Anda di halaman 1dari 34

Latar Belakang

Dalam dunia perminyakan, pekerjaan workover (kerja ulang) adalah hal yang
umum dilakukan selama rentang hidup suatu sumur HC. Workover adalah
keseluruhan perawatan yang dilakukan pada lubang sumur. Fungsi utamanya
adalah untuk meningkatkan unjuk kerja sumur minyak atau untuk memperbaiki
kerusakan peralatan atau kondisi sumur, untuk menjaga integritas sumur,
melakukan intervensi bawah permukaan sumur dan menjaga kelangsungan
produksi dari sumur tersebut. Saat ini didunia perminyakan terdapat empat jenis
unit intervensi sumur (well intervention unit)/unit workover ringan (light workover),
yaitu slickline unit, electricline unit, snubbing unit dan coiled tubing unit.




WORKOVER
SLICKLINE ELECTRIC
LINE
SNUBBING
COILED
TUBING
Pendahuluan
Snubbing unit merupakan unit rig berskala kecil yang biasa digunakan
dalam kegiatan workover (perbaikan sumur) dan beberapa pekerjaan
service sumur. Snubbing unit didesain untuk pekerjaan running atau
pulling tubing, drill pipe atau peralatan sub surface lain dengan
memanfaatkan surface pressure, untuk memasukkannya ke dalam
lubang / hole.
Snubbing unit pertama kali dikembangkan pada tahun
1920an (mechanical / rig assisted units), kemudian pada tahun
1950an dikembangkan teknologi snubbing unit yang menggunakan
prinsip kerja hidrolik, yakni hydraulic jack units.
SNUBBING UNIT
Snubbing unit adalah satu unit peralatan untuk
melakukan perawatan atau perbaikan sumur
atau biasa juga disebut well service tanpa
mencabut peralatan peralatan produksi yang
sudah terpasang didalam sumur (completion).
Intinya snubbing digunakan untuk running pipa
masuk maupun keluar dari lubang sumur dalam
well service.
Pertama digunakan pada tahun 1920 dimana yang
digunakan adalah snubbing unit mechanical (rig
assist unit). Pada tahun 1950 sudah berkembang
menggunakan hydraulic jack yang sudah bisa
digunakan tanpa bantuan rig lagi (stand alone rig).
Sejarah Snubbing
Layout Snubbing Unit
KEUNGGULAN & KEKURANGAN SNUBBING UNIT
KEUNGGULAN KEKURANGAN
Peralatan lebih kecil dan
ringan
Waktu rig up singkat
Mencegah kerusakan
fluida formasi
Mengurangi kill fluid
Operasi lebih aman pada
kondisi under pressure
Mengembalikan sumur
untuk berproduksi sedini
mungkin


Crew harus terlatih
Prosesnya lama jika
dibandingkan dengan
conventional workover rig
Prosedur umumnya sulit
Memerlukan rencana yang
matang
Tekanan dan gas biasanya
banyak muncul ke
permukaan
Snubbing rig

Snubbing operations

Snubbing rig with blow
out preventer (BOP)

GAMBARAN UMUM SNUBBING
SNUBBING SUBSURFACE EQUIPMENT
Power-Pack: penggerak utama yang
memberikan gaya yang dibutuhkan untuk
memutar pompa hidrolik yang memungkinkan
pengoperasian snubbing jack dan sistem BOP.


Snubbing jack: Struktur unit dirancang untuk
menahan pipa dan gaya yang diberikan oleh
silinder hidrolik unit. Peralatan yang
dioperasikan hydraulically yang memungkinkan
crew dapat bekerja pada underbalanced atau
live well.

Work basket: Area tempat crew snubbing unit
bekerja dalam operasi snubbing.
Power Tongs: peralatan yang digunakan dalam
operasi snubbing untuk membuat atau
memutuskan sambungan dalam pipa string.




Powered Rotary Table: dipasang pada traveling
assembly. Yang berguna dalam kegiatan drilling
dan milling.



Guide Tube : Digunakan untuk mencegah pipa
bengkok, dipasang dibawah travelling slips.
TIPE-TIPE SNUBBING
1. Conventional Unit

2. Long stroke Unit

3. Hydraulic Jack Unit
Conventional Unit

Terdiri dari kompenen mekanik
kabel, stationary head dan slip bowls,
traveling head dan slip bowl, counter
balance weight, acumulator reserve,
BOP kontrol, power pack.
Untuk memasukan dan
mengeluarkan drill string dari
lubang sumur
Mengurangi transport, dibanding
dengan hidraulic unit,
penggunaannya lebih cepat.
Tidak dilengkapi dengan guide tube
sistem.

