Anda di halaman 1dari 13

Kompetensi 3A

RUPTUR TENDON ACHILLES

Tendon kalkaneus / tendon achilles dibentuk oleh muskulus gastroknemius, muskulus soleus dan muskulus plantaris. Sering ditemukan pada atlet

Mekanisme trauma
Terjadi saat berdiri, melompat atau berolahraga seperti tenis, bola volli, bola basket dan badminton.

Patologi
Tendon mulai mengalami perubahan degenerasi pada umur 25-30 tahun.
Robekan biasanya terjadi 5 cm di atas

insersinya atau tepat pada perlengketannya di kalkaneus dan pada muskulus plantaris pada batas atas antara otot dan tendon. Bersifat total atau parsial

Gambaran klinis
Tiba-tiba sakit pada daerah tendon achilles (belakang pergelangan kaki atau betis)
Terdengar robekan pada tendon saat

olahraga Tidak dapat berjalan Nyeri tekan Pembengkakan , kaku dan memar pada achilles Teraba ada ruang di antara kedua tendon

Pemeriksaan Thompson (test Simmond)


Pasien tidur tengkurap dengan kedua kaki di pinggir tempat tidur.
Lakukan kompresi pada betis

Normal fleksi plantar kaki

Pemeriksaan Obriens Test


Posisi pasien tengkurap, kemudian pada

daerah midline 10 cm proksimal dari calcaneus masukkan jarum berukuran 25. Lakukan gerak dorso fleksi secara pasif, apabila gerak jarum seperti plantar fleksi pertanda bahwa tendo achilles tidak mengalami cedera. Bila jarum tidak bergerak, menandakan tendo achilles yang mangalami ruptur. Tidak disarankan untuk dilakukan pada pasien dalam keadaan sadar

Pemeriksaan Copeland Test


Posisi pasien tengkurap, kemudian pada betis dipasang torniket.
Pergelangan kaki dilakukan dorsofleksi

secara pasif. Apabila tendo utuh, maka tekanan akan naik sekitar 35-60 mmHg. Bila tendo mengalami ruptur, tekanan hanya naik sedikit atau tidak bergerak sama sekali.

Pengobatan
Konservatif

-dilakukan pemasangan gips sirkuler diatas lutut selama 4-6 minggu dalam posisi fleksi 30-400 pada lutut dan fleksi plantar pada pergelangan kaki.

Operatif

robekan total penjahitan dan pemasangan gips. Pasca operasi dilakukan fisioterapi dan memakai sepatu yang tumitnya ditinggikan selama beberapa bulan. Olahraga berat tidak dilakukan selama 6 bulan.