Anda di halaman 1dari 13

By EDMOND APRIZA

TMJ dibentuk oleh Condyle (kondilus) dan articular disc. Condyle (kondilus) berartikulasi dengan fossa mandibular atau glenoidea dari os temporal Condyle dan eminensia artikularis dilapisi oleh jaringan ikat kolagen padat tanpa pembuluh darah dan saraf. Cairan synovial membasahi struktur ini, melembabkan dan melumasi tulang yang saling bergerak tanpa menimbulkan friksi. Diskus dan kapsul bergabung pada bagian anterior dan beberapa serat dari muskulus pterygoidea lateral masuk ke dalam diskus Pada arah posterior, diskus dan kapsul tidak melekat secara langsung, tetapi dihubungkan oleh retrodiscal pad, yaitu lembaran jarinigan ikat longgar yang menyebabkan pergerakan sendi ke anterior

Articular disc (menicus) terletak diantara keduanya. Meniscus merupakan lembaran jaringan ikat fibrous padat yang menebal pada bagian posterior, menipis pada bagian medial dan menebal kembali pada bagian anterior Meniscus memisahkan ruang TMJ sebelah atas dan bawah. Pada arah lateral dan medial, diskus ini melekat pada condyle itu sendiri, jadi apabila bergerak ke depan dan ke belakang, meniskus akan mengikutinya Diskus artikularis terdiri dari jaringan ikat fibrosa, sebagian besar bebas dari pembuluh darah dan saraf.

Diskus dapat dibagi dalam tiga bagian yaitu : a) bagian tengah yang paling tipis adalah intermediate zone b) bagian yang lebih tebal pada anterior disebut anterior borderI c) bagian yang lebih tebal pada posteriornya disebut posterior border Pada kondisi normal permukaan artikularis dari kondilus terletak pada zona intermediate dari diskus artukularis Diskus artikularis pada keadaan bergerak bersifat fleksibel dan dapat beradaptasi dengan kebutuhan fungsional dari permukaan artikularis

Batas-batas diskus
AD : anterior diskus SC : superior joint cavity IC : inferior joint cavity LDL : lateral diskus ligament CL : capsul ligament MDL : median diskus ligament

Perlekatan diskus superior dan inferior, medial dan lateral adalah pada ligament kapsular/CL, sedangkan permukaan internal terdapat lapisan sel endothelial yang disebut lapisan synovial yang menghasilkan cairan synovial. Cairan synovial berfungsi sebagai media yang menyediakan kebutuhan metabolism jaringan, disamping berfungsi sebagai lubrikasi selama fungsi.

LIGAMEN
ligament pada TMJ terdiri dari jaringan ikat kolagen dengan panjang tertentu Ligament tidak terlibat secara aktif di dalam fungsi sendi tetapi berfungsi secara pasif dengan menahan dan membatasi pergerakan. Ligamen-ligamen fungsional yang terlibat adalah: 1. Ligament kolateral 2. Ligament kapsular 3. Ligament temporomandibular 4. Sphenomandibular 5. Stylomandibular

Muskulus pterygoidea lateral Inferior lateral pterygoid, berawal pada permukaan luar dari lateral pterygoid plate dan meluas ke belakang, atas dan ke luar dan berinsersi pada leher condyle. Apabila kedua sisi otot ini berkontraksi secara simultan, condyle akan tertarik ke bawah dari eminensia artikularis dan mandibula akan protrusi. Kontraksi unilateral akan menyebabkan gerakan mediotrusif dari condyle dan menyebabkan gerakan lateral dari mandibula ke arah yang berlawanan. Pada saat otot berfungsi dengan m. mandibula depressor, mandibula akan lebih rendah dan condyle meluncur ke depan dan ke bawah dari eminensia artikularis.

Gambar muskulus pterigoidea dalam aspek lateral (prosesus coronoideus dan separuh bagian anterior dari ramus mandibula dihilangkan)

Superior lateral pterygoid Bagian ini lebih kecil daripada bagian inferior, dan berasal dari permukaan infratemporal dari sayap os spenoidea, meluas secara horizontal, ke arah belakang dan ke luar menuju kapsul artikularis, diskus dan leher condyle. Sebagain besar melekat pada leher condyle (60-70%) dan pada diskus (30-40%) dan dominan pada aspek medial dibanding lateral. Superior lateral pterygoid aktif selama terdapat kekuatan pukul (power stroke) dan gigi geligi berkontak. Power stroke berarti gerakan yang menyebabkan mandibula mengatup, seperti mengunyah atau gerakan clenching gigi geligi