Anda di halaman 1dari 23

SISTEM REPRODUKSI WANITA

Dr. Dani Ramdhani

PENDAHULUAN
Sistem reproduksi wanita terdiri atas : Ovarium Tuba fallopii ORGAN KELAMIN DALAM Uterus Vagina Genitalia eksterna ORGAN KELAMIN LUAR

PENDAHULUAN
1.

2.

Organ kelamin luar wanita memiliki 2 fungsi : Sebagai jalan masuk sperma ke dalam tubuh wanita Sebagai pelindung organ kelamin dalam dari organisme penyebab infeksi Saluran kelamin wanita memiliki lubang yang berhubungan dengan dunia luar mikroorganisme penyebab penyakit bisa masuk (melalui hubungan seksual) infeksi kandungan.

PENDAHULUAN

1. 2.
3.

4.

Organ kelamin dalam membentuk sebuah jalur (saluran kelamin), yang terdiri dari: Ovarium (indung telur), menghasilkan sel telur Tuba falopii (ovidak), tempat berlangsungnya pembuahan Rahim (uterus), tempat berkembangnya embrio menjadi janin Vagina, merupakan jalan lahir.

SISTEM REPRODUKSI WANITA


POTONGAN MELINTANG MIDSAGITAL MELEWATI KAVITAS PELVIS

ORGAN KELAMIN LUAR (VULVA)

Dibatasi oleh labium mayor (sama dengan skrotum pada pria) Labium mayor terdiri dari kelenjar keringat dan kelenjar sebasea (penghasil minyak); setelah puber, labium mayor akan ditumbuhi rambut Labium minor terletak tepat di sebelah dalam dari labium mayor dan mengelilingi lubang vagina dan uretra Lubang pada vagina disebut introitus dan daerah berbentuk separuh bulan di belakang introitus disebut

forset

Jika ada rangsangan, dari saluran kecil di samping introitus akan keluar cairan (lendir) yang dihasilkan oleh kelenjar Bartolin.

GENITALIA EKSTERNA WANITA


( TAMPAK DARI SISI INFERIOR PERINEUM )

ORGAN KELAMIN LUAR (VULVA)

Labium minora kiri dan kanan bertemu di depan dan membentuk klitoris, yang merupakan penonjolan kecil yang sangat peka / sensitif terhadap rangsangan dan bisa mengalami ereksi Klitoris dibungkus oleh sebuah lipatan kulit yang disebut preputium Labium mayor kiri dan kanan bertemu di bagian belakang membentuk perineum, yang merupakan suatu jaringan fibromuskuler diantara vagina dan anus Kulit yang membungkus perineum dan labium mayor sama dengan kulit di bagian tubuh lainnya, yaitu tebal dan kering dan bisa membentuk sisik

Selaput pada labium minor dan vagina merupakan selaput lendir Lapisan dalam labium minor dan vagina memiliki struktur yang sama dengan kulit, tapi permukaannya tetap lembab karena adanya cairan yang berasal dari pembuluh darah pada lapisan yang lebih dalam tampak berwarna pink

Lubang vagina dikeliling oleh himen (selaput dara) Kekuatan himen pada setiap wanita bervariasi, karena itu pada saat pertama kali melakukan hubungan seksual, himen bisa robek atau bisa juga tidak.

HIMEN

ORGAN KELAMIN DALAM

OVARIUM (SEPASANG)

Terletak pada kedua sisi uterus Sel telur diproduksi dalam folikel ovarium Ovum mengandung 23 kromosom Ovulasi folikel de graaf dirangsang oleh LH

TUBA FALLOPII (SEPASANG)

Memanjang dari ovarium ke uterus Fimbria menyapu ovum ke dalam tuba Jaringan epitel bersilia dan peristaltik otot polos mendorong ovum menuju menuju uterus Fertilisasi biasanya terjadi dalam tuba falopii

UTERUS (TUNGGAL)

Terletak pada bagian atas vesika urinaria, di antara dua ovarium Miometrium adalah lapisan otot polos yang dapat berkontraksi untuk merangsang pelahiran janin Endometrium adalah lapisan yang akan menjadi plasenta; lapisan basilaris bersifat permanen; lapisan fungsional akan luruh dalam menstruasi dan beregenerasi Bagian-bagiannya : Fundus di bagian atas, korpus, dan serviks di bagian bawah

VAGINA (TUNGGAL)

Memanjang dari serviks ke orifisium vagina Menerima sperma saat hubungan seksual, sebagai tempat keluar darah menstruasi dan sebagai jalan lahir Flora normal menciptakan pH asam yang menghambat pertumbuhan bakteri patogen

SISTEM REPRODUKSI WANITA


( TAMPAK DARI SISI ANTERIOR )

GLANDULA MAMARIA

Terletak anterior terhadap muskulus pektoralis mayor, dikelilingi oleh jaringan adiposa Kelenjar alveolar memproduksi susu; duktus laktiferus mengumpul pada puting susu Pengaturan hormonal

GLANDULA MAMARIA

( TAMPAK PADA POTONGAN MIDSAGITAL )

SIKLUS MENSTRUASI

Rata-rata 28 hari Melibatkan hormon FSH, LH, estrogen, dan progesteron serta perubahan pada ovarium dan endometrium

lanjutan SIKLUS MENSTRUASI


1. 2.

3.

4.

Fase menstruasi : endometrium meluruh Fase folikular : beberapa folikel ovarium berkembang; ovulasi adalah rupturnya folikel yang matur; pembuluh darah bertumbuh dalam endometrium Fase luteal : folikel yang ruptur menjadi korpus luteum; endometrium terus bertumbuh Jika tidak terjadi fertilisasi, penurunan progesteron menyebabkan peluruhan endometrium pada menstruasi

SIKLUS MENSTRUASI