Anda di halaman 1dari 49

SISTEM REPRODUKSI

Didiek Pangestu Hadi

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

DEFINISI
Organ reproduksi : organ tubuh berkaitan dengan proses reproduksi. yang

Alat reproduksi manusia adalah alat-alat atau organ-organ dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk proses reproduksi atau berkembang biak.

ORGAN REPRODUKSI WANITA


Tanda kematangan alat reproduksi pada wanita ditandai dengan haid yang pertama (menarche) Wanita : produksi sel telur, penyimpanan telur yang sudah dibuahi, pertumbuhan dan perkembangan embrio dan janin.

ORGAN REPRODUKSI WANITA


Terdiri alat / organ eksternal dan internal, sebagian besar terletak dalam rongga panggul. Eksternal (sampai vagina) : fungsi kopulasi Internal : fungsi ovulasi, fertilisasi ovum, transportasi blastocyst, implantasi, pertumbuhan fetus, kelahiran.

Fungsi sistem reproduksi wanita dikendalikan / dipengaruhi oleh hormon-hormon : gonadotropin dari poros hormonal thalamus hipothalamus - hipofisis - ovarium. Selain itu terdapat organ/sistem ekstragonad/ekstragenital yang juga dipengaruhi oleh siklus reproduksi : payudara, kulit daerah tertentu, pigmen dan sebagainya

1. Organ Genitalia Eksterna - mons veneris (mons pubis) - labia mayora dan labia minora - clitoris - vulva - vestibulum - introitus vagina - perineum

VULVA
Daerah organ kelamin luar pada wanita, yg meliputi : labia mayora, labia minora, mons pubis, bulbus vestibuli, vestibulum vaginae, glandula vestibularis mayor dan minor serta orificium vaginae.

Mons veneris (mons pubis)


gundukan lapisan/jaringan lemak di bagian anterior symphisis os pubis (dibagian bawah perut) Daerah ini dapat dikenali dengan mudah karena tertutup oleh rambut pubis. Rambut ini akan tumbuh saat seorang gadis beranjak dewasa.

Labia Mayora Lapisan lemak lanjutan mons pubis ke arah bawah dan belakang, banyak mengandung pleksus vena. Homolog embriologik dengan skrotum pada pria. Di bagian bawah perineum, labia mayora menyatu (pada commisura posterior).

Labia Minora
Lipatan jaringan tipis di balik labia mayora, tidak mempunyai folikel rambut. Banyak terdapat pembuluh darah, otot polos dan ujung serabut saraf.

Klitoris
Terdiri dari glans clitoridis yang terletak di bagian superior vulva, dan corpus clitoridis yang tertanam di dalam dinding anterior vagina. Glans clitoris Jaringan yg dpt mengembang, banyak pembuluh darah dan ujung serabut saraf sangat sensitif. Homolog embriologik dengan penis pada pria.

Vestibulum
Daerah dengan batas atas clitoris, batas bawah fourchet, batas lateral labia minora. Terdapat 6 lubang/orificium, yaitu orificium urethrae externum, introitus vaginae, ductus glandulae Bartholinii kanan-kiri dan duktus Skene kanan-kiri.

Introitus / orificium vagina


Terletak di bagian bawah vestibulum. Pada gadis (virgo) dilindungi oleh labia minora, labia minora dibuka hymen (selaput dara), utuh tanpa robekan. Hymen normal terdapat lubang kecil untuk aliran darah menstruasi, dapat berbentuk bulan sabit, bulat, oval, cribiformis, septum atau fimbriae. Akibat coitus atau trauma lain, hymen dapat robek dan bentuk lubang menjadi tidak beraturan dengan robekan (misalnya berbentuk fimbriae). Bentuk himen postpartum disebut parous.

Perineum
Terletak antara vulva dan anus Panjangnya rata-rata 4 cm Perineum meregang pada persalinan, kadang perlu dipotong (episiotomi) untuk memperbesar jalan lahir dan mencegah ruptur.

