Anda di halaman 1dari 26

Diabetes pada anak

ILMU KESEHATAN ANAK II

Diabetes melitus
Adalah suatu penyakit metabolik yang menyebabkan gangguan pada metabolisme karbohidrat, lemak , dan protein sebagai akibat kekurangan insulin yang efektif. Diabetes melitus yang bermanifestasi sebelum umur 15 tahun disebut Juvenile onset Diabetes

Diabetes tipe I
Disebabkan karena rendahnya produksi dari insulin sehingga membutuhkan pemberian insulin dari luar tubuh untuk tetap merendahkan ketoasidosis Sering juga disebut Insulin-dependent diabetes mellitus (IDDM) atau Juvenile diabetes.

Diabetes tipe II
Terjadi karena adanya resistensi insulin dan juga karena efek progresif dari sekresi insulin Anak atau dewasa yang menderita DM tipe II ini biasanya terjadi obesitas Dikenal dengan nama non-insulin-dependent diabetes mellitus (NIDDM) atau maturityonset diabetes of the young (MODY)

Diabetes melitus juvenilis

Merupakan suatu penyakit keturunan yang diturunkan secara resesif

Angka kejadian
Masih jarang ditemukan pada penduduk pribumi Indonesia Di USA ditemukan lebih kurang 5% diantara semua penderita diabetes melitus di bawah 15 tahun

Patogenesis
Akibat dari kurangnya insulin atau kurang efektifnya insulin maka terjadi:
Gangguan penyerapan glukosa Gangguan pembentukan glikogen dalam hati/otot Meningkatnya glukogenolisis

Patogenesis
Kurangnya insulin

hiperglikemi

Penghancuran jaringan

Protein/lemak dioksidasi

glukosuria

Elektrolit terganggu

keton

diuresis

ketonuria

hemokonsentrasi

asidosis

dehidrasi

Koma diabetikum

Gejala klinis
Anak kehilangan berat badan Makan banyak Selalu haus dan banyak kencing Kulit teraba kering Gatal (pruritus) Sering infeksi pada kulit Keadaan lanjut koma diabetikum

Koma diabetikum
Kesadaran menurun Kulit kering Pipi kemerahan Bibir merah Nafas bau aseton Mual muntah Nyeri perut Pernafasan cepat yang bisa menjadi nafas Kussmaul

Pernafasan Kussmaul
Nadi cepat dan lemah Mata cekung Suhu dan tekanan darah rendah

Lab
Glikosuria (uji reduksi) Hiperglikemi (tes kadar gula darah pre&pos pradial serta GTT) Ketonuria Kolesterol dapat meningkat Gangguan keseimbangan elektrolit paCO2 menurun dan pH merendah

Diagnosa banding
Glikosuria renal Koma yang disebabkan penyakit lainnya (hipoglikemi, uremia, ensefalitis) Diabetes insipidus

Komplikasi
Infeksi sekunder Gangren Gangguan pertumbuhan dan pubertas Katarak Arteroslerosis (sesudah 10-15 tahun) hepatomegali

Pengobatan
Perbaikan diet Pengobatan insulin Pediatri sosial

Diet
Kalori yang cukup Protein tidak kurang dari 2-3 gram/kgbb/hari 55% karbohidrat, 30% lemak, 15% protein Cukup vitamin dan mineral Seluruh keluarga ikut dalam diet ini

Pengobatan insulin
Dimulai dengan insulin regular dalam dosis kecil (4 unit 3X sehari sebelum makan) Berangsur dinaikan hingga dosis tepat (yang diketahui dengan tes glukosa) Bila dosis telah tercapai maka sebagian dari insulin dapat diganti dengan Lente dan PZI (25% insulin regular dan 75% Lente) Disuntikan sehari 1 kali

Daya kerja sediaan insulin

Daya kerja Cepat dan sebentar Sedang dan agak lama Lamban dan lama

Macam insulin Insulin regular Semilente NPH Lente PZI

Mulai berkerja (jam)

Puncak (jam)

Lamanya (jam)

1/2 1/2 2 2 48

2-4 2-4 8 - 10 8 - 10 14 - 20

6-8 10 - 12 28 - 30 28 - 30 24 - 36

ultralente

4-8

14 - 24

>36

Pediatri sosial
Orang tua penderita harus dibimbing mengenai penyakit, diet dan pengobatan, misalnya cara menyuntik insulin dan membimbing penderita untuk sedapat-dapatnya hidup normal diantara masyarakat

Pengobatan koma diabetikum dan asidosis


Penderita harus dirawat di rumah sakit Pengobatan asidosis dan dehidrasi Pengobatan insulin dengan dosis awal 2-4 unit/kgbb; setengah intravena. Tes gula darah (<300 mg%) hentikan sementara lalu lanjutkan terapi insulin seperti biasa

Diabetes tipe II
Jarang terdapat pada anak usia yang sangat muda karena merupakan manifes dari proses yang lama Disebabkan oleh banyak faktor seperti aktifitas fisik yang kurang dan hiperkalori lipid Terjadi resistensi otot skeletal, meningkatkan produksi glukose hepatik, dan menurunkan glukosa yang diinduksi oleh insulin

Angka kejadian
Meningkat yang pada tahun 1992 sebesar 4% pada tahun 1994 menjadi 16% yang dilaporkan untuk usia 10-19 tahun Kebanyakan anak berada pada obesitas

Patogenesis
Insulin tidak dapat berkerja efektif karena terjadi penurunan respon dari reseptor Destruksi dari reaksi autoimun sendiri dipercaya tidak terjadi pada DM tipe ini Kurangnya insulin jarang ada yang absolut sehingga tidak tergantung kepada penggunaan insulin

Patogenesis
Biasanya terjadi secara kronis karena terjadinya hiperglikemia sedikit-sedikit dan tidak sedramatik DM tipe I yang polyuria dan penurunan berat badan yang nyata Lebih banyak terdapat pada ras kulit hitam

Terapi
Edukasi nutrisi merupakan hal yang utama Penurunan berat badan dan olahraga Untuk anak yang yang terkena DM tipe II harus digunakan insulin Untuk lebih efektif dapat menggunakan metformin (biguanide) sebagai kombinasi

Prefensi
Menghindari faktor resiko Interfensi gaya hidup yang dapat mereduksi faktor resiko sebanyak 58% Penggunaan metformin dapat menurunkan faktor resiko sebanyak 31% Efek akan sama baik pada seorang perempuan ataupun laki-laki