Anda di halaman 1dari 21

PENGEMBANGAN PROGRAM POKOK PUSKESMAS

OLEH : KELOMPOK III

PENGERTIAN PUSKESMAS

Puskesmas adalah suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok. (Depkes RI, 2002).

FUNGSI PUSKESMAS
Ada tiga fungsi pokok puskesmas : Sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat di wilayahnya Membina peran serta masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat. Memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya

Proses dalam melaksanakn fungsinya dilakukan dengan cara :


Merangsang masyarakat termasuk swasta untuk melaksanakan kegiatan dalam rangka menolong dirinya sendiri Memberikan petunjuk kepada masyarakat bagaimana menggali dan menggunakan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien Memberi bantuan yang bersifat bimbingan teknik materi dan rujukan medis maupun rujukan kesehatan kepada masyarakat Memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat Bekerja sama dengan sektor-sektor yang bersangkutan dalam melaksanakan program puskesmas.

Program Pokok Puskesmas


Kesehatan dasar basic six atau 6 program pokok puskesmas yaitu:
Promosi Kesehatan Kesehatan lingkungan Pencegahan Pemberantasan Penyakit Kesehatan Keluarga dan Reproduksi Perbaikan Gizi masyarakat Penyembuhan Penyakit dan Pelayanan Kesehatan

1. PROMOSI KESEHATAN
adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan kondisi bagi perorangan, kelompok dan masyarakat, dalam berbagai tatanan, dengan membuka jalur komunikasi, menyediakan informasi, dan melakukan edukasi, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan prilaku, dengan melakukan advokasi, pembinaan suasana dan gerakan pemberdayaan masyarakat untuk mengenali, menjaga/memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatannya

TUJUAN

Tercapainya perubahan prilaku individu, keluarga dan masyarakat dalam membina dan memelihara prilaku sehat, serta berperan aktif dalam upaya mewujudkan
derajat kesehatan yang optimal.

Sasaran
1. Pelaksanaan posyandu dan Pembinaan kader 2. Penyuluhan Kesehatan a. Penyuluhan dalam gedung b. Penyuluhan luar gedung c. Penyuluhan kelompok : Kelompok posyandu Penyuluhan masyarakat Anak sekolah Penyuluhan perorangan : PHN 3. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) 4. Advokasi program kesehatan dan program prioritas Kampanye program prioritas antara lain : vitamin A, narkoba, P2M DBD, HIV, malaria, diare 5. Promosi kesehatan tentang narkoba 6. Promosi tentang kepesertaan jamkesmas 7. Pembinaan dana sehat/jamkesmas

2. Kesehatan lingkungan
Pengertian Berdasarkan teori Blum, lingkungan merupakan salah satu faktor yang pengaruhnya paling besar terhadap status kesehatan masyarakat di samping faktor pelayanan kesehatan, faktor genetik dan faktor prilaku. Bahaya potensial terhadap kesehatan yang diakibatkan oleh lingkungan dapat bersifat fisik, kimia maupun biologi. Tujuan Umum terwujudnya kualitas lingkungan yang lebih sehat agar dapat melindungi masyarakat dari segala kemungkinan resiko kejadian yang dapat menimbulkan gangguan dan bahaya kesehatan menuju derajat kesehatan keluarga dan masyarakat yang lebih baik.

Kegiatan Kegiatan-kegiatan utama kesehatan lingkungan yang harus dilakukan Puskesmas meliputi: Penyehatan air Penyehatan makanan dan minuman Pengawasan pembuangan kotoran mannusia Pengawasan dan pembuangan sampah dan limbah Penyehatan pemukiman Pengawasan sanitasi tempat umum Pengamanan polusi industri Pengamanan pestisida Klinik sanitasi

3. Pencegahan Pemberantasan Penyakit Menular


Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Penyakit Menular (P2M) Penanggulangan KLB penyakit . menular dilaksanakan dengan upaya-upaya : Pengobatan, Pemutusan rantai penularan atau upaya pencegahan Melakukan kegiatan pendukung Program Pencegahan Adalah mencegah agar penyakit menular tidak menyebar didalam masyarakat, yang dilakukan antara lain dengan memberikan kekebalan kepada host melalui kegiatan penyuluhan kesehatan dan imunisasi.

