Anda di halaman 1dari 35
PROSES PEMILIHAN MATERIAL Metallurgy and Materials Engineering Department University of Indonesia 2007

PROSES PEMILIHAN MATERIAL

Metallurgy and Materials Engineering Department University of Indonesia

2007

University of Indonesia PEMILIHAN MATERIAL  Memilih material yang tepat merupakan kunci bagi para desainer untuk

University of

Indonesia

PEMILIHAN MATERIAL

  • Memilih material yang tepat merupakan kunci bagi para desainer untuk menghasilkan produk

    • umumnya > 50% product cost berasal dari cost of material

  • Meski ada sekitar 80.000 100.000 jenis engineering materials namun pada kenyataannya bisa dikelompokan pada 50 80 jenis

    • tergantung dari „range aplikasinya”

  • Material : logam, polymer, elastomer, ceramis, gelas, komposit

University of Indonesia Material Selection vs Design  Pemilihan material yang salah :  Failure in

University of

Indonesia

Material Selection vs Design

  • Pemilihan material yang salah:

    • Failure in service

    • Terdapat cost yang tidak perlu

  • Material yang tepat:

    • Performance in

  • service

    • Menentukan processing yang tepat

    University of Indonesia Tahapan Proses Design & Pemilihan Material

    University of

    Indonesia

    Tahapan Proses Design & Pemilihan Material

    University of Indonesia Tahapan Proses Design & Pemilihan Material
    University of Indonesia Tahapan Pemilihan Material  Level 1 ( Conseptual Design ): Berdasarkan properties tentukan

    University of

    Indonesia

    Tahapan Pemilihan Material

    • Level 1 (Conseptual Design): Berdasarkan properties tentukan apakah produk akan dibuat dari metal, plastik, keramik atau komposit

    • Level 2 (Conceptual Design):

    Tentukan apakah part logam akan dibuat melalui

    • proses casting atau

    • proses deformasi (wrought).

    Apakah part polimer dibuat dari

    • thermoplastics

    • atau thermo setting polimer

    • Level 3 (Configuration Design): Lebih sempit lagi Metal dapat C steel, stainless steel, copper alloys. Polimer terbagi menjadi thermoplastics atau thermosets (polycarbonates or polysters)

    • Level 4 (Detail Design): Pilih „spesific materials” sesuai „grade dan spesifikasinya”

    University of Indonesia Proses Pemilihan Material Pada New Design  Tentukan fungsi part yang akan dibuat

    University of

    Indonesia

    Proses Pemilihan Material Pada New Design

    • Tentukan fungsi part yang akan dibuat

    • Tentukan sifat material yang dibutuhkan

      • stiffness, strength, ketahanan korosi, cost, ketersediaan material (availability of materials)

    • Tentukan lingkup manufaktur nya

      • berapa banyak part yang akan dibuat

      • ukuran dan kompleksifitas part

      • apakah membutuhkan toleransi ukuran/ surface finish

      • seberapa jauh „level quality‟ nya

      • bagaimana dengan „fabricability material” nya

    University of Indonesia Proses Pemilihan Material Pada New Design (lanjutan)  Bandingkan semua sifat sifat serta

    University of

    Indonesia

    Proses Pemilihan Material Pada New Design (lanjutan)

    • Bandingkan semua sifat sifat serta parameter yang ada pada „material data base‟

      • untuk mencari/ menseleksi material yang diinginkan (biasanya berupa pertanyaan :apakah material ini bisa kita seleksi / dijadikan kandidat untuk aplikasi yang diinginkan

    • Evaluasi „candidate material‟ lebih detail

      • product performance

      • cost

      • fabricability

      • availability in the grade, size for the application

  • Menyusun data spesifik yang dibutuhkan

    • ASTM, SAE (Society Automobile Engineer)

  • Untuk keperluan Nuklir atau Aerospace, dibutuhkan pengujian- pengujian lanjut --- sehingga didapat data yang lebih akurat

  • University of Indonesia Substitusi Material pada Existing Design  Alternatif material atau manufacturing route pada existing

    University of

    Indonesia

    Substitusi Material pada Existing Design

    • Alternatif material atau manufacturing route pada existing design biasanya untuk:

