Anda di halaman 1dari 8

Assalamualaikum wr wb

MUH LUTHFI AZIZI (05020013)

GANGGUAN JIWA

Psikotik

Non Psikotik

Organik
Delirium Dementia Dll

Non Organik
Skizofrenia Gg. Waham Gg. Mood Dll. Gg. Cemas Gg. Somatoform Gg. Psikoseksual Gg. Kepribadian Dll.

Gangguan Jiwa Psikotik


Semua kondisi yang memberi indikasi terdapatnya hendaya berat dalam kemampuan daya nilai realitas Salah menilai persepsi dan pikirannya Salah dalam menyimpulkan dunia luar Waham + Halusinasi + Perilaku yang kacau

Ciri-ciri Penderita Psikotik


1. Penarikan diri dari pergaulan sosial, banyak di dalam rumah, malu keluar rumah. 2. Tak mampu bekerja sesuai dengan fungsinya. Di rumah tak mau bekerja, atau bekerja sekedarnya saja karena diperintah, setelah itu tak mau mengerjakan tugas yang diberikan. 3. Berpikir aneh, dangkal, berbicara tak sesuai dengan keadaan situasi keseharian, bicara ngelantur. 4. Dalam pergaulan ada riwayat gejala waham atau halusinasi dan illusi. 5. Perubahan perilaku yang nyata, misalnya tadinya ceria menjadi melamun, perilaku aneh-aneh yang sebelumnya tidak pernah dijalani. 6. Kelihatan menjadi murung dan merasa tak berdaya. 7. Sulit tidur dalam beberapa hari, atau bisa tidur yang terlihat oleh keluarganya, tetapi pasien merasa suiit/tidak bisa tidur.
(Dr. lzzudin SD, SpKJ/Psikiater/Direktur RSJD Dr Amino Gondohutomo Semarang-12) ,

Gangguan Psikotik Non Organik


WAHAM Waham adalah isi pikir (keyakinan, pendapat) yang salah dari seseorang, Meskipun salah tetapi individu itu percaya betul, sulit dikoreksi oleh orang lain, isi pikir bertentangan dengan kenyataan, dan isi pikir terkait dengan pola perilaku individu. Akibat waham curiga ini pada orang yang sebelumnya bersifat emosional agresif. la bisa membunuh orang karena wahamnya kalau tidak dibunuh, ia akan dibunuh. Atau ia akan diracuni dan dibuat celaka oleh orang yang dibunuhnya

Mayer Gross membagi waham dalam 2 kelompok yaitu :


1. Waham primer Timbul secara tidak logis sama sekali tanpa penyebab apa2 dari luar 2. Waham sekunder Logis kedengaranya dan dapat diikuti Nama wahamnya sesuai dengan isinya waham kebesaran/ekspansif waham nihilistik waham kejaran waham sindiran waham dosa

Catatan ilmu kedokteran jiwa W.F Maramis hal 221

. Diagnosis, tanda,dan gejala. Dapat terjadi pada tekanan fisik atau tekanan mental dan kemungkinan dapat dipercepat oleh kematian pasangan hidupnya, kehilangan pekerjaan, masa pensiun, isolasi sosial, kerugian secara terus-menerus, penyakit yang berat atau riwayat operasi, . Epidemiologi. Biasanya muncul diantara usia 40 dan 55 tahun. Waham dapat dilihat dalam pelbagai bentuk, yang paling sering muncul adalah perasaan disiksa, dimana penderita percaya bahwa dirinya diawasi, diikuti, diracuni atau digoda.

Penatalaksanaan harus berdasarkan beberapa landasan:


Pendekatan holistik. Manusia seutuhnya terdiri dari beberapa unsur yaitu biologis, psikologis, dan sosiobudaya (spiritual) yang satu sama lain terkait dan senantiasa saling menjaga keseimbangan satu dengan yang lain. Bila salah satu unsur terganggu, keseimbangan yang lainnya juga akan ikut terganggu pula. Oleh karena itu, sangat bijaksana bila keempat unsur manusia tersebut diterapi secara bersamaan. Perawatan dengan menggunakan obat-obatan perlu dilakukan dengan cermat,