ORGAN GENITALIA INTERNA

VAGINA
Sering disebut Liang kemaluan saluran yang elastis, panjangnya sekitar 8-10 cm, dan berakhir pada rahim. Suatu penghubung antara Introitus dan Uterus Bentuk vagina sebelah dalam yg berlipat-lipat disebut Rugae

Rugae pada persalinan vagina dapat melebar. Dilalui darah pada saat menstruasi dan merupakan jalan lahir. Karena terbentuk dari otot, vagina bisa melebar dan menyempit. terbukti pada saat melahirkan vagina bisa melebar seukuran bayi yang melewatinya

UTERUS
Suatu organ muskular berbentuk seperti buah pir, dilapisi peritoneum (serosa). Selama kehamilan berfungsi sebagai tempat implatansi, retensi dan nutrisi konseptus. Pada saat persalinan dengan adanya kontraksi dinding uterus dan pembukaan serviks uterus, isi konsepsi dikeluarkan.

Uterus terdiri atas : Fundus Uteri, Korpus Uteri dan Serviks Uteri. Fundus Uteri : dalam klinik penting untuk diketahui sampai di mana fundus uteri berada karena tuanya kehamilan dapat diperkirakan dengan perabaan pada fundus uteri. Korpus Uteri adalah bagian uterus yg terbesar. Pada kehamilan fungsi utamanya sebagai tempat janin berkembang.

SERVIKS UTERI
Terdiri atas : 1) pars vaginalis servisis uteri yg dinamakan Portio, 2) pars supravaginalis servisis uteri adl bag. Serviks yg berada di atas vagina. Pintu saluran serviks sebelah dalam disebut ostium uteri internum, dan pintu di vagina di sebut ostium uteri eksternum penting dlm klinik penilaian jalannya persalinan, abortus, dsb.

Uterus terdiri dari 3 lapisan, yi : 1. Lapisan parametrium : lapisan paling luar dan yg berhubungan dengan rongga perut. 2. Lapisan myometrium : lapisan yg berfungsi mendorong bayi keluar pada proses persalinan (kontraksi) 3. Lapisan endometrium : lapisan dalam rahim tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi. Lapisan ini terdiri dari lapisan kelenjar yang berisi pembuluh darah.

Bila tidak terjadi pembuahan lapisan tadi dan sel telur terlepas (meluruh) keluar melalui vagina yang disebut sebagai menstruasi. Uterus, menstruasi permukaan dlm uterus menjadi tebal (pengaruh hormon estrogen) ovulasi keluarnya cairan (pengaruh hormon progesteron). Waktu antara 2 menstruasi : siklus menstruasi. Rata periodenya : 28 hari

OVIDUCT / TUBA FALLOPII

Dikenal dengan istilah saluran telur. Sepasang saluran yg berada pada kanan dan kiri uterus sepanjang +10cm yg menghubungkan uterus dg ovarium melalui fimbria. Fimbria penting bagi tuba untuk menangkap telur menyalurkan telur ke dalam tuba. Sel-sel yg besekresi dan bersilia yg khas menyalurkan telur atau hasil konsepsi ke arah cavum uteri dg arus yg ditimbulkan oleh getaran rambut getar tsb.

OVARIUM
Indung telur Wanita memiliki 2 indung telur kanan dan kiri Ovarium sebesar ibu jari tangan dg uk.panjang 4cm, dan tebal 1,5cm. Terdapat 100.000 folikel primer folikel de Graaf akan matang, mengandung estrogen dan siap untuk berovulasi.

Fungsi Ovarium : pembentukan dan pematangan folikel menjadi ovum (dari sel epitel germinal primordial di lapisan terluar epital ovarium di korteks), ovulasi (pengeluaran ovum), sintesis dan sekresi hormon-hormon steroid (estrogen oleh teka interna folikel, progesteron oleh korpus luteum pascaovulasi).

ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI


Laki-laki : organ yang terkait dalam pembuatan, penyimpanan dan penyaluran materi genetik yang terkandung dalam sel sperma (spermatozoa) Tanda kematangan alat reproduksi pada pria ditandai dengan keluarnya air mani (ejakulasi) yang pertama yaitu pada saat mimpi basah.

ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI


TESTIS - Terletak di skrotum - Ukuran testis pd org dewasa 4x3x2,5 cm, dg volume 15-25 ml berbentuk ovoid. - Testis membutuhkan suhu sedikit lebih rendah dari suhu badan (36,7 oC) agar dapat berfungsi secara optimal oleh otot kremaster. - Terdapat sel-sel Sertoli memberi makan pada bakal sperma.