      • Reduction cost

      • Improve performance

  • Langkah 1: karakterisasi material yang digunakan saat ini

    • Performance, Proses manufacturing dan Cost

  • Langkah 2: Tentukan karakteristik mana yang akan di improve

    • Hasil „failure analysis report‟ terkadang memegang peranan penting

  • Langkah 3: Cari alternatif material atau manufacturing route

  • Langkah 4: Seleksi candidate alternatif materials atau processing route

    • Buat estimasi cost of materials or manufacturing untuk membuat part (Value Engineering = membuang cost yang tidak diperlukan tanpa menurunkan kualitas produk)

  • Langkah 5: Evaluasi dan rekomendasikan material / prosesing route yang akan diganti

  • University of Indonesia Pemilihan Material vs Proses  Material first approach :  Pertama menseleksi material

    University of

    Indonesia

    Pemilihan Material vs Proses

    • Material first approach:

      • Pertama menseleksi material kemudian dievaluasi manufacturing proses yang cocok

    • Process first approach:

      • Desainer memulai dengan menseleksi semua kemungkinan manufacturing process, kemudian dipilih jenis material yang cocok

    University of Indonesia Karakteristik Material  Fungsional characteristics material biasanya ditandai dengan:  Sifat fisik 

    University of

    Indonesia

    Karakteristik Material

    • Fungsional characteristics material biasanya ditandai

    dengan:

    • Sifat fisik

    • Sifat mekanik

    • Sifat thermal

    • Sifat electrical

    • Sifat magnetic

    • Sifat Optik

    • Sifat material berhubungan dengan „basic structure‟, komposisi material serta „service performance”

    • Terdapat structure property relationship dalam engineering materials (Effect of Composition,

    Processing and Structure on Materials Properties)

    University of Indonesia Material properties pada Material Selection

    University of

    Indonesia

    Material properties pada Material Selection

    University of Indonesia Sifat Metal, Ceramics dan Polymers

    University of

    Indonesia

    Sifat Metal, Ceramics dan Polymers

    University of Indonesia Sifat Metal, Ceramics dan Polymers
    University of Indonesia

    University of

    Indonesia

    University of Indonesia
    University of Indonesia Contoh  Material dengan „best thermal shock resitance”  Umumnya memiliki nilai: σ

    University of

    Indonesia

    Contoh

    • Material dengan „best thermal shock resitance”

      • Umumnya memiliki nilai:

    σ f / Eα yang tinggi σ f = yield strength E = Modulus Young‟s α = thermal coefficient of expansion

    University of Indonesia

    University of

    Indonesia

    University of Indonesia
    University of Indonesia Hubungan Pemilihan Material dengan Proses Manufaktur  Tidak mudah  Banyak terdapat berbagai

    University of

    Indonesia

    Hubungan Pemilihan Material dengan Proses Manufaktur

    • Tidak mudah

    • Banyak terdapat berbagai jenis proses untuk membuat part yang sama

    • Tujuan : Kualitas maksimal dengan Cost yang minimal

    University of Indonesia Primary Shaping Process Finishing Process

    University of

    Indonesia

    Primary Shaping Process

    Finishing Process

    University of Indonesia Pemilihan Manufakturing  Faktor yang mempengaruhi  Material melting point  Hardness and

    University of

    Indonesia

    Pemilihan Manufakturing

    • Faktor yang mempengaruhi

      • Material melting point

      • Hardness and ductility

      • Size of part (berat, volume)

      • Bentuk part

      • Toleransi ukuran, surface finish

  • Polimer = very high surface smoothness

  • University of Indonesia

    University of

    Indonesia

    University of Indonesia
    University of Indonesia

    University of

    Indonesia

    University of Indonesia
    University of Indonesia

    University of

    Indonesia

    University of Indonesia
    University of Indonesia Cost dalam Pemilihan Material  Selalu terdapat hubungan antara Cost dan Performance (“ada

    University of

    Indonesia

    Cost dalam Pemilihan Material

    • Selalu terdapat hubungan antara Cost dan Performance (“ada rupa ada harga”)

    • Unit cost of part

      • Material cost

      • Capital cost of plant, machinery, tooling untuk membuat part

      • Labour cost

  • Berhubungan dengan jumlah part yang dibuat

  • University of Indonesia

    University of

    Indonesia

    University of Indonesia
    University of Indonesia Metode Pemilihan Material (cost per unit property method)  Tie rod, solid silinder,

