Anda di halaman 1dari 18

Nugraha Akbar Caesar Farhan Wahyudi Reni Angreini Kartika Eka Wulandari Fitriani Cuthi

Raisa Merlein Uviarty Yuli Adiyanti Rossy Efridanis Ballona Marleni

Skenario :
Seorang anak laki-laki, 12 tahun dibawa oleh ibunya ke Puskesmas dengan wajah, perut, kedua tungkai bengkak. Pembengkakan terjadi sejak 3 minggu yang lali yang makin lama semakin bertambah. Tidak ada demam dan tanda-tanda infeksi lain.

Kata/Kalimat sulit :
Anak laki-laki 12 tahun Wajah, perut, kedua tungkai bengkak sejak 3 minggu yang lalu

Pertanyaan
1. Jelaskan struktur fisiologi,anatomi dan histologi dan biokimia dari sistem uropoetik 2. Penyakit apa sajakah yang dapat menyebabkan pembengkakan pada wajah, perut, dan kedua tungkai ? 3. Jelaskan patomekanisme wajah, perut dan kedua tungkai bengkak dengan sistem uropoetik 4. Apakah penyebab bengkak di wajah perut dan kedua tungkai itu sama ? dan kenapa hanya di wajah tungkai dan perut ? 5. Apa diagnosis deferensial pada skenario ?

wajah, perut, kedua tungkai bengkak.

Tidak ada demam

Anak laki-laki 12 tahun

tandatanda infeksi

Anatomi

Fisiologi

Biokimia

Histologi

Ginjal

Ureter
Epitel transisional Jaringan ikat yang kaya pemmbuluh darah Lapisan otot polos Lapisan jaringan ikat di luar

Vesika Urinaria
Epitel transisional
Lamina propia

Selubung anyaman
otot polos

Penyebab Udema wajah, perut, kedua tungkai


Bilateral Sindroma nefrotik Malnutrisi Gagal ginjal Gagal jantung Gagal hati Unilateral Obstruksi limfatik Obstruksi vena Rupturnya kista

Peradangan glomerulus

Permeabilitas membran basalis

Proteinuria

Tek. Osmotik kapiler

Hipoalbuminemia

Transudasi ke dalam interstisium

Hipovolemia

ADH & Aldosteron

EDEMA

Retensi Na & H2O

Diagnosis Banding
Sindrom Nefrotik

Glomerulonefritis

Malnutrisi (Kwasiokor)

Patofisiologi Sindrom Nefrotik


Kerusakan glomerulus Permeabilitas MBG thd protein Kenaikan filtrasi protein Proteinuria Tek. Osmotik kapiler Cairan bergeser ke interstisium Edema Hipoalbumin emia Hipovolemia Katabolisme albumin meningkat Sintesis albumin di hati meningkat RPF, GFR

Retensi Na & H2O


CES meningkat

Memperbaiki volume intravaskular

Patofisiologi Gromerulonefritis Akut


Streptokokus masuk Terbentuk antibodi Terbentuk kompleks antigen antibodi didalam darah Terperangkap di dalam membran basalis Bersirkulasi kedalam glomerolus

Lesi dan peradangan

Komplemen terfiksasi

Menarik PMN dan trombosit

Proses fagosit dan pelepasan enzim lisosom

Kerusakan endotel dan membran basalis glomerolus

Kebocoran kapiler

Proteinuria dan hematuria

Patofisiologi Kwasiokor
Kekurangan protein

Kekurangan berbagai macam asam amino dalam serum Disalurkan ke Jaringan otot

Kurangnya produksi albumin o/ hepar

Udem

Gangguan pembentukkan Beta liprotein

Perlemakan Hati

Penimbunan lemak dlm hati

Kesimpulan
Hasil diskusi kelompok kami berdasarkan gejala klinis dan prevalensi penyakit yang paling mendekati adalah Sindrom Nefrotik

Guyton and Hall. 2008. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11. Jakarta : EGC Suyono slamet, idrus alwi, dkk. 2001. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi V. jilid II, Jakarta: Balai Penerbit FKUI Sylvia A. Price and Lorraine M. Wilson. 2006. Patofisiologi. Edisi 6. Volume 2. Jakarta: EGC Sheerwood, Lauralee. 2001. Fisiologi Manusia. Edisi 2. Jakarta: EGC Dr. Abdul Latif, Dr. Partogi M. Napitupulu, dkk. 2007. Buku kuliah 2 Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI

Anda mungkin juga menyukai