Anda di halaman 1dari 16

Gangguan Penyesuaian

Pembimbing : dr. Imelda Sp.KJ

LIA FRISTKA

Gangguan Penyesuaian
Gejala-gejala emosional atau perilaku yang bermakna secara klinis dan terjadi sebagai respons terhadap 1 atau lebih stressor nyata.

Merupakan gangguan jiwa yang paling sering Dijumpai pada semua usia, lebih sering pada

remaja Prevalensi 2-8% dari populasi umum 5-20% pasien dewasa yang berobat ke poliklinik jiwa Pada orang dewasa prevalensi wanita 2x daripada pria

EPIDEMIOLOGI

Etiologi
O Genetik O Biologik

O Psikososial

*
Akut adalah apabila gangguan dialami selama kurang dari 6 bulan Kronik Jika gangguan ada dalam 6 bulan atau lebih

6 Tipe

gangguan penyesuaian :

a.Dengan afek depresif b.Dengan Anxietas c.Dengan campuran anxietas dan afek depresif d.Dengan Gangguan tingkah laku e.Dengan campuran ganguan emosi dan tingkah laku f.YTT

Pedoman Diagnostik (PPGDJ III)


O Diagnosis tergantung pada evaluasi

terhadap hubungan antara:


O Bentuk, isi dan beratnya gejala

O Riwayat sebelumnya dan corak

kepribadian O Kejadian, situasi yang stressful atau krisis kehidupan

Pedoman Diagnostik (PPGDJ III)


O Adanya faktor ketiga diatas harus jelas

dan ada bukti yang kuat gangguan tersebut tidak akan terjadi seandainya tidak mengalami hal tersebut
O Manifestasi

dari gangguan bervariasi, disertai adanya disabilitas dalam kegiatan rutin sehari-hari

Pedoman Diagnostik (PPGDJ III)


O Onset biasa terjadi dalam 1 bulan setelah

terjadinya kejadian yang stressful dan gejala-gejala biasanya tidak bertahan lebih dari 6 bulan

Kriteria Diagnosis (DSM-IV-TR)


O A. Perkembangan gejala-gejala emosional

dan tingkah laku sebagai respons terhadap stressor yang terjadi didalam waktu 3 bulan awitan stressor

Kriteria Diagnosis (DSM-IV-TR)


O B.

Gejala-gejala atau tingkah laku bermakna secara klinis ditandai oleh salah satu dari hal berikut:
O (1) Penderitaan yang jelas melebihi apa

yang diharapkan dari pemaparan stressor O (2) hendaya yang bermakna dalam fungsi sosial atau pekerjaan atau akademik

Kriteria Diagnosis (DSM-IV-TR)


O C. Gangguan berhubungan dengan stress

tidak memenuhi kriteria untuk gangguan aksis I spesifik lain dan tidak semata-mata suatu eksaserbasi gangguan Aksis I atau Aksis II yang telah ada sebelumnya

Kriteria Diagnosis (DSM-IV-TR)


O D.

Gejala-gejala tidak kondisi berkabung

mencerminkan

O E. Jika stressor (dan konsekuensinya)

telah berhenti, gejala-gejala tidak menetap selama lebih dari 6 bulan lagi

Penatalaksanaan
O Deteksi dini O Medikamentosa
O Antianxietas, antidepresi jika perlu

O Non medikamentosa
O Psikoterapi : Psikoterapi psikodinamik, kognitif,

perilaku, supportif, konseling

Prognosis
Dengan terapi yang efektif pada umumnya baik, kebanyakan fungsi kembali dalam 3 bulan

Anda mungkin juga menyukai