    University of

    Indonesia

    Metode Pemilihan Material (cost per unit property method)

    • Tie rod, solid silinder, panjang L, menahan beban P dengan safety factor S

    • Minimum massa= m = ALρ A = area cross section ρ = density

    • L dan P tak bisa diubah (fix parameter)

    P/A = σ f / S m = (SP) (L) (ρ/ σ f )

    • Performance Index M = σ f / ρ

    • Jika M tinggi maka = didapat the lightest tie rod

    University of Indonesia Metode Pemilihan Material (cost per unit property method)  Sama halnya dengan “

    University of

    Indonesia

    Metode Pemilihan Material (cost per unit property method)

    • Sama halnya dengan “stiff tie rod” dapat digunakan performance index:

    M = E/ ρ E = modulus Young‟s

    • Jika yang diinginkan meminimize cost dibandingkan dengan meminimize „berat”, maka ρ diganti dengan Cρ

    C = cost per unit mass

    • m = (SP) (L) (Cρ/ σ f ), juga

    • M = σ f / Cρ

    University of Indonesia

    University of

    Indonesia

    University of Indonesia
    University of Indonesia Metode Pemilihan Material (weighted property index method)  Biasanya terdapat beberapa material yang

    University of

    Indonesia

    Metode Pemilihan Material (weighted property index method)

    • Biasanya terdapat beberapa material yang akan dipilih

    • Menggunakan scalling factors

      • Nilai subjective

      • Use of pairwise comparison

  • Biasanya

    • Scaled property (β) = numerical value of property (X100) largest value in the list

  • Untuk cost, corrosion loss, wear rate:

    • Scaled property (β) = lowest value in the list (X100) numerical value of property

  • University of Indonesia Subjective Value

    University of

    Indonesia

    Subjective Value

    University of Indonesia Subjective Value
    University of Indonesia Penggunaan weighted property index method  Contoh pemilihan material untuk cryogenic storage tank

    University of

    Indonesia

    Penggunaan weighted property index method

    • Contoh pemilihan material untuk cryogenic storage tank

    • Transport liquid natural gas (- 196 0 C)

    • Harus memperhatikan sifat ductile-brittle- transition

    • Dibuat dengan cara welding (harus good weldability)

    • Harus tersedia dalam bentuk plate dengan ketebalan yang dibutuhkan (availability)

    University of Indonesia Penggunaan weighted property index method  Harus diperhatikan :  Mechanical properties 

    University of

    Indonesia

    Penggunaan weighted property index method

    • Harus diperhatikan:

      • Mechanical properties

      • Toughness

      • High Yield Strength

      • Stiffness

  • Stronger material = thinner tank walls = lighter tank = lower cool down losses

  • Lower density = lighter tank

  • Lower specific heat = reduce cool down losses

  • Lower thermal conductivity = reduce heat losses

  • Lower thermal expansion = reduce thermal stresses

  • Semua sifat-sifat tersebut dibandingkan

  • Beri poin 1 untuk yang lebih penting dan poin 0 untuk yang kalah penting

  • University of Indonesia Pairwise comparison

    University of

    Indonesia

    Pairwise comparison

    University of Indonesia Weighting factors = 6 : 21 = 5 : 21

    University of

    Indonesia

    Weighting factors

    University of Indonesia Weighting factors = 6 : 21 = 5 : 21

    = 6 : 21

    = 5 : 21

    University of Indonesia Candidate materials for cryogenic tank

    University of

    Indonesia

    Candidate materials for cryogenic

    tank

    University of Indonesia Scaled Property and WP Index x weighting factor Nilai tertinggi diberi nilai 100

    University of

    Indonesia

    Scaled Property and WP Index

    x weighting factor

    University of Indonesia Scaled Property and WP Index x weighting factor Nilai tertinggi diberi nilai 100
    University of Indonesia Scaled Property and WP Index x weighting factor Nilai tertinggi diberi nilai 100

    Nilai tertinggi diberi nilai 100

    35 = (273:770) X 100

    University of Indonesia Ranking of materials Cost of Unit Strength = C = ρ / σ

    University of

    Indonesia

    Ranking of materials

    Cost of Unit Strength = C = ρ/σf = (berat jenis x relatif cost) / yield strength Figure of merrit = WP index: cost of unit strength