Anda di halaman 1dari 46

Radiologi Anatomi dan Posisi Traktus Respiratorius

Syamsudin
2007730110

Pembimbing : Dr. Rachmat M Memet, Sp. Rad

Pendahuluan
Pemeriksaan Radiologik toraks merupakan pemeriksaan yang sangat penting.
Tulang tulang toraks - Untuk menyelidiki alatalat intratorakal seperti jantung dan paru-paru. Tulang-tulang : scapula, clavikula, sternum,vertebra servikal dan torakal.

Toraks orang dewasa : Foto toraks pada dewasa memperlihatkan tulang-tulang toraks termasuk tulang-tulang rusuk, diafragma, jantung, paruparu,clavicula,skapula, jaringan lunak dinding toraks.

Sistem Respirasi: 1. Supply O2, carry out cO2 2. Melibatkan saluran napas & paru Manusia terdiri dari 2 paru (kanan & kiri) : Paru kanan terdiri dari 3 lobus (superior, medius, inferior) Paru kiri terdiri dari 2 lobus (superior, inferior lingula) Satu lobus yang terdiri dari beberapa segmen.

Lapang Paru:
Apeks Lapang atas Lapang tengah Lapang bawah

Pembagian lobus paru - kanan


Superior Lobe Apical Segment (1)Posterior Segment (2) Anterior Segment (3) Medial Lobe Lateral Segment (4)Medial Segment (5) Inferior Lobe Apicobasal Segment (6)Mediobasal Segment (7) Anterobasal Segment (8)Laterobasal Segment (9)Posterobasal Segment (10)

Pembagian lobus paru - kiri


Superior Lobe Apicoposterior Segment (1) Anterior Segment (2) Superior Segment (3)Inferior Segment (4) Inferior Lobe Apical (5) Antero medial basal (6)Latero basal (7)Postero basal (8)

Trakea
1. 16-20 cincin tulang rawan, bentuk tapal kuda 2. Dinding dilapisi epitel bersilia dengan sel goblet. 3. Dinding posterior yaitu jaringan elastis, otot polos berkontraksi. Saat ekspirasi & batuk lumen trakea menyempit kecepatan aliran udara me sekret / benda asing terdorong keluar. 4. Bagian distal terbagi 2 menjadi bronkus utama kanan (hampir lurus dengan trakea kiri.

Bronkus Besar: 1. Tulang rawan, bentuk Tapal kuda, otot polos menghubungkan ke-2 ujungnya 2. Dinding terdiri jaringan elastis, retikuler, otot polos, kapiler, limfatik, serabut saraf 3. Lapisan daLam terdiri membran basaLis,epitel bersilia + sel goblet. Sel goblet terbanyak di trakea & bronkus utama, menurun jumlahnya pada bronkus kecil. Bronkiolus ukuran 1-1,5 mm, tulang rawan (dinding td jaringan elastis, otot polos, epitel btk kuboid tanpa silia

SYARAT-SYARAT FOTO THORAX PA bila memungkinkan ; 1. Inspirasi cukup Diafragma kanan setinggi iga.9 Diafragma kanan setinggi iga.9 posterior posterior 2. Posisi simetris Proyeksi tulang corp.vert. Th. terletak ditengah sendi sternoclav kanan & kiri. Proyeksi tulang corp.vert. terletak ditengah sendi sternoclav. 3. Kondisi sinar xTh. sesuai kanan & kiri - mAs ( jumlah sinar ) cukup film diluar cav.thorax cukup kehitaman - kV ( kualitas sinar ) cukup vert.Th. Hanya terlihat s/ mAs ( jumlah sinar ) cukup film diluar cav.thorax cukup kehitaman Th. 3 4. kV 4. ( kualitas sinar ) cukup vert.Th. Hanya terlihat s/ Th. Puncak 3 4. Film meliputi seluruh cavum thorax cavum thorax & sinus phrenico-costalis kanan kiri.

Trakea terdapat ditengah Pasien posisi inspirasi maksimal Aorta dalam batas normal, tidak lebar, tidak tinggi, tidak ada kalsifikasi. Cor dalam batas normal, CTR <50% Sinus dan Diafragma Sinus costrophrenicus dextra dan sinistra normal. Sinus cardiofrenikus dextra dan sinistra normal. Diafragrma dextra dan sinsitra normal. Pulmo Hilus dextra dan sinistra normal C orakan bronkovaskuler normal Tidak tampak adanya infiltrat pada apeks, tidak tampak adanya kalsifikasi, ataupun sklerotik. Mediastinum - Tidak tampak pergeseran bagian mediastiun Tulang dan Soft Tissue - Tulang normal - Tidak nampak adanya massa yang berlebih pada soft tissue. Kesan: ---Saran : ----

