Anda di halaman 1dari 10
  • Korosi didefinisikan sebagai perusakan atau penurunan kualitas material karena bereaksi dengan lingkungannya(Fontana, 1986).

  • Proses korosi pada umumnya sering berupa reaksi elektrokimia (Uhlig, 1985).

 Korosi didefinisikan sebagai perusakan atau penurunan kualitas material karena bereaksi dengan lingkungannya(Fontana, 1986).  Proses

Gambar2.1 Selkorosibasahsederhana(Trethewey, 1991)

  • Korosi yang terjadi akibat reaksi elektrokimia,melibatkan dua reaksi,yaitu reaksi oksidasi dan reaksireduksi.

  • Korosi elektro kimia atau korosi basah dapat terjadij ika terpenuhi empat komponen penting (Trethewey, 1991) yaitu:

-Adanya reaksi anoda -Adanya reaksi katoda -Hantaranion melalui elektrolit -Hantaran elektron melalui logam

Anoda biasanya terkorosi, dengan melepaskan elektron dari atom- atom netral untuk membentuk ion-ion. Sebagian ion mungkin

Anoda biasanya terkorosi, dengan melepaskan elektron dari atom- atom netral untuk membentuk ion-ion. Sebagian ion mungkin bereaksi membentuk korosi yang tidak larut.Reaksi anodik yang terjadi pada proses korosi logam, yaitu :

M → Mn+ + ze

Proses korosi dari logam M adalah proses oksidasi logam

menjadi satu ion (n+) dalam pelepasan n elektron. Harga dari n bergantung dari sifat logam sebagai contoh besi :

Fe → Fe2+ + 2e

Reaksi katodik terjadi di daerah katode. Dua reaksi penting pada katoda bergantung pda Ph.Reaksi katodik diindikasikan

Reaksi katodik terjadi di daerah katode. Dua reaksi penting pada katoda bergantung pda Ph.Reaksi katodik diindikasikan melalui

penurunan nilai valensi atau konsumsi elektron-elektron yang

dihasilkan dari reaksi anodik.Beberapa reaksi katodik yang terjadi selama proses korosi logam, yaitu :

-Pelepasan gas hidrogen

2H+ + 2e → H2

-Reduksi oksigen

O2 + 4H+ + 4e → 2H2O O2 + 2H2O + 4e → 4OH-

-Reduksi ion logam

Fe3+ + e → Fe2+

-Pengendapan logam

3Na+ + 3e → 3Na

Reduksi ion hidrogen

O2 + 4H+ + 4e → 2H2O

Hantaran ion melalui Elektrolit

Istilah elektrolit diberikan kepada larutan yang dapat

menghantarkan arus listrik seperti Nacl

Hantaran elektron melalui logam

Antara anoda dan atoda harus ada hubungan listrik (hantaran elektron melalui logam) agar arus dalam

sel korosi dapat mengalir

 Pengaruh Konsentrasi Elektrolit Konsentrasi media korosif berpengaruh terhadap laju korosi
Pengaruh Konsentrasi Elektrolit
Konsentrasi media korosif berpengaruh terhadap laju korosi

bergantung dari jenis media tersebut dan jenis logam yang berada

di media tersebut.

 Pengaruh Konsentrasi Elektrolit Konsentrasi media korosif berpengaruh terhadap laju korosi bergantung dari jenis media tersebut

Pengaruh media korosi terhadap laju korosi

pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu

pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Didefinisikan sebagai kologaritma aktivitas hidrogen (H + ) yang terlarut. Konsep pH pertama kali diperkenalkan oleh

Kimiawan Denmark,Soren Peder Lauritz Sorensen pada

1909.

Air murni bersifat netral, dengan pH-nya pada suhu

25 °C ditetapkan sebagai 7,0. Larutan dengan pH kurang

daripada tujuh disebut bersifat asam, dan larutan dengan pH lebih daripada tujuh dikatakan bersifat basa atau alkali.

PH = - LOG OH

 Pengaruh pH terhadap korosi baja bergantung pada komposisi logam,tegangan,konsentrasi O2 dan tipe asam  

Pengaruh pH terhadap korosi baja bergantung pada

komposisi logam,tegangan,konsentrasi O2 dan tipe asam

yang mengontrol pH.

Dalam larutan basa kuat,reaksi korosi dalam kondisi

anodic-controlled.

Dalam larutan basa lemah atau netral ,laju korosi dalam

kondisi cathodic-controlled.

Dalam lingkungan pH asam, korosi dalam kondisia nodic- controlled dan komposisi logam mempengaruhi laju korosi secara ekstensif.

Tipe asam dalam larutan menentukan pH dimana laju korosi meningkat pesat seiring dengan reaksi evolusi hidrogen. Semakin asam suatu bahan/mterial maka

semakin cepat proses korosinya

 Dampak dari peristiwa korosi bersifat sangat merugikan. Contoh nyata adalah keroposnya jembatan, bodi mobil, ataupun
  • Dampak dari peristiwa korosi bersifat sangat merugikan. Contoh nyata adalah keroposnya

jembatan, bodi mobil, ataupun berbagai

konstruksi dari besi lainnya.

  • Robohnya bangunan tertentu

 Dicat Cat menghindarkan kontak besi dengan udara dan air.  Melumuri dengan oli atau minyak
  • Dicat Cat menghindarkan kontak besi dengan udara dan air.

  • Melumuri dengan oli atau minyak Cara ini diterapkan untuk berbagai perkakas dan mesin oli atau minyak mencegah kontak besi dengan air

  • Dibalut dengan plastik Berbagai macam barang, misalnya rak piring dan kerancang sepeda dibalut dengan plastik. Plastik mencegah kontak besi udara dan air.

  • Tin plating (pelapisan dengan timah) Biasanya kaleng-kaleng kemasan terbuat dari besi dilapisi dengan timah. Pelapisan dilakukan secara elektrolisis, yang disebut electro plating.

  • Galvanisasi (pelapisan dengan zink) Pipa besi, tiang telepon, badan mobil, dan berbagai barang lain dilapisi dengan zink. Berbeda dengan timah, zink dapat melindungi besi dari korosi sekalipun lapisannya tidak utuh. Hal itu terjadi karena suatu mekanisme yang disebut perlindungan katode.

  • Cromium plating (pelapisan dengan kromium) Besi atau baja juga dapat dilapisi dengan kromium untuk memberi lapisan pelindung yang mengkilap, misalnya untuk bemper mobil. Cromium plating juga dilakukan dengan elekrolisis. Sama seperti zink, kromium juga dapat memberi perlindungan sekalipun lapisan kromium itu ada yang rusak.

  • Sacrificial protection (pengorbanan anode) Magnesium adalah logam yang jauh labih aktif (berarti lebih mudah berkarat) daripada besi. Jika logam magnesium dikontakkan dengan besi maka magnesium itu akan berkarat tetapi besi tidak. Cara ini digunakan untuk melindungi pipa baja yang ditanam dalam tanah atau badan kapal laut. Secara periodik, batang magnesium harus diganti