Anda di halaman 1dari 10

HEMATOKRIT (PCV)

Definisi Hematokrit berasal dari kata Heme (darah) dan Tokrit / Krinein (memisahan). Jadi Hematokrit adalah volume eritrosit yang dipisahkan dari plasma dg memutarnya di dalam tabung khusus yg nilainya dinyatakan dlm % (persen). Nama lain dari hematokrit adalah Packed Cell Volume (PCV). Pemeriksaan Hematokrit merupakan salah satu metode yg paling teliti dan sederhana dlm mendeteksi dan mengukur derajat anemia atau polisitemia. Oleh karena itu, baik dipergunakan sbg metode screening anemia. Keuntungan pem. Hematokrit sbg metode screening anemia adalah :
Dapat Dapat Dapat Dapat memperkirakan adanya lekositositosis/trombositosis. memperkirakan plasma ikterus memperkirakan plasma lipemik digunakan utk. Menghit. Nilai2 absolut dari eritrosit

Pem. Hematokrit dpt dilakukan dg 2 metode :


Makrohematokrit Mikrohematokrit

ad. Makrohematokrit A. Tujuan Untuk mengukur konsentrasi sel darah merah dlm darah. B. Prinsip Darah dg antikoagulan yg bersifat isotonis dg pemutaran 3000 rpm akan terjadi pengendapan pd dasar tabung dan dihitung sbg pem. PCV. C. Alat dan Bahan 1. Tabung Wintrobe 2. Sentrifuge 3. Pipet Tetes 4. Rak Tabung

D. Cara Kerja : - Tabung Wintrobe diisi dg darah + antikoagulan sampai tanda 10 (skala kanan dg pipet tetes) - Tb. Diputar/disentrfg dg kec. 3000rpm 30mnt - Letakkan tegak lurus pd rak tb.wintrobe/rak tb. Reaksi - Baca hasilnya pd skala sebelah kanan E. Interpretasi Hasil 1. Menurut Wells :
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan : 42% - 50% : 40% - 48% : 40% - 54% : 37% - 47%

2. Menurut Hepler :

F. Cara Perhitungan : Perhitungan nilai PCV dilakukan dg cara mengukur tinggi kolom darah merah dibagi dg tinggi slrh kolom darah dikalikan 100% atau : Panjang Endapan X 100% Panjang Whole Blood G. Sumber Kesalahan :
Kesalahan sampel darah Perbandngn antikoagulan dg darah tdk sesuai Tabung PCV tdk bersih dan kering Tidak cukup waktu memutar tabung Pembacaan yg tdk tepat Memakai darah wintrobe oxalat yg disimpan > 3 jam Darah dlm botol tdk dicampur saat mengisi tab.wintrb

H. Catatan : 1. Di atas endapan eritrosit yg mampat terdpt lap. berwarna putih keabuan (buffycoat) tdk ikut dibaca sbg batas miniskus, bagian ini adalah lap. Lekosit dan yg paling atas adalah Trombosit. 2. Sentrifuge sebaiknya dipilih putaran datar ( horizontal head ), sehingga pembacaan miniskus lebih mudah. 3. Nilai normal penderita pd cara makro dan mikro tdk berbeda.

ad. Mikrohematokrit A. Tujuan Untuk mengukur konsentrasi sel darah merah dlm darah. B. Prinsip Darah dg antikoagulan yg bersifat isotonis di putar 15.000rpm 5akan terjadi pengendapan pd dasar tabung dan dihitung sbg pem. PCV. C. Alat dan Bahan 1. Tabung Kapiler 2. Mikrohematokrit Sentrifuge 3. Mikrohematokrit Reader / Skala hematokrit 4. Tutup Tabung, dpt berupa : lilin malam, karet, atau dibakar ujungnya.