Ex : Expertise

Gambaran Thorax Normal Posisi PA & Lateral


Pada Foto thorax normal, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :
1. 2. 3. 4. Posisi Simetrisasi Inspirasi Kondisi

Gambaran Thorax Normal


Hal-Hal yang Harus diperhatikan : 1. Posisi 2. Simetrisasi 3. Inspirasi 4. Kondisi

FAKTOR POSISI
INTERPRETASI
PA (berdiri) AP (berbaring)

DASAR PENILAIAN : 1. SCAPULA 2. CLAVICULA 3. UDARA FUNDUS GASTER

FAKTOR SIMETRISASI
Jarak ujung clavicula dengan processus spinosus (simetris/tidak) CARA :
JARAK YANG SAMA ANTARA PROCESSUS SPINOSUS KE SENDI STERNOKLAVIKULA KANAN DAN KIRI

FAKTOR INSPIRASI
DASAR PENILAIAN :
PENAMPAKAN DIAFRAGMA PATOKAN :
COSTA BELAKANG 10 /COSTA DEPAN 6

INTERPRETASI :
CUKUP KURANG TERLALU DALAM

Costa Anterior vs. Posterior


Costa Anterior Costa Posterior

10

Inspirasi Maksimal : terlihat costa posterior 10

KONDISI FOTO THORAX


DINILAI DARI :
1. 2.
3.

KONDISI PULMO KESELURUHAN (LUSENSI PARENKIM PARU) VERTEBRA THORAKALIS TAMPAK I-IV (< VT II KURANG, > VT VI KERAS) PROCESSUS SPINOSUS TAMPAK 3 ATAU 4

INTERPRETASI :
KERAS (TERLALU HITAM/LUSENS) CUKUP KURANG (TERLALU PUTIH/OPAQUE)

IDENTITAS
IDENTITAS SISI
MARKER (L ATAU R)

IDENTITAS REGISTRASI
NAMA, UMUR, NO. REGISTER,TANGGAL FOTO

LAYAK / TIDAK ?

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam Pembacaan Foto Thorax


a. b. c. d. e. f. Jaringan lunak, tulang Corakan bronkhovaskuler Parenkim paru Keadaan hilus Sinus costofrenikus Diafragma Cor : CTR

SISTEM TULANG DAN JARINGAN LUNAK



LOKASI DAN GAMBARAN SISTEMA TULANG : COSTA, CLAVICULA SCAPULA LOKASI DAN GAMBARAN JARINGAN LUNAK MAMMAE,

normal: sistem tulang intak

KEDUA APEKS PARU


PENILAIAN :
TENTUKAN LOKASI APEKS PARU GAMBARAN APEKS

INTERPRETASI
APEKS TENANG/ BERSIH APEKS TERDAPAT INFILTRAT ( UKURAN DAN BENTUK, DENSITAS)

KEDUA APEKS PARU

APEKS TENANG

TERDAPAT PENINGKATAN DENSITAS DI APEKS KANAN

CORAKAN BRONKHOVASKULER
CARA PENILAIAN
BAGI PARU DARI TEPI MENJADI 3, LIHAT BAGIAN 1/3 LATERAL

NORMAL :
CORAKAN BRONKHOVASKULER TIDAK MELEBIHI 2/3 MEDIAL
(1/3 LATERAL TAMPAK BERSIH)

INTERPRETASI:
NORMAL /MENINGKAT

CORAKAN BRONKHOVASKULER

NORMAL

MENINGKAT

SINUS COSTOPHRENICUS
INTERPRETASI LANCIP ATAU TUMPUL NORMAL : LANCIP BILA TUMPUL PASTIKAN ADA KELAINAN ATAU TERPOTONG

SINUS COSTOPHRENICUS

TERPOTONG

EFUSI PLEURA

sinus costoprenicus Normal R

sinus costoprenicus tumpul

PA
3 4 5

1
2

1
2 3 4

6
7 8 9 hillus

10

DIAFRAGMA
NORMAL : Kanan lebih tinggi dari kiri (jantung menekan) Selisih <3 cm)/ atau sebagai patokan tidak lebih dari 2 vertebra Licin

Positioning Traktus Respiratorius

Posisi
Top lordotic (apical lordotic)

Posteroanterior (PA)
Anteroposterior (AP) Left / right lateral (LL/RL) Right / left anterior obliques (RAO/LAO) Right / left lateral decubitus (RLD/LLD)

Gambaran foto thorak normal posisi PA

Top lordotic

Postero-anterior

Antero-posterior

PA ( POSTERO-ANTERIOR )

AP ( ANTERO-POSTERIOR )

Lateral

Right anterior obliques

Left anterior obliques

Lateral decubitus

PA
3 4 5

1
2

1
2 3 4

6
7 8 9 hillus

10 Tn. E 22/01/2014

Terima kasih