. Surveilans Evidemiologi Penyakit Menular Adalah suatu kegiatan pengumpulan data/informasi melalui pengamatan terhadap kesakitan/kematian dan penyebarannya serta faktorfaktor yang mempengaruhinya secar sistematik, terus menerus dengan tujuan untuk perencanaan suatu program, mengevaluasi hasil program, dan sistem kewaspadaan dini. Secara singkat dapat dikatakan: Pengumpulan Data/Informasi Untuk Menentukan Tindakan (Surveillance For Action).

Program Pemberantasan Penyakit Menular Program imunisasi Program TB paru dengan kegiatan penemuan penderita TBC Program malaria dengan angka insiden malaria (AMI) Program ISPA dengan frekuensi penemuan dan penaggulangan pneumonia Program diare meliputi frekuensi penanggulangan diare Program rabies Program Surveilans Pemberantasan P2B2 demam berdarah

4. Kesehatan Keluarga dan Reproduksi


Pengertian Kesehatan Keluarga adalah wujud keluarga sehat, kecil bahagia dan sejahtra dari suami istri, anak dan anggota keluarga lainnya (UU RI no 23 th 1992) Kesehatan Reproduksi adalah kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang utuh. Bukan hanya bebas dari penyakit dan kecacatan, dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya.(WHO) Tujuan Umum Meningkatkan kesadaran kemandirian wanita dan keluarganya dalam mengatur biologik keluarga termasuk fungsi reproduksinya serta berperan serta aktif dalam mencegah dan menyelesaikan masalah kesehatan keluarga serta meningkatkan kualitas hidup keluarga

Kebijaksanaan Penyelenggaraan Pembinaan Kesehatan Keluarga dan Reproduksi Sesuai dengan intervensi nasional penanggulangan masalah kesehatan reproduksi di indonesia berdasarkan rekomendasi strategi regional WHO untuk negara-negara Asia Tenggara, maka kegiatan pelayanan reproduksi adalah:

Kesehatan Ibu Dan Anak


Kesehatan Anak Usia Sekolah
Kesehatan Remaja, termasuk pencegahan serta penanganan PMS (Penyakit Menular akibat Hubungan Seks, HIV/AIDS)

Keluarga Berencana

5. Perbaikan Gizi masyarakat


PengertianAdalah kegiatan untuk mengupayakan peningkatan status gizi masyarakat dengan pengelolaan terkoordinasi dari berbagai profesi kesehatan serta dukungan peran serta aktif masyarakat Tujuan Menanggulangi masalah gizi dan meningkatkan status gizi masyarakat Program Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) Upaya Perbaikan Gizi Institusi (UPGI) Upaya Penanggulangan Kelainan Gizi Yang Terdiri Dari: Pencegahan Dan Penanggulangan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) Pencegahan Dan Penanggulangan Anemia Besi (AGB) Pencegahan Dan Penanggulangan Kurang Kalori Energi Protein (KEP) Dan Kurang Energi Kronis (KEK) Pencegahan Dan Penaggulangan Kekurangan Vitamin A (KVA) Pencegahan Dan Penaggulangan Masalah Kekurangan Gizi Mikro Lain Pencegahan Dan Penaggulangan Masalah Gizi Lebih Sistem Kewaspadaan Pangan Dan Gizi (SKPG)

6. Penyembuhan Penyakit dan Pelayanan Kesehatan


1. Pelayanan Medik Rawat Jalan Tujuanterwujudnya pengguna jasa dan keluarganya yang partisipatif, sehat sejahtera, badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap anggota keluarga hidup produktif secara sosial dan ekonomi dengan baik
2. Pelayanan Kedaruratan Medik Tujuan memberikan pertolongan medik segera dengan menyelesaikan masalah kritis yang ditemukan untuk mengambil fungsi vital tubbuh serta meringankan penderitaaan dari pengguna pelayanan. 3. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Tujuan meningkatkannya partisipasi anggota masyarakat dan keluarganya untuk bersama-sama mewujudkan tercapainya derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat yang optimal