Long stroke Unit

Memiliki tripping rate 1000-1500 per
jam, 30% lebih cepat dari jack unit.
Mempunyai stroke maksimum sampai
36 (dimana biasanya hanya 20-30)
sehingga dapat running screen dan
banyak peralatan dalam satu stroke.
Dapat digunakan pada pipa dari 3/4 -
9 5/8 dan bisa mengakomodasi dual
string.
Keuntungan
Transfer beban string ke skid dan
platform bukan ke tree, ini dapat
dipakai dari rigged up kira-kira 8-15
jam, dan dapat dioperasikan 10 jam.
Kelemahan
Tubing guide sistemnya kurang baik
jika dibanding dengan jack unit
Whp > 3000 psi
Hydraulic Jack Unit
Hydraulic jack unit mempunyai
panjang stroke 8-14.
Menggunakan tubing gauge
system dan bisa digunakan pada
tekanan sampai 20.000 psi.
Bisa digunakan pada casing
sampai dengan 13 5/8.
Kelemahan
Relative lambat, dibangun di atas
wellhead/BOP stack

2 cylinder 150K S.A.R.A Dual Purpose
11.5' stroke hydraulic jack
3000 PSI hydraulic system developing:
142,000 lbs lift force
84,000 lbs snub force
30 U.S. gallon accumulator system complete with N2 backup
2 station 20 U.S. gallon primary accumulator system complete with N2 backup
5000 PSI Shaffer spherical BOP (NACE Trim)
Dual 5000 PSI single gate BOP's (NACE Trim)
16' overall height and 8' useable BOP space
1.66" - 5 1/2" tubing handling ability
4.5 in. hydraulic power tongs complete with hydraulic backups
2500 lbs rated tubing handling winch
Rotary table developing 3000 ft/lbs torque up to 120 RPM
Dual 750lb counterbalance option for Stand Alone application

SPESIFIKASI SNUBBING UNIT
OPERASI SNUBBING DI OFFSHORE
OPERASI SNUBBING DI DAERAH KUTUB
OPERASI DALAM SNUBBING
* Operasi penyambungan pipa
* Asphaltene, paraffin, and scale removal
* Completions : single dan dual string
* Hydrate washing
* Instalasi sand screens
* Fishing lost tools
* Milling operations
* Blow-out control and re-entry work
* Menyebarkan dan mengambil packers, bridge plugs
and other down-hole equipment
* Menyebarkan dan mengambil alat acidizing
* Menyebarkan dan mengambil tubing conveyed
perforating guns

MILLING OPERATIONS

Milling operation adalah pelubangan terhadap sumur.
Biasanya sering digunakan untuk selanjutnya dalam
proses fishing (mengambol alat-alat yang jatuh di
dalam sumur).
FISHING

Fishing adalah suatu operasi untuk mengambil alat
atau benda-benda asing yang terjatuh ke dalam
lubang bor.
Keunggulan Snubbing Unit
Mampu mendorong tubing/DP untuk masuk ke dalam sumur
apabila sumur tersebut bertekanan tinggi yang cenderung
mendorong tubing/DP ke atas.
Unit tersebut bisa diurai menjadi komponen-komponen kecil,
sehingga mudah dalam transportasi dan menghemat space saat
akan dipasang di instalasi offshore yg sempit.
Perhitungan
Untuk menentukan berat pipa untuk
snubbing sumur terhadap tekanan lubang
sumur, digunakan perhitungan luas area
tekanan:
dan
Perhitungan ini dapat dikombinasikan
menjadi:

785 , 0
2
= D A
A P F =
785 , 0
2
= D P F
Contoh Soal
Jika sebuah sumur mempunyai tekanan sebesar 450 psi,
berapakah berat pipa yang dibutuhkan untuk menjaga
tetap statis dalam lubang sumur terhadap gayanya?
Asumsikan ukuran tubing 6,5 ppf. BOP dengan 10 LD.

Menggunakan persamaan diatas:

( )
! 918 , 2
785 , 0 25 , 8 450
785 , 0
8
7
2
8
7
2 450
785 , 0
2
pipa berat lbs F
F
F
D P F
=
=
=
=
Perhitungan
Berat apung rangkaian (Buoyed string weight) dapat dihitung dengan:
1.Jika pipa kosong (berat udara dihilangkan, gesekan BOP dan
sambungan diabaikan):


Dimana:
W = besarnya berat efektif (lbs)
L = panjang pipa dalam fluida di dalam sumur (ft)
Pipe
wt
= berat udara dalam pipa per foot (lbs/ft)
0.0408 = kapasitas factor koreksi untuk memperoleh gallons per ft
silindris.
M.W. = berat fluida dalam sumur (ppg)

( ) { } ( ) MW OD pipe L W
wt
= 0408 , 0
2
Perhitungan
2. Jika pipa memiliki fluida didalamnya :


