Anda di halaman 1dari 10

GAYA

Gaya
Tarikan atau dorongan Contoh :
Kampleh mendorong meja Prof. Lang Ling Lung menarik kursi

Satuan gaya :
MKS : Newton (N) kg m/s2 CGS : dyne (dn) gr cm/s2 Kgf, gf.

Akibat-akibat gaya
Perubahan kecepatan
Contoh : motor yang mula-mula diam menjadi bergerak

Perubahan bentuk
Contoh : lilin plastisin yang dibentuk menjadi boneka, sandal

Perubahan arah
Contoh : arah utara bila ada gaya yang membelokkan menjadi arah timur

Perpaduan Gaya
Gaya searah : Ftotal = F1 + F2 Gaya berlawanan arah Ftotal = F1 F2

Hukum-hukum Newton
Sir Isaac Newton (1643 -1727) Seorang fisikawan sekaligus matematikawan Inggris, penganut paham heliocentris. Pada tahun 1687, Newton menerbitkan buku Philosophiae Naturalis Principia Mathematica Di buku ini, Newton mengemukakan dasar-dasar mekanika klasik. Newton mencetuskan prinsip kekekalan momentum, di bidang optika Newton menciptakan teleskop refleksi yang pertama.

Hukum I Newton
Setiap benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan bila pada benda itu tidak bekerja gaya. Hukum I Newton sering disebut hukum kelembaman atau hukum inersia

Hukum II Newton
Percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya yang bekerja pada benda itu dan berbanding terbalik dengan massa benda. Arah percepatan sama dengan arah gaya. 1 Newton : massa benda 1kg mendapat percepatan 1 m/s2

Hukum III Newton

Hukum III Newton


Untuk setiap gaya aksi selalu terdapat gaya reaksi yang sama besar dan berlawanan arah. Faksi = -Freaksi Hukum ini dikenal sebagai hukum aksi-reaksi

Gaya gesekan
Mobil yang baru akan Manfaat : bergerak harus digas Rem kendaraan lebih dahulu, artinya Permukaan ban mobil/motor dibuat diperlukan gaya yang tidak rata lebih besar daripada setelah mobil itu Kerugian: berjalan. Membuat aus Mengurangi gaya Gaya yang menahan gerak mobil ini disebut gaya gesekan atau gaya friksi