Anda di halaman 1dari 45

LARINGITIS AKUT

Kelompok 1

Kelompok 1
Dina sekar Ermala Dewi Hani musliha Iin nurendah Maya maisaroh Puspita TS Rahmah nurlidaya Rika mudrika Siti Fatimah Siti Zahara

110.2003.071 110.2003.081 110.2003.116 110.2003.125 110.2003.174 110.2003.222 110.2003.232 110.2003.243 110.2003.255 110.2003.257

Laringitis akut
Umumnya

kelanjutan dari rinofaringitis (common cold) Pada anak : cepat menimbulkan sumbatan jalan napas Etiologi : - bakteri - virus

gejala

klinis : - demam - malaise - gejala lokal : - suara parau - afoni - nyeri saat menelan - batuk kering disertai dahak kental

Pemeriksaan : - mukosa laring hiperemis, membengkak (t.u. di atas & bawah pita suara) - biasanya ada tanda akut di hidung/sinus paranasal/paru

Terapi

: - istirahat berbicara & bersuara selama 2-3 hari - menghirup udara lembab - menghindari iritasi faring & laring - antibiotik, bila peradangan dari paru - bila ada sumbatan laring : pasang pipa endotrakea/trakeostomi

Laringitis akut
Laringitis

akut non-spesifik Croup spasmodik akut Laringotrakeo-bronkitis akut Laringitis membranosa nonspesifik Laringitis supraglotik (epiglotitis) akut Laringitis akut spesifik

Laringitis akut nonspesifik


>>

ringan,self-limiting disease Etiologi : - penyalahgunaan suara - inhalasi uap toksik - infeksi bakteri/virus tersering : virus influenza, adenovirus, & bakteri streptokokus

- mungkin disebabkan pemaparan trhdp: a. perubahan suhu mendadak b. defisiensi makanan c. malnutrisi d. daya tahan tubuh rendah Patologi : - dilatasi kapiler dan hiperemis - lapisan mukosa superfisial mengelupas - ulkus dangkal ditutupi pseudomembran

Gejala

klinis : demam gejala flu disertai suara serak kering & kasar pada tenggorok afonia,jika terjadi oedem pita suara nyeri pada laring batuk batuk sekret mula2 sedikit banyak,kental

Diagnosis

: - laringoskopi indirek : terlihat eritema laring yang difus - Laringoskopi : - pita suara memerah dan membengkak - mukosa sekitar faring/ trakea bisa terinfeksi, tergantung penyakit yg mendasari - biakan tenggorok,bila resisten

Terapi

: - istirahat total pita suara - larangan merokok - obat-obatan simptomatik untuk demam batuk, nyeri tenggorok - pemberian ekspektoran - humidifikasi di kamar yang dingin - antibiotik spektrum luas

croup spasmodik akut/asma Millar


Suatu

inflamasi ringan pada anak >> anak di bawah 6 tahun Infeksi berkembang cepat Etiologi : - >> bersamaan dengan ISPA - faktor psikogen

Patologi

: - pembengkakan kedua sisi infraglotik & supraglotik (sementara) Gejala klinis : - saat tidur (khas !!) : tidur sehat & cepat terbangun dengan batuk menggonggong, stridor, dispnea anak berusaha bernapas & mengambil O2 banyak spasme laring sianosis pada kulit muntah/tak sadar tidur lagi - saat bangun : << batuk & serak ringan

Tipe

serangan : - dapat berulang 2-3 malam lalu hilang - dapat berulang krn penyebab psikogen - tidak menghilang spontan & gejala obstruksi menetap Terapi : - humidifikasi - obat emetik : Ipecac - 1 sdt - obat-obatan sedativa - antibiotik, jarang

Penyakit

peradangan akut berat di daerah laring, trakea, dan bronkus >> anak di bawah usia 5 tahun Etiologi : - kelembaban rendah & dingin - >> virus : a. Myxovirus b. Parainfluenza tipe 1,3 c. Influenza A & B d. adenovirus - bakteri : streptokokus, stafilokokus, pneumokokus

Laringotrakeo-bronkitis akut

Patologi

: - pembengkakan edematosa di daerah konus elastikus, akibat menyempitnya daerah infraglotik yang semula sempit - oedem pada cabang trakeobronkial - reaksi inflamasi berat pada cabang trakeobonkial (sel-sel epitel menghilang, sekret mukoid kental dan melekat)

Gejala

klinik : mula-mula : selesma stlh 2-3 hari : - batuk menggonggong dan kering (>> malam) disertai stridor inspirasi ringan masa inspirasi memanjang bunyi mengi pada ekspirasi hipoksia sianosis (kasus berat) hiperkapnia

- asidosis - hiperpireksia (> 40C) - malaise - gelisah - disorientasi - mual & muntah - dehidrasi - lanjut : stupor, penglihatan kosong, kulit keabu-abuan, usaha napas berkurang, takikardia

Diagnosis

: riwayat penyakit foto Rontgen lateral leher : -penyempitan di infraglotik Laringoskopi direk inspeksi langsung : - daerah infraglotik bwarna kemerahan difus, licin apusan dan biakan laring kadar serum antibodi pemeriksaan darah tepi

Terapi

: - humidifikasi di kamar yg lembab & dingin - terapi Oksigen (hati-hati narkosis CO2 !!) - mukolitik & proteolitik - hidrasi sistemik & traktus trakeobronkial (beri cairan p.e) - kortikosteroid & antibiotik - penggunaan epinefrine rasemik - obat sedativa ringan

