSA - PENENTUAN KADAR KOLESTEROL DARAH - PENENTUAN KADAR TAG DARAH

2. MENGETAHUI PERJALANAN SUATU PENYAKIT TERDAPAT HUBUNGAN ANTARA KADAR ENZIM DARAH DENGAN LUASNYA KERUSAKAN JARINGAN TUBUH * SEMBUH BILA KURVA ENZIMATIK KEMBALI NORMAL * PROGNOSA BURUK BILA KURVA ENZIMATIK DARAH

MENINGGI
3. MENGETAHUI RESPON TERHADAP TERAPI DILIHAT AKTIVITAS ENZIMNYA SETELAH PEMBERIAN TERAPI DAN DIET YANG SESUAI

INHIBITOR : SEMUA SUBSTANSI ATAU PROSEDUR YG DAPAT MERUSAK STRUKTUR 3 DIMENSI SEHINGA ENZIM TIDAK AKTIF.

CONTOH INHIBITOR : 1. PEMANASAN 2. PERUBAHAN pH YANG TINGGI 3. SINAR X 4. SINAR UV 5. TEKANAN SANGAT TINGGI 6. LOGAM BERAT 7. RACUN ENZIM YANG LAIN

KLASIFIKASI ENZIM
1. OKSIDOREDUKTASE MENGKATALISIS REAKSI OKSIDASI REDUKSI DAN BIASANYA

MENGGUNAKAN KO-ENZIM :
NAD+, NADP+, FAD, LIPOAT, KOENZIM Q YANG TERMASUK ENZIM INI : - DEHIDROGENASE - OKSIDASE - PEROKSIDASE - REDUKTASE - HIDROKSILASE - OKSIGENASE

2. TRANSFERASE MENGKATALISIS PEMINDAHAN GUGUS TERTENTU, SEPERTI : a. GUGUS 1-KARBON b GUGUS ALDEHID DAN KETON c. GUGUS ASIL d. GUGUS GLIKOSIL e. GUGUS FOSFAT f. GUGUS YANG MENGANDUNG S YANG TERMASUK ENZIM INI : - AMINO TRANSFERASE - ASIL KARNITIN TRANSFERASE - TRANSKARBOKSILASE - TRANSALDOLASE DAN TRANSKETOLASE - GLUKOKINASE - PIRUVAT KINASE

3. HIDROLASE MENINGKATKAN PEMECAHAN IKATAN ANTARA KARBON DENGAN ATOM LAINNYA DENGAN PENAMBAHAN AIR

YANG TERMASUK ENZIM INI : - ESTERASE - AMIDASE - PEPTIDASE - FOSFATASE - GLIKOSIDASE

4. LIASE MENGKATALISIS PEMECAHAN KARBON KARBON, KARBON SULFUR, DAN KARBON NITROGEN

YANG TERMASUK ENZIM INI : - DEKARBOKSILASE

- ALDOLASE
- SINTASE - HIDRASE ATAU DEHIDRATASE - DEAMINASE - NUKLEOTIDA SIKLASE

5. ISOMERASE MENGKATALISIS ISOMER GEOMETRIK DAN OKSIDASI REDUKSI INTRAMOLEKULER TERTENTU

YANG TERMASUK ENZIM INI : - EPIMERASE - MUTASE - ISOMERASE

6. LIGASE MENGKATALISIS PEMBENTUKAN IKATAN ANTARA : a. KARBON KARBON

b. KARBON SULFUR
c. KARBON NITROGEN d. KARBON OKSIGEN

YANG TERMASUK ENZIM INI : - SINTETASE

- KARBOKSILASE

KATALISIS ENZIMATIK
ENZIM ADALAH KATALISATOR YG SANGAT EFEKTIF ENZIM MENINGKATKAN KECEPATAN REAKSI YG DIKATALISISNYA BIASANYA HINGGA 1012 KALI ATAU BAHKAN LEBIH ENZIM MEMPUNYAI KEMAMPUAN MENGIKAT SUBSTRAT SECARA SPESIFIK DI DALAM PUSAT AKTIF SUBSTRAT BERORIENTASI DI DALAM ENZIM SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA BERADA DALAM POSISI OPTIMUM