D. Cara Kerja : - Tabung kapiler diisi dg darah kapiler atau vena + antikoagulan sampai 2/3 3/4 panjang tab. (utk drh kapiler digunakan tab. Kapiler yg berlapis heparin. - Sumbat ujungnya dg lilin malam, karet, atau dibakar ujungngnya. - Tab. Kapiler dimasukan pd lekukan radial dr sentrfge dg tutup menghadap keluar menjauhi sentral. - Tb. Diputar/disentrifuge dg kec.15.000rpm 5mnt - Baca hasilnya pd skala hematokrit E. Interpretasi Hasil 1. Menurut Wells : Laki-laki : 42% - 50% Perempuan : 40% - 48% 2. Menurut Hepler :

F. Cara Perhitungan : Nilai PCV dihitung dg menggunakan skala hematokrit. Jika skala hematokrit tdk ada, perhitungan nilai PCV dpt dilakukandg cara mengukur tinggi kolom darah merah dibagi dg tinggi slrh kolom darah dikalikan 100% atau : Panjang Endapan X 100% Panjang Whole Blood G. Sumber Kesalahan : Kesalahan sampel darah Perbandngn antikoagulan dg darah tdk sesuai Tidak cukup waktu memutar tabung Pembacaan yg tdk tepat

1.

2.

3.

4.

H. Catatan : Penutup lubang kapiler yg tdk sempurna dpt menyebabkan hasil PCV rendah palsu krn sebagian darah menembus keluar. Penempatan tabung2 kapiler pd lubang jari2 kurang mapan & penutup yg kurang rapat dpt menyebabkan hsl pembacaan tinggi palsu. Hal ini disbbkan krn fixnya tab.kapiler shg bergerak2 saat dilakukan sentrifuge. Demikian pula bila kita membiarkan tab.2 tsb terlalu lama stlh sentrifuge tsb. Kecepatan putar sentrfg & pengaturan waktu dimaksudkan agar eri menjadi mampat scr maksimal, oki harus ditepati. Penggunaan antikoagulan scr berlebihan dpt menyebabkan hsl pembacaan rendah palsu.

Hal2 yg perlu diperhatikan pd pem. PCV : 1. Stlh selesai penentn/pem.PCV, hendaknyadiperhatikan: - Lapisan Buffy Coat
Lap.ini terdr dr lekosit dan trombosit yg berwarna kelabu kemerahan atau keputih2an. Dalam keadaan normal tinggi lap.buffycoat adalah 0,1 mm. tinggi lap.buffycoat 0,1 mm sesuai dg 1000 lekosit/mm3.

- Karakter dari Plasma

2. Stlh selesai memutar, pd tb. Wintrobe akan terlihat lapisan eri paling bawah kmd lap. Buffycoat dan paling atas adalah lapisan plasma. Pemisahan tsb disebabkan oleh berat jenis bagian2 tsb berbeda2. 3. Kadang2 batas antara lap. Buffycoat tsb tdk begitu jelas. Jika pd sirkulasi terdpt jg eri berinti pd keadaan2 patologis, ex. Anemia hemolitik yg berat. Dalam hal ini yg menjadi batas adalah bagian volume eri dekat perbatasan yg jelas kelihatan merah. 4.Pem. PCV baik metode Makro maupun Mikro hrs dilkkn dg teliti & sesuai dg prosedurutk menghindari terjadinya kesalahan hsl pem. Nilai/kdr PCV akan me / > normal pd keadan polisitemia dan nilai/kadar PCV akan rendah atau me / < normal pada keadaan anemia. Pem. PCV digunakan

Normalnyalapisan plasma berwarna kuning muda Plasma berwarna kuning atau kuning tua pd keadaan2 fisiologis/patologis, dmn kadar bilirubin darah meningkat, ex. Pd neonatal, hepatitis infectiosa, dsb. Berwarna spt susu bila kadar cholesterol meninggi,ex. Pd nephritic syndrom,Diabetes mellitus,dsb. Plasma tampak keruh pd Multiple Myeloma Berwarna merah atau spt air daging bila ada hemolitis dr eri, ex. Krn spuit yg belum kering pd waktu pengambilan darah. Warna plasma pd hipokromik mikrositik