- trakeostomi, bila : 1. ada tanda obstruksi 2. sianosis 3. takikardia 4. kulit pucat keabu-abuan 5. ventilasi paru sangat menurun 6. ketidakmampuan untuk batuk 7. kolaps

Laringitis membranosa nonspesifik


>>

berhubungan penyakit lain : mononukleosus infeksiosa, penyakit virus >> anak, bisa pada dewasa juga bayi >> saat epidemik ISPA Sering menyebabkan kematian pada anak (pneumonia,septikemia,syok,kegagalan pernapasan)

Etiologi

: - bakteri : pneumokokus, streptokokus, stafilokokus, kuman gram - faktor predisposisi : a. ISPA b. respon imun menurun c. DM d. keadaan umum lemah

Gejala

klinis : suara serak batuk menggonggong dispnea disertai stridor inspirasi nafsu makan menghilang spasme laring pasca-batuk obstruksi tiba-tiba : afonik & stridor dewasa : haus & odinofagia panas tinggi, lemah, syok (septicaemia)

Pemeriksaan

: - permukaan plika ariepiglotik,aritenoid, pita suara palsu tertutup selaput putih kekuningan yang mudah lepas - membran rapuh & mudah terlepas - pembentukkan membran terbatas pada laring (non-spesifik) - mukosa di bawahnya merah, granuler & tidak mudah berdarah - biakan darah (septicaemia kuman gram -)

Terapi

: - trakeostomi,untuk mempertahankan saluran napas - membran yang terlepas, dikeluarkan dengan laringoskopi langsung - biakan membran tes sensitivitas - antibiotik dosis tinggi i.v. - humidifikasi di ruang lembab & sejuk - cairan intravena

Laringitis supraglotik (epiglotitis) akut


>>

anak 3 6 tahun, dewasa Etiologi :

Patologi

: - selulitis berat pada jaringan epiglotis dan plika ariepiglotik - mukosa merah terang & oedem - ekskresi laring mengental & berkurang

>> kuman H. influenzae tipe B Stafilokokus,streptokokus,pneumokokus Virus

Gejala

klinis : - demam tinggi (40C) - duduk dengan mulut terbuka, posisi mandibula ke depan, lidah dijulurkan - tidak serak - anak keabu-abuan (gawat !!) - disfagia

Diagnosis

: pemeriksaan mulut : sekret mengumpul di orofaring spatula lidah (hati-hati !!) : - epiglotis merah tua - oedem di belakang lidah auskultasi dada : - suara napas berkurang foto rontgen jar. lunak leher : - pembengkakkan supraglotik memenuhi saluran nafas

- Foto rontgen paru : - melihat penyakit penyerta - apusan & biakkan dari sekret faring : - midentifikasi kuman penyebab - laringoskopi direk (KI !!) Terapi : - rawat di RS (ICU) - trakeostomi, bila : 1. ada obstruksi 2. disfagia menghebat 3. aliran udara ke paru berkurang

Terapi

(lanjutan) - Tx konservatif : - pipa endotrakea - humidifikasi di kamar 16 20C & kelembaban 90 95 % - cairan intravena - terapi Oksigen - obat mukolitik - antibiotik spektrum luas (i.m/i.v) - kortikosteroid

Laringitis akut spesifik

DIFTERI HERPES

LARING

Difteri
Bisa

mengenai sebagian/seluruh saluran napas atas >> anak di atas 6 tahun, bisa pada dewasa Etiologi : - Corynebacterium diphteriae, 3 jenis (gravis,intermedius,mitis) Penularan : - udara (droplet) & benda terkontaminasi

Patologi

: - nekrosis pada epitel mukosa hidung, faring,laring - pengeluaran banyak serum mgumpal selaput tdd : a. epitel nekrotik b. bakteri c. fibrin d. fagosit - eksotoksin bisa menyerang otot jantung,dan saraf perifer - sumbatan jalan nafas & gagal jantung mati

Gejala

klinis : - masa inkubasi : 1 7 hari - nyeri tenggorok ringan - malaise - demam ringan - takikardia ringan - suara serak - batuk - stridor - tanda-tanda sumbatan jalan nafas - Limfadenitis servikal bull-necked (khas !!)

Diagnosis

: - pemeriksaan faring : selaput putih keabuan pada tonsil, dinding faring atau laring - pemeriksaan mikroskopik dari membran - biakan kuman pada media Loeffler & tellurite

Pencegahan

: - imunisasi aktif sejak bayi 10 tahun Terapi : - antitoksin (i.v & i.m) - penisilin - bronkoskopi - trakeostomi, bila ada sumbatan jalan nafas & takikardi

HERPES LARING
Etiologi

: - virus herpes - >> anak-anak 6 bulan 3 tahun Patologi : - virus menetap pada sel-sel mukosa - >> ada faktor pencetus (ISPA/trauma) - bercak vesikel dikelilingi areola merah pecah ulkus kecil dtutupi eksudat keputihan

Gejala

klinik : >> bsamaan herpes ginggivostomatitis demam tinggi lesi pada rongga mulut suara serak batuk menggonggong stridor pembesaran KGB servikal

Diagnosis

: - biopsi lesi badan inklusi intranukleus - antibodi dlm darah :peningkatan titer - biakan virus Terapi : - self-limiting disease 1 3 minggu - kasus berat : antibiotik - pencegahan : vaksinasi ulang

Pada tonsil