Sel-sel Leydig (sel interstisial testis) menghasilkan hormon testosteron. Sel-sel spermatozoa yg diproduksi di tubuli seminiferi testis disimpan dan mengalami pematangan/maturasi di epididimis. Setelah mature (dewasa) sel-sel spermatozoa bersama dg getah epididimus dan vas deferens disalurkan ke ampula vas deferens bercampur dg cairan epididimis, vas deferens, vesikula seminalis, cairan prostat membentuk cairan semen atau mani.

SKROTUM
sebuah kantong kulit yang melindungi testis, berwarna gelap dan berlipat lipat. Skrotum tempat bergantungnya testis. mengandung otot polos yang mengatur jarak testis ke dinding perut dengan mengatur suhu testis agar relatif tetap. Kondisi ini menguntungkan karena testis dapat membuat sperma pada kondisi terbaik.

Skrotum dapat merubah ukurannya. suhu udara dingin skrotum akan mengerut dan testis lebih dekat dengan tubuh dan dengan demikian lebih hangat. cuaca panas, skrotum akan membesar dan kendur luas permukaan skrotum meningkat dan panas dapat dikeluarkan.

EPIDIDIMIS
Organ yg berbentuk spt sosis Terdiri atas ; kaput, korpus, dan kauda epididimis. Sel-sel spermatozoa stlh diproduksi di dalam testis di alirkan ke epididimis. Di sini spermatozoa mengalami maturasi sehingga menjadi motil (dpt bergerak) dan disimpan di dalam kauda epididimis sblm di alirkan ke vas deferens.

VAS DEFERENS (saluran sperma) Organ berbentuk tabung kecil Panjangnya 30-35 cm Bermula dari kauda epididimis dan berakhir pada duktus ejakulatorius di uretra posterior. Dalam perjalanannya menuju duktus ejakulatorius, duktus deferens dibagi bbrp bagian, yi : 1) pars tunika vaginalis, 2) pars skrotalis, 3) pars ingunalis, 4) pars pelvikum, dan 5) pars ampularis.

Pars skrotalis ini merupakan bagian yg dipotong dan diligasi saat vasektomi. Duktus ini terdiri atas otot polos yg mendapatkan persarafan dari sistem simpatik sehingga dapat berkontraksi untuk menyalurkan sperma dari epididimis ke uretra posterior.

Prostat : Terletak di sebelah inferior buli-buli, didepan rektum dan membungkus uretra posterior. Bentuk spt buah kemiri, uk. 4x3x2,5 cm dan beratnya 20 gram. Menghasilkan suatu cairan yg merupakan salah satu komponen dari cairan ejakulat/semen Jika mengalami hiperplasi (jinak/ganas) membuntu uretra posterior obstruksi saluran kemih.

VESIKULA SEMINALIS
Terletak di dasar buli-buli dan di sebelah kranial dari kelenjar prostat. Panjangnya kurang lebih 6cm. Menghasilkan cairan yg merupakan bagian dari semen yg mengandung fruktosa memberi nutrisi pada sperma. Bersama vas deferens, vesikula seminalis bermuara di dalam duktus ejakulatorius.

PENIS Penis dibagi menjadi dua bagian yaitu batang penis (bagian terbesar dari penis) dan kepala penis. Pada bagian kepala penis terdapat kulit yang menutupinya yang disebut preputium . Pada bagian dalam dari penis terdapat jaringan seperti spons yang bisa membesar dan menegang.

Bila hasrat seksual seorang pria , atau kadangkala tanpa alasan yg jelas, jaringan ini akan terisi pembuluh darah dan syaraf penis membesar dan mengeras. Hal ini terjadi karena penis terisi darah saat terangsang.

Penis tidak mengandung tulang dan tidak terbentuk dari otot. Ukuran dan bentuk penis bervariasi, Kemampuan untuk ereksi sangat berperan dalam fungsi reproduksi. Pada bagian dalam penis juga terdapat sebuah saluran yang berfungsi untuk mengeluarkan urin. Saluran ini juga berperan untuk mengalirkan sperma keluar.

Jadi fungsi penis secara keseluruhan adalah sebagai alat sanggama dan sebagai saluran untuk pengeluaran sperma dan urin.