Dimana:
Wi = pertambahan dalam berat efektif peralatan (lbs), dengan
pengisian pipa.
L = panjang pipa dengan fluida didalamnya (ft)
I.D. = diameter dalam pipa (inches)
0,0408 = factor konversi (gallons/ft)
M.W. = berat fluida dalam pipa (ppg)

( ) W M D I L W
i
. 0408 , 0 . .
2
=
Perhitungan
3. Rangkaian diisi dengan fluida dengan densitas yang berbeda
dengan fluida di dalam sumur:


Dimana:
Wd = berat apung pipa dalam sumur (lbs), dengan fluida yang berbeda
didalamnya.
L = panjang pipa dengan fluida didalamnya (ft)
Pipe
wt
= berat pipa per foot (lbs/ft)
0,0408 = factor konversi (gallons/ft)
MW1 = berat fluida dalam sumur (ppg)
I.D. = diameter dalam pipa (inches)
MW2 = berat fluida dalam pipa (ppg)


( ) { } ( ) ( ) { } | | 2 . . 0408 , 0 . . 1 . . 0408 , 0 . .
2 2
W M D I W M D O pipe L W
wt d
+ =
Contoh Soal
Contoh 1:
Berapakah berat apung efektif rangkaian (lbs) dimana 279
dari , 6,5 lbs/ft tubing dalam cairan dengan densitas
13,2 ppg?

Solusi: Gunakan persamaan:


8
7
2
( ) { } ( )
( ) { } ( )
{ } ( )
( )
lbs W
W
W
W
W
MW OD pipe L W
wt
572
05 , 2 279
45 , 4 5 , 6 279
2 , 13 0408 , 0 26 , 8 5 , 6 279
2 , 13 0408 , 0 875 , 2 5 , 6 279
0408 , 0
2
2
=
=
=
=
=
=
Contoh Soal
Contoh 2:
Berapakah pertambahan dalam berat efektif rangkaian
(lbs) untuk 279 dari OD, 2.441 ID, 6,5 lbs/ft tubing
ketika terisi penuh fluida dengan densitas 13,2 ppg?
Solusi: Gunakan persamaan:


( )
( )
lbs W
W
W
W M D I L W
i
i
i
i
894
2 . 13 0408 , 0 95 . 5 279
2 . 13 0408 , 0 441 . 2 279
. . 0408 , 0 . .
2
2
=
=
=
=
8
7
2
Contoh Soal
Contoh 3:
Berapakah berat efektif (lbs) untuk 560, OD, 15,5
lbs/ft tubing dalam 9,6 ppg fluida mengisi annulus, dengan
rangkaian tubing terisi penuh fluida 10,2 ppg?
Solusi: Gunakan persamaan:


2
1
3
( ) { } ( ) ( ) { } | |
( ) { } ( ) ( ) { } | |
{ } ( ) { } | |
( ) | |
lbs W
W
W
W
W
W M D I W M D O pipe L W
d
d
d
d
d
wt d
6 . 7565
51 . 13 560
8 . 2 79 . 4 5 , 15 560
2 , 10 0408 , 0 77 , 6 6 , 9 0408 , 0 25 , 12 5 , 15 560
2 . 10 0408 , 0 602 . 2 6 . 9 0408 , 0 5 . 3 5 . 15 560
2 . . 0408 , 0 . . 1 . . 0408 , 0 . .
2 2
2 2
=
=
+ =
+ =
+ =
+ =
Practical application : A production packer was set
in 7 OD, 6 ID casing at 10,000. There is 2 7/8
, 6.5 ppf, EUE tubing from the tree trough
packer. The annulus is filled with a 9.5 ppg salt
water. The formation pressure was estimated to
be 5500 psi.
What is the differential pressure on just the packer,
and in what direction?

PERHITUNGAN
OIL FIELD HYDRAULICS
Hp = Depth tvd X MW ppg x 0.052
Hp = 10,000 X 9.5 x 0.052
Hp = 4,940 psi


1. Mencari nilai Tekanan hydrostatic
A = D X 0.785
Hp = {(ID csg)-(OD dp) x 0.785
Hp = {(6x6)-(2 7/8 x 2 7/8)} x 0.785
Hp = {36.-8.26} x 0.785
Hp = {(6x6)-(2 7/8 x 2 7/8)} x 0.785
Hp = 27.74 x 0.785
Hp = 21.77 square inches

3. Mencari gaya turun
F = P x A
F = 4,940 x 21.77
F = 107,543 lbs of force down


F = P x A
F = 5500 x 21.77
F = 119,735 lbs of force upwards


Diff. force = Force up Force down
Diff. force = 119,735 107,543
Diff. force = 12,192 lbs of force upwards