Pengembangan Program Pokok Puskesmas


1. Upaya Kesehatan Sekolah.

Membina sarana keteladanan di sekolah, berupa sarana keteladanan gizi berupa kantin dan sarana keteladanan kebersihan lingkungan Membina kebersihan perseorangan peserta didik Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berperan secara aktif dalam pelayanan kesehatan melalui kegiatan dokter kecil Penjaringan kesehatan melalui kegiatan dokter kecil Pemeriksaan kesehatan periodik sekali setahun untuk kelas II sampai VI dan guru berupa pemeriksaan kesehatan sederhana Immunisasi peserta didik kelas I dan VI Pengawasan terhadap keadaan air Pengobatan ringan pengobatan pertama Rujukan medic Penanganan kasus anemia gizi Pembinaan teknis dan pengawasan di sekolah Pencatatan dan pelaporan

2. Upaya Kesehatan Olah Raga Pemeriksaan kesehatan berkala Penentuan takaran latihan Pengobatan dengan latihan dan rehabilitasi Pengobatan akibat cedera latihan Pengawasan selama pemusatan latihan 3. Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat. Asuhan perawatan kepada individu di puskesmas maupun di rumah dengan berbagai tingkat umur, kondisi kesehatan, tumbuh kembang dan jenis kelamin Asuhan perawatan yang diarahkan kepada keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat (keluarga binaan) Pelayanan perawatan kepada kelompok khusus diantaranya: ibu hamil, anak balita, usia lanjut dan sebagainya Pelayanan keperawatan pada tingkat masyarakat

4. Upaya Kesehatan Kerja. Identifikasi maslah, meliputi: Pemeriksaan kesehatan awal dan berkala untuk para pekerja Pemeriksaan kasus terhadap pekerja yang datang berobat ke puskesmas Peninjauan tempat kerja untuk menentukan bahaya akibat kerja Kegiatan peningkatan kesehatan tenaga kerja melalui peningkatan gizi pekerja, lingkungan kerja, dan kegiatan peningkatan kesejahteraan Kegiatan pencegahan kecelakaan akibat kerja, meliputi: Penyuluhan kesehatan Kegiatan ergonomoik, yaitu kegiatan untuk mencapai kesesuaian antara alat kerja agar tidak terjadi stress fisik terhadap pekerja Kegiatan monitoring bahay akibat kerja Pemakaian alat pelindung Kegiatan pengobatan kasus penyakit akibat kerja Kegiatan pemulihan kesehatan bagi pekerja yang sakit Kegiatan rujukan medik dan kesehatan terhadap pekerja yang sakit

.5. Upaya kesehatan Jiwa Kegiatan kesehatan jiwa yang terpadu dengan kegiatan pokok puskesmas Penanganan pasien dengan gangguan jiwa Kegiatan dalam bentuk penyuluhan serta pembinaan peran serta masyarakat Pengembangan upaya kesehatan jiwa di puskesmas melalui pengembangan peran serta masyarakat dan pelayanan melalui kesehatan jiwa Pencatatan dan pelaporan

6. Upaya Kesehatan Mata Upaya kesehatan mata, pencegahan kesehatan dasar yang terpadu dengan kegiatan pokok lainnya Upaya kesehatan mata; Anamnesa Pemeriksaan visus dan mata luar, tes buta warna, tes tekanan bola mata, tes saluran air mata, tes lapangan pandang, funduskopi, dan pemeriksaan laboratorium Pengobatan dan pemberian kacamata Operasi katarak dan glukoma akut yang dilakukan ooleh tim rujukan rumah sakit Perawatan pos operasi katarak dan glukoma akut Merujuk kasus yang tak dapat diatasi Pemberian protesa mata Peningkatan peran serta masyarakat dalam bentuk penyuluhan kesehatan, serta menciptakan kemandirian masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan mata mereka Pengembangan kesehatan mata masyarakat Pencatatan dan pelaporan

7. Upaya Kesehatan Usia Lanjut Penyuluhan kesehatan/gizi Pemeriksaan kesehatan usila bila dibutuhkan. Proteksi dan tindakan khusus usila Konseling

8. Upaya pembinaan pengobatan Tradisional Melestarikan bahan-bahan tanaman yang dapat digunakan untuk pengobatan tradisional Melakukan pembinaan terhadap cara-cara pengobatan tradisional