Anda di halaman 1dari 30

FIKIH MUAMALAH

PENGERTIAN JUAL BELI


) menurut bahasa Jual beli dalam bahasa Arab ( artinya saling menukar. Menurut istilah menukar suatu barang dengan barang yang lain dengan cara ijab qabul (aqad). Sulaiman rasyid 1976 hlm 268 ) Atau arti lain tukar menukar barang dengan barang yang lain atau uang disertai dengan ijab kabul dengan syarat dan rukun tertentu. Menurut Sayyid Sabig, jual beli adalah pertukaran harta dengan harta atas dasar saling merelakan, atau memindahkan milik dengan ganti yang dapat dibenarkan

Allah berfirman dalam Q.S. Al Maidah ayat 2 berbunyi :

Artinya : dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. (QS. Al-Maidah:2)

): (

Pada QS. An-Nisaa:29 Allah berfirman :

) :(
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. (QS.An-Nisaa : 29)

HUKUM JUAL BELI

Mubah/Halal ini adalah hukum asalnya. Artinya orang Islam diperbolehkan untuk mencari kebutuhan sehari-hari dengan cara jual beli yang halal. Sebagaimana firman Allah QS. Al-Baqarah : 275. Wajib, artinya : jual beli menjadi wajib karena ada sebab lain seperti apabila kebutuhan pokok manusia tidak terpenuhikecuali dengan jalan jual beli, maka jual beli hukumnya wajib.

Yang wajib tidak sempurna kecuali dengan adanya sesuatu yang lain, maka sesuatu itu menjadi wajib pula.

Sunah, seperti jual beli kepada sahabat/famili yang dikasihi dan kepada orang yang sangat memerlukan barang itu Haram, yaitu jual beli secara tegas dilarang oleh Islam seperti jual beli arak, narkotika, bangkai, lemak bangkai, babi, berhala, dan jual beli yang mengandung unsur kedzaliman (menipu, dusta, curang, riba dan sejenisnya).

Dari Abu Hurairah Nabi SAW melarang memperjual belikan barang yang mengandung tipu daya (HR. Muslim)

) (

SYARAT JUAL BELI


Syarat sah penjual dan pembeli o Penjual telah dewasa/baligh o Berakal sehat (karena ada kekhawatiran ada penipuan) o Tidak mubazir (pemborosan) Allah berfirman QS. Al-Isra : 27

Artinya: Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah Saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.(QS.Al-Israa: 27).
o

Kehendak sendiri Nabi SAW bersabda :

Artinya: Sesungguhnya jual beli itu syah jika suka sama suka (HR. Ibnu Majah)

) (

SYARAT SAH BARANG YANG DIJUAL BELIKAN


Suci, barang yang dijual tidak najis. Bermanfaat Milik sendiri, tidak boleh menjual barang titipan/pinjaman Jelas barang yang dijual belikan itu dapat diketahui oleh penjual amaupun pembeli. Nabi SAW bersabda : ) ( :

Artinya: Dari Abu Hurairah ia berkata-kata Rasulullah SAW melarang jual beli lempar-melempar (mengundi nasib) dan jual beli tipu muslihat (HR. Muslim)

RUKUN JUAL BELI

Ada penjual Ada ijab qobul

Rukun jual beli Ada alat pembayaran Ada benda yang di jual belikan

Ada pembeli

BENTUK BENTUK JUAL BELI

Syah karena kurang syarat rukunnya

Syah tetapi terlarang

BENTUK-BENTUK JUAL BELI YANG DILARANG

Jual beli terlarang karena kurang syarat dan rukunnya Yang termasuk jual beli terlarang tersebut adalah
Jual beli sistem ijon,Yaitu jual beli yang belum masa dipanen.

Nabi SAW bersabda :

Artinya: Dari Ibnu Umar ra Nabi SAW melarang jual beli buahbuahan, sehingga nyata baiknya buah itu (pantas dipetik) (Muttafaqun alaih) Jual beli anak binatang ternak yang masih dalam kandungan Nabi SAW bersabda :

) (

Artinya: Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang jual beli anak binatang yang masih dalam kandungan induknya. (HR. Bukhori Muslim)

) (

Jual beli sperma hewan


Nabi SAW bersabda :

) ( :
Artinya: Dari Jabir bin Addullahra. Ia berkata : Rasulullah SAW telah melarang jual beli sperma.(HR. Muslim dan Nasai)

Jual beli barang yang belum dimiliki

Artinya: Nabi SAW bersabda janganlah engkau menjual sesuatu yang baru saja engkau beli, sehingga engkau memegang barang tersebut.(HR. Ahmad dan Baihaqi)

) (

Nabi SAW bersabda :

JUAL BELI SAH TETAPI TERLARANG

Jual beli pada waktu khutbah/shalat jumat dalam QS. Al-Jumuah : 9

Artinya: Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli[1475]. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui.(QS. Al-Jumuah: 9) Jual beli dengan niat menimbun barang Rasulullah SAW mengingatkan :

Artinya: Rasulullah SAW bersabda: Tidaklah seseorang menimbun barang kecuali orang yang durhaka.(HR. Muslim)

) ( .

Jual beli tidak mengetahui harga pasar Jual beli masih dalam tawaran orang lain Rasulullah SAW bersabda:

) ( . ,
Artinya:Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: Janganlah kamu menjual atau membeli dari sebagian kamu atas barang yang sudah dijual atau dibeli orang lain.(Mutafaqun Alaih)

Jual beli dengan memainkan timbangan atau ukuran Jual beli dengan cara mengurangi takaran atau memainkan timbangan. Jual beli barang kemaksiatan

HIKMAH JUAL BELI


Bernilai

sosial tolong-menolong terhadap sesama. Merupakan salah satu cara untuk menjaga kebersihan dan halalnya barang yang kita makan. Jual beli merupakan cara memberantas kemalasan, pengangguran dan rangkaian. Berjual beli dengan jujur, sabar, ramah, memberikan pelayanan yang memuaskan akan menjalin persahabatan.

HUKUM KHIAR
Hukum khiar adalah mubah/boleh. Nabi SAW bersabda :

( )

Artinya: Engkau berhak memilih dalam tiaptiap barang yang engkau beli selama tiga malam.(HR. Baihaqi dan Ibnu Majah)

TUJUAN KHIAR
Tujuan khiar adalah agar penjual dan pembeli dapat mempertimbangkan sebaik-baiknya supaya akhirnya tidak ada penyesalan di kemudian hari.

HIKMAH KHIAR
Menghindari

terjadinya

penyesalan Memperkecil kemungkinan terjadinya penipuan Mendidik penjual dan pembeli supaya bersikap hati-hati Menumbuhkan sikap toleransi penjual dan pembeli

SEKIAN DAN TERIMA KASIH


ATAS PERHATIANNYA

WASSALAMUALAIKUM

Suryalaya, 8 Februari 2014