CONTOH REAKSI ENZIMATIK : A + B + E A-B + E

UNSUR PENGHAMBAT ENZIM


BANYAK SUBSTANSI YG TERLIBAT PD JALANNYA METABOLISME DGN CARA MEMPENGARUHI AKTIVITAS ENZIM YG MEMPUNYAI ARTI PENTING : UNSUR PENGHAMBAT ENZIM (INHIBITOR) BANYAK OBAT (ALAM/SINTETIK) BEKERJA SBG INHIBITOR ENZIM KEBANYAKAN INHIBITOR ENZIM BERPENGARUH REVERSIBLE

JENIS-JENIS INHIBITOR : 1. ANALOG SUBSTRAT 2. ANALOG KEADAAN PERALIHAN 3. SUBSTRAT BUNUH DIRI 4. ALOSTERIK

SIFAT HAMBATAN
1. HAMBATAN KOMPETITIF - SUBSTRAT & INHIBITOR BERSAING DALAM MENDAPAT TEMPAT IKATAN YANG SAMA - REVERSIBLE

2.

HAMBATAN NON-KOMPETITIF - INHIBITOR BEREAKSI DGN GUGUS YG ESSENSIAL UNTUK AKTIVITAS ENZIM TANPA MENGGANGGU IKATAN ENZIM DGN SUBSTRAT - BEKERJA IRREVERSIBLE DGN CARA MEMODIFIKASI ENZIM YG DITUJU

ANALOG SUBSTRAT :
- MEMPUNYAI SIFAT-SIFAT YG MENYERUPAI SUATU SUBSTRAT ENZIM YG DITUJU

- ANALOG SUBSTRAT DIIKAT OLEH ENZIM SHG ENZIM TSB TIDAK BISA DIGUNAKAN LAGI
- TERMASUK HAMBATAN KOMPETITIF

ANALOG KEADAAN PERALIHAN :


- ENZIM MENSTABILKAN KEADAAN PERALIHAN DARI REAKSI YG DIKATALISIS DGN SANGAT EFEKTIF - ANALOG KEADAAN PERALIHAN MENGHAMBAT LEBIH KUAT DRPD ANALOG SUBSTRAT - TERMASUK HAMBATAN KOMPETITIF

SUBSTRAT BUNUH DIRI :


- MENYANGKUT ANALOG SUBSTRAT YG MENGANDUNG SUATU GUGUS REAKTIF SEBAGAI TAMBAHAN - SUBSTRAT INI PERTAMA-TAMA MENGIKAT SECARA REVERSIBLE UTK KEMUDIAN BERIKATAN SECARA KOVALEN DGN PUSAT AKTIF ENZIM - BERSIFAT NON-KOMPETITIF

- CONTOH : PENISILIN SBG SUBSTRAT BUNUH DIRI PENISILIN BERPENGARUH THD ENZIM YG SANGAT DIPERLUKAN UTK SINTESIS DINDING SEL BAKTERI TERTENTU

INHIBITOR ALOSTERIK :
- MENGIKAT ENZIM PADA TEMPAT IKATAN YG TERPISAH, DI LUAR PUSAT AKTIF - HAL TERSEBUT MENYEBABKAN PERUBAHAN KONFORMASI PROTEIN ENZIM, YG SECARA TIDAK LANGSUNG MENGURANGI AKTIVITAS ENZIM - BERSIFAT NON-KOMPETITIF

KOENZIM, KLASIFIKASI BERDASARKAN FUNGSI SPESIFIK


1. KOENZIM UNTUK MENTRANSFER GUGUS BUKAN H * ATP DAN FAMILINYA * GULA FOSFAT * Ko-A * TIAMIN PIROFOSFAT * PIRIDOKSAL FOSFAT * KOENZIM FOLAT * BIOTIN * KOENZIM B12

2. KOENZIM UNTUK MENTRANSFER GUGUS H


* NAD, NADP * FMN, FAD * ASAM LIPOAT * KOENZIM Q