Anda di halaman 1dari 9

LEUKOSITOSIS

Leukositosis adalah peningkatan sel darah putih (leukosit) di atas nilai normal. Nilai normal leukosit berbeda pada bayi, anak, dan dewasa. Leukositosis dapat disebabkan oleh infeksi, radang (inflamasi), reaksi alergi, keganasan, dan lain-lain. Pada anak, leukositosis sebagian besar disebabkan infeksi bakteri, namun bisa juga disebabkan infeksi virus. Untuk menentukan apakah infeksi bakteri atau infeksi virus tetap mengacu pada klinis anak.

Leukosit meningkat 1. Infeksi 2. Leukemia 3. Autoimun Mekanisme leukositosis karena infeksi Infeksi-->deteksi antigen-->respon imun tubuh (peningkatan polimorfonuklear {netrofil,eusinofil,basofil})-->untuk memfagosit antigen-->leukosit meningkat

Jumlah leukosit dipengaruhi oleh umur, penyimpangan dari keadaan basal dan lain-lain. Pada bayi baru lahir jumlah leukosit tinggi, sekitar 10.000 30.000/l. Jumlah leukosit tertinggi pada bayi umur 12 jam yaitu antara 13.000 - 38.000 /l. Setelah itu jumlah leukosit turun secara bertahap dan pada umur 21 tahun jumlah leukosit berkisar antara 4500 - 11.000/l. Pada keadaan basal jumlah leukosit pada orang dewasa berkisar antara 5000 - 10.0004/1. Jumlah leukosit meningkat setelah melakukan aktifitas fisik yang sedang, tetapi jarang lebih dari 11.000/l. Bila jumlah leukosit lebih dari nilai rujukan, maka keadaan tersebut disebut leukositosis.

Leukositosis dapat terjadi secara fisiologik maupun patologik. Leukositosis yang fisiologik dijumpai pada kerja fisik yang berat, gangguan emosi, kejang, takhikardi paroksismal, partus dan haid. Leukositosis yang terjadi sebagai akibat peningkatan yang seimbang dari masing-masing jenis sel, disebut balanced leokocytosis. Keadaan ini jarang terjadi dan dapat dijumpai pada hemokonsentrasi. Yang lebih sering dijumpai adalah leukositosis yang disebabkan peningkatan dari salah satu jenis leukosit sehingga timbul istilah neutrophilic leukocytosis atau netrofilia, lymphocytic leukocytosis atau limfositosis, eosinofilia dan basofilia. Leukositosis yang patologik selalu diikuti oleh peningkatan absolut dari salah satu atau lebih jenis leukosit.Leukopenia adalah keadaan dimana jumlah leukosit kurang dari 5000/0 darah. Karena pada hitung jenis leukosit, netrofil adalah sel yang paling tinggi persentasinya hampir selalu leukopenia disebabkan oleh netropenia.

Hitung Jenis Leukosit Hitung jenis leukosit (differential count) adalah nilai komponen-komponen sel yang menyusun sel darah putih. Jadi, sel darah putih sebetulnya terdiri dari beberapa jenis sel yaitu basofil, eosinofil, neutrofil, limfosit dan monosit. Peningkatan leukosit biasanya disertai peningkatan salah satu atau lebih komponen sel tersebut. Mengetahui jenis komponen sel darah putih yang meningkat dapat membantu menentukan penyebab leukositosis. Penyebab Leukositosis Berdasarkan Hitung Jenis : A. Neutrofilia Neutrofilia adalah jumlah neutrofil meningkat melebihi nilai normal. Neutrofilia sebagian besar disebabkan oleh infeksi bakteri. Selain itu, neutrofilia dapat disebabkan oleh inflammatory bowel disease, rheumatoid arthritis, vasculitis (kawasaki syndrome), keganasan, pemberian kortikosteroid, dan splenektomi.

B. Limfositosis Limfositosis adalah jumlah limfosit meningkat melebihi nilai normal. Infeksi virus biasanya menyebabkan limfositosis. C. Monositosis Monositosis adalah jumlah monosit meningkat melebihi nilai normal. Monositosis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri (tuberkulosis, endokarditis bakerialis subakut, brucellosis), infeksi virus (mononucleosis), sifilis, infeksi protozoa, infeksi riketsia, keganasan, sarkoidosis, dan autoimun. D. Basofilia Basofilia adalah jumlah basofil meningkat melebihi normal. Basofilia dapat disebabkan oleh keganasan. E. Eosinofilia Eosinofilia adalah jumlah eosinofil meningkat melebihi normal. Eosinofilia dapat disebabkan oleh alergi, hipersensitivitas terhadap obat, infeksi parasit, infeksi virus, keganasan, dan kelainan kulit.

Penyebab Leukositosis
Terjadi pada infeksi akut. Trauma, cedera jaringan, pembedahan. Leukimia, kelainan mieloproliferatif. Neoplasma ganas. Toksin, uremia, coma, eklampsia. Perdarahan akut. Setelah spelenektomi. Obat tertentu (adrenalin)

Penyakit tertentu misalnya measles, pertussis, sepsis leukositosis sangat tinggi pergeseran ke kiri (shift to the left).

Dapat terjadi tanpa penyakit yang jelas : Panas matahari, sinar UV. Lukositosis fisiologis : excitement, stress, olahraga, nyeri, udara dingin, udara panas, anestesia. Mual, muntah, kejang. Pemberian steroid.

DAFTAR PUSTAKA
Inoue S. Leukocytosis. http://emedicine.medscape.com/article/956278overview Abramson N, Melton B. Leukocytosis: Basic of clinical assessment. http://www.aafp.org/afp/20001101/2053.html

Anda mungkin juga menyukai