Anda di halaman 1dari 29

Kelompok A8

Rumusan Masalah

1. Apa sajakan macam-macam kelainan sendi temporomandibular beserta gambaran radiografinya?

Rahang terbuka : processus condilarys bergerak ke anterior melewati lengkung eminentia articularis hingga

mencapai titik tertinggi dari eminentia bersamaan


dengan pergerakan discus articularis Rahang tertutup : condylus meluncur ke posterior di dalam fossa articularis ( Bailey, 1992 )

Kelainan-kelainan Sendi TMJ

Teknik Radiografi

Transpharyngeal Projection

CT Scan

Transcranial Projection

MRI

Panoramic

Tomografi

Disfungsi

Osteoarthritis
Anomali Pekembangan

Kelainankelainan Sendi TMJ


Fraktur dan Trauma
Rheumatoid arthritis

Ankylosis

Tumor

Ini adalah kelainan yang paling umum terjadi


Kelainan ini disetai dengan adanya nyeri pada otot pengunyahan dan sering terasa sangat sakit di pagi hari

dan malam, serta sesekali mengalami kliking dan terasa


kaku. Etiologinya dikarenakan kecemasan atau depresi, maloklusi, atau kejang otot.

Fraktur leher condylar umum setelah terjadi pukulan


pada dagu . Pada fraktur ini, leher condylar tidak patah tapi salah satu dari kepala kondilus mengalami fraktur, disebut fraktur intra-kapsuler (Gambar A)

Trauma juga dapat mengakibatkan dislokasi unilateral


atau bilateral (Gambar B).

Degenerasi arthrosis meningkat sebanding dengan meningkatnya usia dan umumnya menyebabkan nyeri pada sendi, seperti pinggul dan tulang belakang. Tanda-tanda radiografi osteoarthritis TMJ sering terlihat pada orang tua, tetapi sering tidak ada tanda klinis yang signifikan.

Symptom (bila terjadi) dapat mencakup rasa yang sakit


pada krepitus dan trismus, dan biasanya persistent.

Pembentukan Osteosit (bony spur) pada aspek anterior dari permukaan artikular kepala condylar. Gambaran radiologi pembentukan osteosit kecil sering disebut sebagai lipping (Gambar A & B)

Pembentukan osteosit yang luas disebut sebagai


beaking (Gambar C).

Flattening kepala kondilus pada margin

anterosuperior (Gambar D).

Gambar A, menggunakan teknik radiografi Transpharyngeal,


terlihat sebuah osteosit posterior (yang ditunjuk oleh panah hitam).

Gambar B, menggunakan teknik radiografi Transpharyngeal dari


kondilus kiri yang menunjukkan perubahan osteoarthritic dini dengan pembentukan osteosit kecilpada bagian anterior, yang biasa disebut lipping. (yang ditunjuk oleh panah putih).

Gambar C, menggunakan
teknik Radiografi

Transpharyngeal dari
kondilus kanan menunjukkan perubahan osteoarthritic

yang lebih dengan


pembentukan osteosit anterior yang disebut beaking (yang ditunjuk tanda panah).

Gambar D, menggunakan
teknik radiografi Dental Panoramik Tomograph menunjukkan perubahan

osteoarthritic dengan
terjadinya flattening kepala condylar (yang ditunjuk oleh panah terbuka), yang padat dan sklerotik.

adalah inflamasi kronis yang umum atau penyakit jaringan ikat yang mempengaruhi banyak sendi. Dalam rheumatoid arthritis yang parah, ditemukan keterlibatan TMJ, tetapi gejala dari penyakit TMJ ini biasanya ringan.

Keterangan gambar : Flattening pada kepala

kondilus

Erosi dan dekstruksi permukaan artikular dari kepala condyle yang mungkin menyebabkan garis

luar untuk menjadi tidak


teratur

Kadang terjadi pembentukan osteofit di kepala condyle

Terjadi reduksi pada jarak

Yakni suatu fusi dari unsur-unsur tulang sendi, jarang terjadi tetapi biasanya merupakan akibat dari: Trauma, patah tulang kepala terutama condyle dan cedera lahir, dan perdarahan ke dalam sendi

Infeksi

Gambaran radiografi terjadi bony fusion antara kepala

kondilus dan fosa glenoid dengan kehilangan seluruh garis


anatomi normal.

Kadang, tumor jinak atau ganas berkembang di kepala kondilus tersebut. Gambaran radiografi tergantung pada jenis dan sifat dari

tumor yang terlibat, tetapi biasanya ada perubahan pada


bentuk kepala condylar. Contoh umum termasuk osteoma, chondroma (pada Gambar A) dan chondrosarcoma.

Cacat perkembangan yang mempengaruhi TMJ biasanya diselidiki menggunakan radiografi konvensional. Mereka dapat dibagi menjadi: Condylar hipoplasia yang bisa terjadi secara unilateral ataupun bilateral. (Gambar A)

Condylar hiperplasia yang bisa terjadi unilateral


ataupun bilateral. (Gambar B) Bifid Kondilus (Gambar C) Kerusakan yang berhubungan dengan penyakit tertentu atau sindrom.